Beranda Palembang Ampera Tourism Run 2026 Resmi Dibuka, Target 5.000 Pelari Ramaikan HUT ke-1343...

Ampera Tourism Run 2026 Resmi Dibuka, Target 5.000 Pelari Ramaikan HUT ke-1343 Palembang

22
0
Peluncuran resmi ATR 2026 di Atrium Palembang Indah Mall bersama jajaran Pemerintah Kota Palembang.(Poerba/cimutnews..co.id)

Palembang, cimutnews.co.id – Kabar menggembirakan datang bagi pecinta olahraga lari dan wisatawan nusantara. Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pariwisata resmi membuka pendaftaran Ampera Tourism Run (ATR) 2026 mulai Senin (16/2/2026). Ajang sport tourism yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni 2026 itu diproyeksikan menjadi magnet baru pariwisata sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-1343 Kota Palembang.

Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, ATR 2026 hadir dengan konsep yang lebih segar dan inovatif. Pemerintah menegaskan, kegiatan ini tidak sekadar lomba lari, melainkan perpaduan olahraga, sejarah, dan budaya dalam satu pengalaman yang dikemas di jantung Kota Palembang.

Peluncuran resmi ATR 2026 digelar di Atrium Palembang Indah Mall. Mewakili Wali Kota Palembang, Asisten II Setda Kota Palembang Dr. Isnaini Madani menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penguatan ekonomi daerah melalui event pariwisata.

Ia menjelaskan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari pajak hotel, restoran, dan hiburan. “Tahun lalu kontribusi sektor pariwisata mencapai lebih dari 30 persen atau sekitar Rp352 miliar. Angka ini menunjukkan potensi besar yang harus terus kita kembangkan secara berkelanjutan dan terukur,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Konteks Nasional: Sport Tourism Jadi Strategi Penggerak Ekonomi

Secara nasional, pengembangan sport tourism menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Berbagai kota di Indonesia berlomba menghadirkan event lari berskala nasional hingga internasional sebagai daya tarik wisata sekaligus penggerak sektor UMKM.

Pemerintah Kota Palembang menilai momentum tersebut harus dimanfaatkan secara optimal. Dengan infrastruktur memadai, akses transportasi yang relatif mudah, serta ikon kota yang kuat, Palembang dinilai memiliki daya saing untuk memperluas pasar wisata olahraga.

Baca juga  Lanud SMH Kirim 14 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

ATR 2026 pun dimasukkan dalam kalender resmi “135 Charming Events of Palembang 2026”, yang menjadi bagian dari strategi branding kota sepanjang tahun.

Tiga Kategori Lomba, Hadirkan Half Marathon

Pada edisi tahun ini, panitia menghadirkan tiga kategori lomba yang lebih variatif:

  • 5K, untuk pemula dan pelari santai
  • 10K, bagi pelari dengan level menengah
  • 21K (Half Marathon), kategori baru yang menjadi daya tarik utama

Kategori 21K diharapkan mampu menarik atlet nasional, komunitas pelari jarak jauh, serta peserta dari luar daerah. Pemerintah menargetkan lebih dari 5.000 peserta ambil bagian, dengan komposisi sekitar 30 persen berasal dari luar Palembang.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman SSTP MSi, menyampaikan bahwa pengembangan kategori half marathon merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas event.

“Kami ingin ATR berkembang menjadi event berskala nasional bahkan internasional. Karena itu, standar penyelenggaraan terus kami tingkatkan, baik dari sisi teknis maupun pengalaman peserta,” ujarnya.

Lari Sambil Menyusuri Jejak Sejarah

Daya tarik utama ATR 2026 terletak pada rutenya. Peserta akan memulai lomba dari atas Jembatan Ampera, ikon kebanggaan Kota Palembang, lalu melintasi kawasan bersejarah seperti Benteng Kuto Besak.

Sepanjang rute, pelari akan disuguhi panorama Sungai Musi sekaligus nuansa sejarah Kesultanan Palembang Darussalam. Konsep ini mempertegas positioning ATR sebagai event sport tourism yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga edukatif dan rekreatif.

Panitia memastikan seluruh rute telah melalui proses kajian teknis bersama pihak terkait guna menjamin keamanan, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Gunakan Timing Chip System Berstandar Internasional

Untuk pertama kalinya, ATR akan menggunakan Timing Chip System berstandar internasional. Sistem ini memungkinkan pencatatan waktu peserta secara akurat dan transparan sejak garis start hingga finis.

Baca juga  Wakil Ketua DPRD Sumsel H. Nopianto Ajak Masyarakat Sambut Tahun 2026 dengan Optimisme dan Semangat Baru

Penggunaan teknologi tersebut diharapkan meningkatkan kredibilitas event sekaligus memberikan pengalaman profesional bagi peserta. Panitia menyatakan seluruh proses teknis akan mengikuti standar lomba lari resmi.

Harga dan Fasilitas Peserta

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform Tribun Booking dengan tiga fase harga:

Super Early Bird (terbatas)
5K Rp99.000 | 10K Rp149.000 | 21K Rp249.000

Early Bird (17 Februari–31 Maret 2026)
5K Rp150.000 | 10K Rp250.000 | 21K Rp325.000

Normal (mulai 1 April 2026)
5K Rp225.000 | 10K Rp325.000 | 21K Rp450.000

Setiap peserta akan mendapatkan jersey eksklusif, medali finisher, BIB dengan timing chip, produk sponsor, serta tote bag. Khusus kategori 21K, panitia menyediakan jersey finisher tambahan bagi pelari yang berhasil menyelesaikan lomba.

Imbauan dan Harapan Pemerintah

Pemerintah Kota Palembang mengimbau masyarakat untuk mendaftar melalui kanal resmi guna menghindari potensi penyalahgunaan informasi. Panitia juga mengingatkan peserta agar mempersiapkan kondisi fisik secara optimal sebelum mengikuti lomba.

Selain mendorong partisipasi atlet dan komunitas, ATR 2026 diharapkan mampu memberikan efek berganda bagi pelaku UMKM, sektor perhotelan, transportasi, dan ekonomi kreatif lokal.

Komitmen Penguatan Branding Kota

ATR 2026 diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat branding Palembang sebagai destinasi sport tourism unggulan nasional. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas penyelenggaraan secara transparan dan akuntabel.

Dengan konsep kolaboratif dan dukungan berbagai pihak, Ampera Tourism Run diyakini mampu membawa nama Palembang semakin dikenal luas, tanpa mengabaikan prinsip profesionalitas, keselamatan, dan keberimbangan informasi kepada publik. (Poerba)