Beranda Palembang Gubernur Herman Deru Safari Natal 2025 di Palembang, Tekankan Toleransi dan Sumsel...

Gubernur Herman Deru Safari Natal 2025 di Palembang, Tekankan Toleransi dan Sumsel Zero Konflik

41
0
1. Gubernur Herman Deru menghadiri Open House Natal di Keuskupan Agung Palembang. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id – Suasana perayaan Natal 2025 di Kota Palembang terasa semakin hangat dengan kehadiran langsung Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru. Pada Kamis (25/12/2025), Gubernur melaksanakan Safari Natal dengan mengunjungi sejumlah rumah ibadah umat Kristiani di Palembang. Agenda tersebut menjadi simbol kuat dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga keharmonisan, keamanan, dan toleransi di Bumi Sriwijaya.

Safari Natal ini bukan sekadar rangkaian seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi lintas iman yang memperlihatkan kedekatan dan kepedulian pemerintah terhadap semua masyarakat tanpa terkecuali. Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa Sumatera Selatan adalah provinsi yang menjunjung tinggi keberagaman sebagai kekuatan sosial.

Disambut Hangat di Keuskupan Agung Palembang

Perjalanan Safari Natal Gubernur diawali di Keuskupan Agung Palembang di Jalan Tasik No. 18, Talang Semut. Di lokasi tersebut, Herman Deru menghadiri Open House Natal dan disambut hangat oleh pimpinan gereja, para pastor, tokoh agama, serta jemaat yang hadir. Kehadiran Gubernur membawa suasana penuh keakraban dan menjadi wujud nyata dukungan pemerintah terhadap kebebasan beragama.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus mengayomi seluruh masyarakat, termasuk umat Kristiani, tanpa melihat latar belakang suku, budaya, atau keyakinan. Keragaman tersebut, menurutnya, adalah modal terbesar dalam membangun daerah yang kuat dan inklusif.

“Keberagaman adalah kekuatan utama Sumsel. Pemerintah hadir untuk semua masyarakat, tanpa membeda-bedakan. Kebersamaan seperti inilah yang membuat pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik,” ujar Herman Deru.

Lanjutkan Kunjungan ke GKSBS Palembang Siloam

Usai meninggalkan Keuskupan Agung Palembang, Gubernur melanjutkan Safari Natal ke Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) Palembang Siloam. Di sini, suasana hangat semakin terasa ketika Herman Deru menyapa dan berbaur bersama jemaat yang sedang merayakan hari besar keagamaan tersebut.

Baca juga  Pengurus LEMKARI OKI 2026–2030 Resmi Disahkan, Perkuat Pembinaan Atlet Karate dan Konsolidasi Organisasi

Orang nomor satu di Sumsel itu tampak melayani permintaan foto bersama, bersalaman, serta memberikan pesan Natal secara langsung kepada jemaat. “Selamat Natal bagi saudara-saudara kita yang merayakan. Semoga damai Natal membawa kebahagiaan, ketenteraman, dan persaudaraan bagi kita semua,” tutur Herman Deru.

Warga yang hadir merasa gembira dan bangga karena Gubernur menyempatkan hadir langsung, apalagi di hari libur yang biasanya dimanfaatkan untuk waktu bersama keluarga. Bagi mereka, kehadiran itu menjadi bentuk perhatian nyata dari pemimpin daerah.

Sumsel Zero Konflik Jadi Kebanggaan Bersama

Pada kesempatan tersebut, Herman Deru kembali mengingatkan mengenai pentingnya menjaga status Sumatera Selatan sebagai daerah Zero Konflik. Julukan ini selama bertahun-tahun menjadi kebanggaan daerah karena mampu menunjukkan tingginya toleransi serta kuatnya persaudaraan antarumat beragama.

“Sumatera Selatan adalah rumah besar bagi seluruh umat. Tugas kita adalah menjaga toleransi, saling menghormati, dan merawat kebersamaan agar status zero konflik ini tetap terpelihara,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa kondisi harmonis masyarakat Sumsel harus terus dipertahankan sebagai modal sosial untuk mendukung pembangunan yang berkeadilan dan merata. Suasana aman ini dinilai sangat penting, terutama dalam mendukung investasi, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Safari Natal sebagai Wujud Kepedulian Pemerintah

Safari Natal rutin dilakukan pemerintah provinsi setiap tahun. Namun pada momentum 2025 ini, safari terasa semakin istimewa karena disertai komitmen yang lebih kuat untuk menjaga kerukunan antarumat beragama.

Bagi Gubernur, kunjungan lintas agama bukan hanya tugas seremonial, tetapi bagian dari nilai-nilai kemanusiaan yang harus dijaga bersama. Ia ingin memastikan bahwa semua umat beragama dapat menjalani kehidupan dengan aman, nyaman, dan penuh rasa dihargai.

Safari ini juga menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat. Masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, sementara pemerintah hadir untuk menunjukkan bahwa pembangunan Sumsel bersifat inklusif tanpa membedakan identitas.

Baca juga  Menguak Dugaan KDRT Bhayangkari di Palembang, Kasus PL Bergulir di Polda Sumsel

Simbol Keberagaman di Bumi Sriwijaya

Kegiatan Safari Natal Gubernur Herman Deru memperlihatkan bahwa Sumsel adalah provinsi yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kerukunan. Perjalanan safari ini juga menguatkan pesan bahwa kebhinekaan bukan hanya slogan, melainkan realitas yang dirawat bersama masyarakat Sumatera Selatan.

Melalui kunjungan ke dua titik rumah ibadah utama di Palembang, Gubernur membawa pesan bahwa Natal adalah momentum damai yang perlu dirasakan seluruh masyarakat, tanpa memandang agama. Sikap keterbukaan dan kebersamaan seperti ini diharapkan terus menjadi budaya yang mengakar di Sumsel. (Poerba)