Beranda Palembang Buka Rakerda PKK 2026, Wali Kota Palembang Tekankan Konsolidasi hingga Program Nyata...

Buka Rakerda PKK 2026, Wali Kota Palembang Tekankan Konsolidasi hingga Program Nyata untuk Masyarakat

27
0
Wali Kota Palembang Ratu Dewa membuka Rakerda PKK Kota Palembang Tahun 2026 di Ruang Rapat Parameswara, Rabu (11/02/2026).(Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id — Wali Kota Palembang Ratu Dewa secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Kota Palembang Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Parameswara, Rabu (11/02/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyelarasan program PKK agar selaras dengan arah pembangunan daerah dan kebijakan pemerintah di berbagai tingkatan.

Dalam arahannya, Ratu Dewa menekankan pentingnya penguatan struktur kelembagaan PKK hingga tingkat paling bawah, yakni kelurahan. Konsolidasi tersebut dinilai krusial untuk memastikan setiap program berjalan efektif, terkoordinasi, serta mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Saya berharap PKK segera melakukan konsolidasi, memperkuat struktur sampai ke tingkat kelurahan. Program yang dijalankan juga harus linier dengan kebijakan pemerintah pusat, provinsi, dan tentu saja Pemerintah Kota Palembang,” ujar Ratu Dewa usai membuka kegiatan.

Secara nasional, keberadaan PKK menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dalam pembangunan keluarga, pemberdayaan perempuan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, sinkronisasi program antara pusat dan daerah menjadi faktor penting agar pelaksanaan kegiatan di lapangan tetap berada dalam kerangka kebijakan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.

Di tingkat daerah, Pemerintah Kota Palembang mendorong agar seluruh program PKK sejalan dengan visi dan misi kepala daerah. Ratu Dewa menegaskan bahwa kegiatan PKK harus mendukung semangat pembangunan yang terangkum dalam konsep Palembang Berdaya dan Palembang Sejahtera.

“Program PKK jangan sampai melenceng dari visi besar kita. Harus mendukung Palembang Sehat, Palembang Cerdas, Palembang Belagak, serta Palembang Gercep,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar perencanaan program tidak bersifat terlalu ambisius namun sulit direalisasikan. Menurutnya, keberhasilan PKK justru diukur dari dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lingkungan masing-masing.

Baca juga  Safari Ramadan di OKI, Kapolda Sumsel Sandi Nugroho Tekankan Stabilitas Kamtibmas dan Pelayanan Humanis

“Tidak perlu muluk-muluk. Yang terpenting, peran PKK itu benar-benar hadir dan dirasakan oleh warga,” tambahnya.

Selain penguatan program berbasis kebutuhan masyarakat, Ratu Dewa turut menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Di tengah perubahan pola komunikasi dan pelayanan publik, organisasi PKK dinilai perlu meningkatkan kapasitas literasi digital agar penyampaian program kepada masyarakat semakin efektif dan menjangkau lebih luas.

“Di era digital saat ini, PKK juga harus adaptif. Pemahaman teknologi penting, baik di internal organisasi maupun saat menyampaikan program kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Palembang Hj. Dewi Sastrani Ratu Dewa menjelaskan bahwa Rakerda 2026 digelar sebagai forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan dan pelaksanaan program di seluruh tingkatan kepengurusan, mulai dari kota, kecamatan, hingga kelurahan.

“Rakerda ini bertujuan untuk menyelaraskan program TP PKK Kecamatan dan Kelurahan. Kami juga menyampaikan informasi terkait pelaksanaan program, baik di tingkat kota, kecamatan, maupun kelurahan,” jelas Dewi Sastrani.

Ia berharap forum tersebut mampu membangun kesamaan persepsi di antara seluruh jajaran PKK sehingga implementasi program dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkesinambungan. Dengan koordinasi yang solid, setiap kegiatan diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga.

Lebih jauh, penguatan peran PKK dinilai sejalan dengan agenda pembangunan sumber daya manusia di daerah. Program yang menyentuh aspek kesehatan keluarga, pendidikan anak, ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga pemberdayaan perempuan menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Pemerintah Kota Palembang pun berharap kolaborasi antara PKK, perangkat daerah, serta masyarakat dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diperlukan agar berbagai program sosial dan pemberdayaan mampu berjalan efektif serta menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga  KAMMI Sumsel Resmi Buka DM 3 Tahun 2025: Cetak Pemimpin Muda untuk Indonesia Emas 2045

Melalui Rakerda ini, komitmen bersama untuk menghadirkan program yang realistis, tepat sasaran, dan berorientasi pada manfaat nyata kembali ditegaskan. Pemerintah daerah menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Ke depan, konsistensi pelaksanaan program serta evaluasi berkelanjutan menjadi kunci agar gerakan PKK tetap relevan dengan dinamika kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan PKK Kota Palembang mampu terus berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. (Poerba)