Home Musi Banyuasin Di Tengah Seleksi Sekda Muba 2026, Ayahanda Hendra Tris Tomy Wafat; Pejabat...

Di Tengah Seleksi Sekda Muba 2026, Ayahanda Hendra Tris Tomy Wafat; Pejabat dan Peserta Lelang Jabatan Sampaikan Duka

31
0
Jajaran pejabat Pemkab Muba melayat ke rumah duka ayahanda Hendra Tris Tomy di Palembang, Jumat (20/2/2026).(Foto: Noto/cimutnews.co.id)

MUBA, cimutnews.co.id – Kabar duka menyelimuti tahapan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Tahun Anggaran 2026. Ayahanda dari Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagperin) Muba, Hendra Tris Tomy SSTP MEC DEV, yakni Adenis AD bin Adenan, wafat pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIB dalam usia 81 tahun.

Informasi tersebut dikonfirmasi jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba dan langsung menyebar di kalangan pejabat daerah, mengingat Hendra Tris Tomy juga tercatat sebagai salah satu peserta seleksi terbuka Sekda Muba. Sejumlah peserta dan pejabat tampak hadir melayat ke rumah duka di Palembang sebagai bentuk empati dan solidaritas.

Seleksi Terbuka Sesuai Regulasi Nasional

Secara nasional, pelaksanaan seleksi terbuka JPT Pratama mengacu pada sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan tentang ASN. Proses ini dirancang untuk memastikan pengisian jabatan pimpinan tinggi dilakukan secara transparan, kompetitif, dan berbasis kompetensi.

Di Kabupaten Musi Banyuasin, seleksi Sekda definitif menjadi agenda strategis tahun 2026. Sekretaris Daerah memiliki peran sentral dalam koordinasi perangkat daerah, pengendalian kebijakan, serta tata kelola administrasi pemerintahan.

Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun cimutnews.co.id, terdapat enam peserta yang mengikuti seleksi terbuka Sekda Muba. Seluruh peserta tengah menjalani tahapan Assessment Center yang digelar sejak Kamis (19/2/2026) di Polda Sumatera Selatan.

Dukungan Moril dari Jajaran Pemkab

Di tengah tahapan asesmen tersebut, suasana duka menyelimuti keluarga Hendra Tris Tomy. Penjabat (Pj) Sekda Muba, Syafaruddin, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Baca juga  Wabup Netta Indian Buka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan Desa Banyuasin: Dorong Transparansi dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Ia menegaskan bahwa kehadiran jajaran pejabat ke rumah duka merupakan bentuk dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Selain Pj Sekda, tampak hadir Asisten I Setda Muba Ardiansyah, Kepala Bappeda Muba Mursalin, Kepala BKPSDM Muba Pathi Riduan, serta Staf Ahli Bupati Haryadi Karim.

Syafaruddin juga menyampaikan bahwa Bupati dan Wakil Bupati Muba turut menyampaikan ucapan duka cita kepada keluarga besar Hendra Tris Tomy.

Solidaritas di Tengah Dinamika Birokrasi

Peristiwa ini terjadi di tengah suasana seleksi yang berlangsung kompetitif. Namun demikian, kehadiran para peserta seleksi lainnya ke rumah duka menunjukkan kuatnya solidaritas dan kebersamaan di antara pejabat daerah.

Sejumlah sumber di lingkungan Pemkab Muba menyebutkan bahwa agenda asesmen tetap berjalan sesuai jadwal, dengan tetap mempertimbangkan situasi yang dialami peserta. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyesuaian teknis jadwal seleksi, dan panitia seleksi masih melanjutkan tahapan sesuai mekanisme yang berlaku.

Cimutnews.co.id mengedepankan asas praduga tak bersalah dan keberimbangan dalam pemberitaan ini. Kepergian orang tua salah satu peserta seleksi merupakan peristiwa personal yang berada di luar konteks proses penilaian profesional. Seleksi tetap berjalan berdasarkan aturan dan indikator kompetensi yang telah ditetapkan.

Tahapan Seleksi dan Harapan Publik

Seleksi terbuka Sekda Muba meliputi sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, penulisan makalah, asesmen kompetensi melalui Assessment Center, hingga wawancara akhir oleh panitia seleksi. Hasil akhir nantinya akan diajukan kepada pejabat pembina kepegawaian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Masyarakat Muba menaruh harapan besar agar proses ini menghasilkan figur Sekda yang profesional, berintegritas, dan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan daerah. Transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.

Baca juga  Syafaruddin Resmi Dilantik Jadi Penjabat Sekda Muba, Bupati Toha: Momentum Jaga Stabilitas dan Lanjutkan Pembangunan

Dalam konteks tersebut, momentum duka ini sekaligus menjadi pengingat bahwa dinamika birokrasi tetap berada dalam bingkai nilai kemanusiaan. Solidaritas yang ditunjukkan para pejabat dinilai sebagai cerminan etika kolegial di lingkungan pemerintahan.

Imbauan dan Komitmen Keberimbangan

Pemkab Muba mengimbau seluruh pihak untuk mendoakan almarhum serta memberikan ruang bagi keluarga untuk berduka. Pemerintah daerah juga memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal dan tahapan seleksi tetap dilaksanakan sesuai regulasi.

Sebagai media daerah yang menjunjung tinggi akurasi dan keberimbangan, cimutnews.co.id akan terus memantau perkembangan seleksi Sekda Muba Tahun 2026, sekaligus menyajikan informasi terverifikasi dari sumber resmi. Kami membuka ruang klarifikasi bagi pihak terkait demi menjaga transparansi dan kepercayaan publik.

Di tengah duka yang menyelimuti, harapan tetap tertuju pada proses seleksi yang profesional serta lahirnya kepemimpinan birokrasi yang mampu membawa Musi Banyuasin semakin maju dan berdaya saing. (Noto)