Beranda Musi Banyuasin Dukungan Masyarakat Muba Mengalir, Polri Diminta Tetap di Bawah Presiden RI

Dukungan Masyarakat Muba Mengalir, Polri Diminta Tetap di Bawah Presiden RI

47
0
2. Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo menanggapi dukungan masyarakat sebagai energi untuk berbenah. (Foto: Noto/cimutnews.co.id)

Musi Banyuasin, cimutnews.co.id — Gelombang dukungan terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, suara dukungan datang dari Bumi Serasan Sekate, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Tokoh masyarakat lintas sektor secara terbuka menyampaikan aspirasi agar Polri tetap berada langsung di bawah naungan Presiden Republik Indonesia.

1. Tokoh masyarakat Musi Banyuasin menyampaikan dukungan agar Polri tetap berada di bawah Presiden RI. (Foto: Noto/cimutnews.co.id)

Aspirasi tersebut disampaikan melalui sejumlah pesan video dan pernyataan publik yang bernuansa hangat, lugas, dan penuh harapan. Para tokoh menilai, posisi Polri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden merupakan bentuk ideal untuk menjaga independensi institusi sekaligus menjamin pelayanan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

Aspirasi Tulus dari Akar Rumput

Dukungan ini datang dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, kepala desa, hingga praktisi hukum. Ketua LDII Muba Daud Sobri, tokoh masyarakat Zainuri, Kepala Desa Sereka Suryanto, serta Ketua Masjid Ustaz Subahan, sepakat bahwa struktur Polri saat ini sudah tepat dan perlu dipertahankan.

Menurut mereka, di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga menjadi pelindung dan pengayom masyarakat. Oleh karena itu, Polri dinilai harus berdiri independen dan tidak berada di bawah kementerian mana pun agar tetap fokus pada tugas utamanya.

Ketua NU Muba, Zazuli, menyampaikan pandangannya dengan tegas namun penuh harapan. Ia menilai, Polri harus tetap bertanggung jawab langsung kepada Presiden agar mampu bekerja secara profesional dan tidak terjebak dalam kepentingan birokrasi sektoral.

“Saya menyatakan Polri tidak boleh di bawah kementerian apa pun. Polisi adalah pelindung dan pengayom rakyat Indonesia, sehingga harus langsung bertanggung jawab kepada Presiden Republik Indonesia,” ujarnya, Jumat (30/1/2026).

Pernyataan tersebut mencerminkan kegelisahan sekaligus harapan masyarakat agar Polri tetap menjadi institusi yang kuat, independen, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

Baca juga  Muara Enim Gagal Jadi Tuan Rumah Porprov XVI 2027, KONI Fokus Genjot Prestasi Atlet

Polri sebagai Rumah Pengaduan Masyarakat

Bagi masyarakat Muba, Polri bukan sekadar simbol penegakan hukum. Lebih dari itu, kepolisian dipandang sebagai “rumah pengaduan” tempat masyarakat mencari perlindungan, keadilan, dan rasa aman.

Keberadaan Polri yang dekat dengan masyarakat dinilai sangat penting, terutama di daerah. Dengan posisi langsung di bawah Presiden, masyarakat meyakini Polri dapat lebih leluasa bergerak, cepat merespons persoalan, dan tidak terhambat oleh jalur birokrasi yang berbelit.

Respons Humanis Kapolres Muba

Menanggapi dukungan tersebut, Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo menyampaikan apresiasi mendalam. Ia menilai, dukungan masyarakat merupakan bentuk kepercayaan yang sangat berharga dan menjadi penyemangat bagi institusi Polri untuk terus berbenah.

“Besarnya dukungan masyarakat ini menjadi energi tambahan bagi Polri untuk terus menjalankan mandat konstitusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Ruri.

Ia menegaskan, dukungan tersebut tidak dimaknai sebagai pujian semata, melainkan amanah besar yang harus dijawab dengan kerja nyata dan perbaikan berkelanjutan.

Komitmen Berbenah dan Meningkatkan Layanan

AKBP Ruri menegaskan, Polres Muba berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan internal demi menciptakan institusi yang bersih, profesional, dan humanis. Langkah tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan respons kepolisian, serta optimalisasi kehadiran polisi di tengah masyarakat.

Menurutnya, kehadiran polisi harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, Polres Muba terus mendorong jajarannya untuk bekerja dengan pendekatan persuasif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Loyalitas kepada Presiden, Sinergi dengan Rakyat

Dalam penegasannya, AKBP Ruri menyatakan bahwa loyalitas Polri di bawah kepemimpinan Presiden merupakan prinsip yang tidak bisa ditawar. Ia memastikan, Polri akan selalu berada di garis depan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional melalui sinergi yang kuat dan humanis bersama masyarakat.

Baca juga  Pemkab Muba Perkuat Transformasi Digital, Kominfo Gandeng Data Center BP Batam Kelola Infrastruktur Data

“Polri untuk masyarakat. Kami berkomitmen dan siap bekerja keras. Kami juga terus melakukan perbaikan tata kelola agar menjadi institusi yang benar-benar diharapkan masyarakat, khususnya di Musi Banyuasin,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, AKBP Ruri memastikan seluruh jajaran Polres Muba akan tetap setia pada jalur pengabdian. Ia optimistis, dengan dukungan masyarakat, situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Musi Banyuasin dapat terus terjaga. (Noto)