Beranda Palembang Kinerja ASN Palembang Jadi Sorotan, Ratu Dewa Tegaskan Bonus Bergantung pada Prestasi...

Kinerja ASN Palembang Jadi Sorotan, Ratu Dewa Tegaskan Bonus Bergantung pada Prestasi Kerja

2
0
Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa memimpin apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kambang Iwak, Senin (6/7/2026), sekaligus menegaskan pentingnya peningkatan kinerja ASN. (Foto: Poerba/CimutNews).

PALEMBANG, cimutnews.co.idKinerja ASN Palembang menjadi pesan utama yang disampaikan Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa saat memimpin apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Kambang Iwak, Senin (6/7/2026). Di hadapan ratusan aparatur sipil negara (ASN), ia menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pegawai akan ditentukan oleh capaian kinerja yang nyata, bukan sekadar rutinitas administrasi.

Dalam arahannya, Ratu Dewa meminta seluruh perangkat daerah mempercepat pelaksanaan program pemerintah sekaligus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Pesan tersebut dinilai penting mengingat efektivitas birokrasi menjadi salah satu indikator utama keberhasilan pelayanan publik di daerah.

Fokus pada Hasil Nyata, Bukan Sekadar Administrasi

Ratu Dewa menegaskan bahwa setiap organisasi perangkat daerah harus mengubah pola kerja dari sekadar mengejar penyelesaian administrasi menjadi menghasilkan dampak yang terukur bagi masyarakat.

Menurutnya, setiap program pemerintah harus memiliki output yang jelas sekaligus outcome yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Hak dan bonus akan berbanding lurus dengan prestasi. Kinerja jangan stagnan atau jalan di tempat. Serapan program juga harus cepat,” tegas Ratu Dewa.

Ia juga mengingatkan bahwa peningkatan kesejahteraan ASN tidak dapat dipisahkan dari produktivitas kerja.

“Logikanya sederhana. Kinerja meroket, kesejahteraan mengikuti. Kinerja melempem, jangan harap ada bonus.”

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kota Palembang akan semakin memperkuat budaya kerja berbasis kinerja (performance based bureaucracy), sejalan dengan kebijakan reformasi birokrasi yang selama beberapa tahun terakhir terus didorong pemerintah pusat.

Kesuksesan Hari Jadi Kota Jadi Modal Meningkatkan Pelayanan

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkot Palembang atas suksesnya rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343.

Berbagai agenda yang digelar dinilai mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, di antaranya:

  • Panggung hiburan yang menghadirkan grup musik Armada dan Wali.
  • Car Free Day.
  • Car Free Night.
  • Berbagai kegiatan pelayanan publik dan hiburan masyarakat.
Baca juga  Federal Oil™ Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera Utara, Hadirkan Program Ganti Oli Gratis

Menurut Ratu Dewa, keberhasilan penyelenggaraan agenda tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas OPD sehingga patut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada sektor lainnya.

IPM Palembang Terus Meningkat

Selain mengevaluasi kinerja birokrasi, Ratu Dewa juga memaparkan perkembangan sejumlah indikator pembangunan daerah.

Ia menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Palembang terus mengalami peningkatan. Kenaikan tersebut menunjukkan adanya perkembangan pada beberapa sektor penting, yaitu:

  • kualitas pendidikan;
  • pelayanan kesehatan;
  • daya beli masyarakat.

Di sisi lain, kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemerintah Kota Palembang dinilai mulai memberikan hasil positif terhadap efektivitas pelaksanaan program pembangunan.

Menurut Pemerintah Kota Palembang, efisiensi bukan berarti mengurangi pelayanan kepada masyarakat, melainkan memastikan setiap anggaran menghasilkan manfaat yang optimal.

Penghargaan bagi ASN Purna Tugas dan Sekolah Adiwiyata

Apel gabungan tersebut juga diwarnai pemberian penghargaan kepada puluhan ASN yang memasuki masa purna tugas.

Sebanyak 42 ASN Pemerintah Kota Palembang yang pensiun per Juli 2026 menerima santunan sekaligus penghargaan atas dedikasi mereka selama menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

“Purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak kehidupan yang baru. Terima kasih atas dedikasi dan loyalitasnya selama ini,” ujar Ratu Dewa.

Selain itu, pemerintah kota turut menyerahkan penghargaan kepada:

  • 13 Sekolah Adiwiyata Kota Palembang Tahun 2026, serta
  • 6 dunia usaha yang berkontribusi sebagai mitra pembina Sekolah Adiwiyata.

Penghargaan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot dalam memperkuat pendidikan lingkungan hidup sekaligus memperluas kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan sektor swasta.

Pesan Work-Life Balance untuk ASN

Di tengah penekanan terhadap disiplin dan produktivitas, Ratu Dewa juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga.

Ia meminta ASN tidak melupakan keluarga meskipun memiliki tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat.

Baca juga  Menko AHY Tinjau Rusun Mahasiswa Unsri Palembang, Dorong Peningkatan Hunian Layak untuk Dukung Kualitas Pendidikan

Menurutnya, keluarga yang harmonis akan menjadi sumber energi positif bagi aparatur untuk bekerja lebih baik.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa produktivitas birokrasi tidak hanya ditentukan oleh target pekerjaan, tetapi juga oleh kondisi psikologis dan kesejahteraan pegawai.

Reformasi Birokrasi Kini Semakin Berbasis Kinerja

Penegasan mengenai bonus yang dikaitkan dengan prestasi kerja menunjukkan perubahan arah pengelolaan ASN menuju sistem yang lebih akuntabel. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah pusat terus mendorong reformasi birokrasi melalui penguatan indikator kinerja individu maupun organisasi agar pelayanan publik semakin efektif.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena masyarakat kini menuntut pelayanan yang cepat, transparan, dan berdampak nyata. Dengan mengaitkan penghargaan terhadap capaian kerja, pemerintah daerah memiliki instrumen untuk mendorong inovasi sekaligus meningkatkan disiplin aparatur.

Dalam jangka pendek, kebijakan ini berpotensi mempercepat serapan anggaran dan penyelesaian program prioritas daerah. Sementara dalam jangka panjang, konsistensi evaluasi berbasis kinerja dapat membangun budaya birokrasi yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil. (Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here