Beranda Palembang Pemkot Palembang Gelar Lomba Masak Inovasi Ikan: Dorong GEMARIKAN dan Tekan Stunting...

Pemkot Palembang Gelar Lomba Masak Inovasi Ikan: Dorong GEMARIKAN dan Tekan Stunting Lewat Menu Kreatif

97
0
1. Peserta Lomba Masak Inovasi Berbahan Ikan menampilkan kreasi menu sehat berbasis ikan lokal. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id – Pemerintah Kota Palembang bersama TP PKK Kota Palembang dan Dinas Perikanan sukses menggelar Lomba Masak Inovasi Berbahan Baku Ikan Tingkat Kota Palembang dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wujud nyata komitmen Pemkot dalam mendukung Program Nasional Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) sekaligus strategi penting untuk menekan angka stunting di Kota Palembang.

Dengan mengusung tema “Ikan Sehat, Generasi Cerdas”, lomba ini mewajibkan setiap peserta menyajikan hidangan inovatif berbahan dasar ikan—khususnya ikan lokal yang ekonomis, mudah ditemui, dan digemari masyarakat. Kegiatan berlangsung meriah dan dipenuhi aroma masakan yang menggugah selera, menampilkan kreativitas warga dari berbagai kecamatan.

Peran Ikan sebagai Sumber Gizi Unggul

Asisten III Administrasi Umum Setda Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak, dalam sambutannya menegaskan pentingnya ikan sebagai sumber gizi lengkap yang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama anak-anak dalam masa pertumbuhan.

Gizi yang terkandung dalam ikan sangat baik, mencakup protein, lemak, omega 3, karbohidrat, AHA dan DHA, vitamin, hingga mineral penting,” ujarnya.

Menurut Ahmad Bastari dalam wawancara eksklusif bersama cimutnews.co.id, ikan merupakan protein hewani yang tak hanya mudah dicerna, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan otak, kekuatan fisik, dan perkembangan kecerdasan anak. Menurutnya, mendorong masyarakat untuk memperbanyak konsumsi ikan adalah langkah strategis dalam membangun generasi masa depan yang sehat dan kompetitif.

“Dengan terus mendorong GEMARIKAN, kita sedang menanamkan investasi terbaik bagi masa depan. Generasi Palembang harus tumbuh sehat, kuat, cerdas, dan terbebas dari risiko stunting,” tegasnya.

Lomba Masak Sebagai Gerakan Edukasi Publik

Lebih dari sekadar kompetisi memasak, Lomba Masak Inovasi Ikan ini disebut sebagai bagian dari gerakan edukasi publik yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi seimbang. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin menunjukkan bahwa olahan ikan tidak selalu harus rumit, mahal, atau sulit disajikan. Justru sebaliknya—ikan dapat diolah menjadi menu lezat, sederhana, dan sangat ramah untuk anak-anak.

Baca juga  Palembang Menuju Kota Modern: Pemkot Gencarkan Pembangunan Sistem Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT)

Para peserta berasal dari berbagai kelompok masyarakat, mulai dari kader PKK, komunitas, hingga perwakilan kecamatan. Mereka ditantang menciptakan menu yang lezat, kreatif, mudah diterapkan, serta disukai anak-anak, sejalan dengan fokus utama pencegahan stunting yang menitikberatkan pada pertumbuhan optimal usia dini.

Beberapa menu yang tampil antara lain nugget ikan sayur, sup ikan bening kaya rempah, sushi ikan lokal, pastel panggang isi ikan, hingga kreasi modern seperti fish wrap dan rice bowl ikan dengan saus rendah lemak.

Atmosfer kompetisi terlihat sangat hidup. Tak sedikit peserta yang membawa alat masak modern, memadukan teknik tradisional dan teknik kekinian untuk menghasilkan hidangan terbaik.

Dorongan untuk Lahirkan Menu Inovatif yang Mudah Ditiru

Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani, turut memberikan apresiasinya. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi keluarga di Kota Palembang untuk memasukkan ikan sebagai bahan utama dalam menu harian.

Saya berharap melalui kegiatan ini dapat lahir berbagai inovasi menu berbahan dasar ikan yang lezat, kreatif, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam wawancara eksklusif bersama cimutnews.co.id, Dewi menambahkan bahwa tantangan utama konsumsi ikan bukan pada ketersediaannya, tetapi pada kreativitas pengolahan. Banyak keluarga yang ingin memberi gizi terbaik bagi anak-anak, namun bingung mengolah ikan agar lebih menarik dan tidak menimbulkan bau amis.

“Lewat lomba ini, kita ingin menunjukkan bahwa ikan bisa diolah menjadi apa saja—dari menu tradisional hingga modern. Yang penting sehat, bergizi, dan disukai anak,” tegasnya.

Dukung POKLAHSAR dan UMKM Olahan Ikan

Selain mendorong konsumsi ikan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat keberadaan Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (POKLAHSAR) di Palembang. POKLAHSAR memiliki peran penting dalam menyediakan produk olahan ikan yang berkualitas, terjangkau, dan siap saji.

Baca juga  Pemkab OKU Selatan Mulai Gelar Assessment Seleksi Terbuka JPT Pratama 2025, Dorong Aparatur Berintegritas dan Profesional

Dewi menilai, semakin berkembangnya industri olahan ikan di tingkat rumah tangga maupun UMKM, semakin besar pula kontribusinya terhadap ketahanan pangan, ekonomi masyarakat, dan penyediaan gizi seimbang.

“Kita ingin POKLAHSAR semakin maju, mampu menciptakan produk olahan ikan berkualitas, dan menjadi motor penggerak ekonomi keluarga. Lomba ini adalah salah satu pintu menuju itu semua,” katanya.

Komitmen Berkelanjutan Pemkot Palembang

Kegiatan memperingati Hari Ikan Nasional ini menegaskan bahwa Pemkot Palembang terus konsisten memperkuat gerakan makan ikan. Dari edukasi melalui PKK, penyediaan pasar murah ikan segar, hingga festival kuliner berbahan baku ikan, semuanya adalah rangkaian upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan penuh pemerintah, Lomba Masak Inovasi Ikan diproyeksikan menjadi agenda rutin tahunan yang mampu melahirkan lebih banyak kreasi menu, sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap ikan sebagai sumber makanan sehat. (Poerba)