Beranda Palembang Bunda PAUD Palembang Dorong MPLS Ramah Anak, 154 Murid Baru Paramount School...

Bunda PAUD Palembang Dorong MPLS Ramah Anak, 154 Murid Baru Paramount School Mulai Masa Adaptasi Sekolah

10
0
Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Palembang menyapa peserta didik baru saat menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026–2027 di TK dan KB Paramount School Palembang, Selasa (14/7/2026). Kehadiran Bunda PAUD menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan ramah anak. (Foto: Poerba/CimutNews.co.id).

PALEMBANG, CimutNews.co.id – Pemerintah Kota Palembang menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini melalui penyelenggaraan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ramah anak. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang sekaligus Bunda PAUD Kota Palembang pada kegiatan MPLS Tahun Ajaran 2026–2027 di TK dan KB Paramount School Palembang, Selasa (14/7/2026).

Kehadiran Bunda PAUD menjadi bentuk dukungan terhadap satuan pendidikan yang menerapkan proses adaptasi peserta didik baru secara aman, nyaman, menyenangkan, sekaligus menghormati hak-hak anak sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.

Pada tahun ajaran baru ini, TK dan KB Paramount School Palembang menerima 154 peserta didik baru. Jumlah tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan anak usia dini yang diselenggarakan sekolah tersebut, sekaligus menjadi tantangan untuk terus menjaga mutu pembelajaran dan layanan pendidikan.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kota Palembang mengapresiasi kesiapan pihak sekolah dalam menyelenggarakan MPLS dengan pendekatan yang mengedepankan kenyamanan dan kebahagiaan anak.

“Kepercayaan masyarakat ini menjadi tanggung jawab bersama antara sekolah, tenaga pendidik, dan orang tua untuk memastikan setiap anak memperoleh pendidikan terbaik sesuai tahapan tumbuh kembangnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa usia dini merupakan golden age atau masa emas perkembangan anak. Pada fase tersebut, stimulasi yang tepat akan sangat menentukan perkembangan karakter, kemampuan sosial, emosional, motorik, bahasa, hingga kemampuan kognitif anak di masa mendatang.

Karena itu, menurutnya, pengalaman pertama anak memasuki lingkungan sekolah harus dibangun melalui pendekatan positif tanpa tekanan, tanpa kekerasan, maupun tanpa praktik perundungan dalam bentuk apa pun.

MPLS Bukan Sekadar Mengenalkan Sekolah

Bunda PAUD menjelaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bukan hanya memperkenalkan ruang kelas atau fasilitas pendidikan. Lebih dari itu, MPLS merupakan proses membangun hubungan emosional antara peserta didik dengan guru, teman sebaya, serta lingkungan belajar.

Baca juga  14 KK Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran di Seberang Ulu I Palembang

Pendekatan yang ramah anak diyakini mampu membantu proses adaptasi berjalan lebih cepat sehingga anak merasa nyaman, percaya diri, serta memiliki semangat belajar sejak hari pertama.

Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk aktif menjalin komunikasi dengan pihak sekolah. Kolaborasi keluarga dan lembaga pendidikan dinilai menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, mandiri, kreatif, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Bunda PAUD berharap Paramount School terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Palembang dalam memperluas akses pendidikan anak usia dini yang berkualitas, inklusif, dan ramah anak.

Dinas Pendidikan Pastikan MPLS Bebas Kekerasan

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kota Palembang, Andalusia, S.Pd., M.M., mengatakan seluruh pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026–2027 disusun sesuai ketentuan pemerintah yang menekankan perlindungan terhadap peserta didik.

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang tanpa praktik kekerasan maupun perundungan sehingga anak dapat mengenal lingkungan sekolah melalui aktivitas edukatif yang menyenangkan.

Ia menambahkan, selama pelaksanaan MPLS, peserta didik juga memperoleh pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA). Pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen lintas sektor dalam memastikan terpenuhinya hak-hak anak selama menjalani proses pendidikan.

Sejalan dengan Kebijakan Nasional Pendidikan Anak

Pelaksanaan MPLS ramah anak di Palembang sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mendorong seluruh satuan pendidikan melaksanakan masa pengenalan sekolah secara edukatif, humanis, dan bebas perpeloncoan.

Kebijakan tersebut juga mendukung implementasi Gerakan Sekolah Ramah Anak, Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), serta target pembangunan sumber daya manusia dalam RPJMN dan visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan pendidikan sebagai investasi utama pembangunan bangsa.

Selain itu, pelaksanaan pendidikan anak usia dini berkualitas turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata bagi seluruh anak.

Baca juga  Terungkap, Dukungan untuk Penyandang Disabilitas Terus Menguat, Tapi Peluang Kerja Masih Menjadi Pertanyaan

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapan anak memasuki jenjang sekolah dasar. Berbagai penelitian juga menunjukkan anak yang memperoleh layanan PAUD berkualitas cenderung memiliki kemampuan literasi, numerasi, komunikasi, serta keterampilan sosial yang lebih baik dibandingkan anak yang tidak memperoleh layanan serupa.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) dalam berbagai publikasi pendidikan mencatat bahwa peningkatan partisipasi pendidikan usia dini menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Karena itu, kualitas penyelenggaraan MPLS menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan mutu layanan PAUD secara menyeluruh.

Adaptasi Awal Menentukan Kualitas Belajar Anak

Pelaksanaan MPLS yang berorientasi pada kenyamanan anak memiliki dampak jangka panjang terhadap proses belajar. Anak yang merasa aman dan diterima sejak hari pertama cenderung lebih mudah membangun kepercayaan diri, mampu berinteraksi dengan teman sebaya, dan lebih cepat mengikuti proses pembelajaran.

Sebaliknya, pengalaman negatif pada masa awal sekolah dapat memengaruhi kondisi psikologis anak, termasuk munculnya rasa takut, kecemasan, hingga penolakan terhadap lingkungan pendidikan. Karena itu, pendekatan ramah anak menjadi strategi preventif yang penting dalam membangun budaya sekolah yang sehat.

Kolaborasi antara sekolah, pemerintah daerah, orang tua, dan lembaga perlindungan anak juga menunjukkan bahwa pendidikan usia dini tidak lagi dipandang sebagai tanggung jawab sekolah semata. Pendekatan lintas sektor menjadi kebutuhan untuk memastikan setiap anak memperoleh hak atas pendidikan yang aman dan berkualitas.

Di sisi lain, meningkatnya jumlah peserta didik di Paramount School mengindikasikan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan sejak usia dini. Kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi seluruh penyelenggara PAUD untuk terus meningkatkan kualitas tenaga pendidik, sarana pembelajaran, serta penerapan kurikulum yang sesuai dengan perkembangan anak. (Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here