
Sekayu, cimutnews.co.id — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali bergerak cepat memastikan program Bantuan Pangan tahun 2025 berjalan tepat sasaran. Bertempat di Ruang Rapat Serasan Sekate, Selasa (25/11/2025), Pemkab Muba menggelar sosialisasi penyaluran bantuan untuk alokasi Oktober–November 2025. Kegiatan ini mempertemukan seluruh pemangku kepentingan terkait, mulai dari perangkat daerah, camat, hingga jajaran Perum Bulog Kanwil Sumsel.
Acara dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Muba, Drs Syafaruddin MSi, didampingi Asisten II Setda Muba Alva Elan SST MPSDA, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Muba Apriadi Aziz SSos MSi, serta Manajer Administrasi dan Keuangan Perum Bulog Kanwil Sumsel, Joko Susilo.
Bulog Pastikan Penyaluran Sesuai Alokasi Pemerintah Pusat
Dalam paparannya, Joko Susilo menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan periode Oktober–November 2025 merupakan tahap kedua program bantuan pangan di tahun 2025. Bulog, kata dia, kembali mendapat mandat dari pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan sesuai jumlah alokasi yang telah ditetapkan.
“Data penerima berasal dari Kementerian Sosial, sudah by name by address. Tinggal dilakukan verifikasi di lapangan,” jelas Joko. Ia menyebutkan bahwa proses distribusi pada periode sebelumnya, yakni Juni–Juli 2025, berjalan sangat baik dan mendapat dukungan penuh dari Pemkab Muba.
“Untuk periode Juni–Juli lalu, penyaluran berjalan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muba atas kerja sama yang luar biasa,” tambahnya.
Pj Sekda Muba: Program Ini Menyentuh Masyarakat Secara Langsung
Sementara itu, Pj Sekda Muba Syafaruddin menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan merupakan program prioritas nasional yang harus dijaga kualitas dan akuntabilitasnya. Menurutnya, kolaborasi dengan Perum Bulog dan perangkat daerah harus semakin diperkuat agar manfaat program benar-benar sampai kepada warga.
“Ini program yang sangat baik dan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Kami berterima kasih kepada Perum Bulog atas kolaborasi yang sudah terjalin. Semoga program ini berjalan lancar dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ujarnya.
Syafaruddin menegaskan bahwa Pemkab Muba memberikan perhatian penuh terhadap proses distribusi bantuan pangan. Mulai dari tahap verifikasi, validasi, hingga penyaluran di lapangan, semua unsur pemerintahan daerah akan dilibatkan.
Pemkab Muba Siap Turun Langsung Pantau Distribusi
Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda juga mengingatkan bahwa penyaluran bantuan pangan bukan sekadar prosedur administratif. Ia menekankan pentingnya pengawasan melekat dari pemerintah kecamatan hingga desa, agar tidak ada masyarakat penerima manfaat (PBP) yang terlewat.
“Ini bukan sekadar tugas administratif. Secara detail ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Pemerintah kecamatan dan desa harus memastikan PBP hadir dan menerima haknya,” tegasnya.
Pemkab Muba melalui Dinas Ketahanan Pangan juga menyiapkan langkah monitoring khusus untuk memastikan data penerima sesuai dengan kondisi lapangan. Upaya ini menjadi penting untuk menghindari kesalahan data serta memastikan distribusi merata di seluruh wilayah.
Sinergi Pemerintah dan Bulog Jadi Kunci Sukses Penyaluran
Sosialisasi ini menjadi langkah awal sebelum dimulainya penyaluran bantuan pangan untuk periode Oktober–November 2025. Dengan sinergi yang semakin solid antara Pemkab Muba dan Perum Bulog, pemerintah berharap tugas besar dalam menjamin ketahanan pangan masyarakat dapat terlaksana dengan baik.
Program bantuan pangan sendiri merupakan salah satu upaya penting pemerintah dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu. Melalui bantuan rutin ini, diharapkan beban pengeluaran warga dapat berkurang, sekaligus menjaga daya beli di tengah fluktuasi kondisi ekonomi.
Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan diskusi teknis terkait mekanisme distribusi barang, verifikasi data, hingga strategi percepatan penyaluran di tingkat kecamatan dan desa. Para camat juga diberi ruang menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan dan menyusun langkah solusi bersama.
Dengan persiapan yang matang, Pemkab Muba optimistis bahwa penyaluran bantuan pangan periode Oktober–November 2025 dapat terlaksana tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat. (Noto)

















