Beranda Nusantara Festival Seni & Budaya Tamansari 2026 Ajak Warga Lestarikan Budaya Sunda

Festival Seni & Budaya Tamansari 2026 Ajak Warga Lestarikan Budaya Sunda

13
0
Rangkaian Festival Seni & Budaya Tamansari 2026 dengan tema “Neuleuman Walungan” yang memadukan kegiatan seni, tradisi, dan lingkungan di kawasan Tamansari. (Foto: Siti/cimutnews.co.id)

BANDUNG, cimutnews.co.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengajak masyarakat ikut melestarikan budaya Sunda melalui Festival Seni & Budaya Tamansari 2026 yang digelar di kawasan Tamansari, Sabtu (15/8/2026).

Mengusung tema “Neuleuman Walungan”, festival tersebut memadukan seni, tradisi, kegiatan masyarakat, serta aktivitas lingkungan. Rangkaian kegiatan tidak hanya menghadirkan pertunjukan budaya, tetapi juga mengajak warga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan tradisi dan kepedulian terhadap lingkungan.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Nuzrul Irwan Irawan mengatakan, Festival Seni & Budaya Tamansari 2026 menjadi salah satu bentuk implementasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Menurutnya, pemajuan kebudayaan di Kota Bandung mengacu pada 10 objek pemajuan kebudayaan (OPK) yang perlu terus dikenalkan kepada masyarakat.

Pengenalan tersebut dinilai penting agar berbagai unsur budaya yang mulai jarang ditemui tetap dikenal, terutama oleh generasi muda.

Kepala Bidang Pengkajian Budaya Indra Andika Arifiana mengatakan, pengenalan kembali tradisi menjadi bagian penting dalam menjaga keberadaan budaya yang mulai kehilangan eksistensinya.

“Kita harus melestarikan OPK tentang kebudayaan yang sudah mulai hilang. Pemerintah bisa mengenalkan kembali mainan-mainan tradisional yang tadi kita saksikan bersama,” tutur Indra.

Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian dalam festival adalah kaulinan barudak atau permainan tradisional anak. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Selain kaulinan barudak, festival juga menghadirkan berbagai kegiatan lain, seperti kukuyaan, bebersih sungai, karnaval sungai, lomba masak hasil Buruan SAE, hingga pagelaran seni Sunda.

Kegiatan tersebut membuat pelestarian budaya tidak hanya berlangsung melalui pertunjukan, tetapi juga melalui pengalaman langsung masyarakat dalam mengikuti aktivitas tradisional dan komunitas.

Baca juga  Empat Daerah di Jabar dan Pemdaprov Bersinergi Atasi Banjir

Wanoja Jajaka Budaya Jawa Barat 2026 Cecep Agus Setiawan dan Ayka Salsabila Fandani menilai festival tersebut menjadi ruang penting untuk menjaga keberadaan budaya tradisional agar tetap dikenal masyarakat.

“Ini salah satu upaya pelestarian budaya untuk menjaga tetap lestari, mulai dari makanan tradisional, kaulinan barudak yang mungkin sudah sedikit hilang atau terlupakan, sekarang kita bisa melihat lagi dan melestarikannya lagi,” ujar Cecep.

Tema “Neuleuman Walungan” juga tercermin dari keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kukuyaan dan bebersih sungai. Warga diajak beraktivitas di kawasan sungai sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan budaya yang disiapkan dalam festival.

Perpaduan antara kegiatan lingkungan dan budaya menjadi bagian dari upaya mendekatkan tradisi dengan kehidupan masyarakat. Warga tidak hanya menyaksikan pertunjukan, tetapi juga dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang melibatkan ruang komunitas dan lingkungan sekitar.

Festival Seni & Budaya Tamansari 2026 turut memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran UMKM memungkinkan masyarakat menikmati produk lokal bersamaan dengan berbagai kegiatan seni dan budaya.

Permainan tradisional, makanan, seni pertunjukan, kegiatan lingkungan, serta aktivitas komunitas menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan dalam festival tersebut.

Melalui keterlibatan langsung masyarakat, budaya diharapkan tidak berhenti sebagai bagian dari pertunjukan, tetapi tetap hadir dalam aktivitas sehari-hari dan dapat dikenal oleh generasi berikutnya.

Pemkot Bandung berharap kegiatan seperti Festival Seni & Budaya Tamansari dapat membantu menjaga tradisi tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda. Pelestarian tersebut dilakukan dengan melibatkan masyarakat melalui kegiatan budaya, lingkungan, komunitas, dan ruang kreatif yang dekat dengan kehidupan warga. (Siti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here