
Pangkalan Balai, cimutnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuasin memastikan pelayanan publik tetap berjalan maksimal pada hari pertama masuk kerja di awal tahun 2026. Mengawali aktivitas pemerintahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng, memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), Jumat (2/1/2026).
Sidak di hari pertama ini menjadi penting lantaran momen tersebut bertepatan dengan hari kejepit nasional, kondisi yang kerap membuat produktivitas layanan publik menurun. Namun Pemkab Banyuasin menegaskan komitmennya bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu, apa pun situasinya.
Cek Kehadiran dan Pelayanan di OPD
Sidak yang dimulai sejak pagi hari ini menyasar sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Sekda Banyuasin bersama tim melakukan pengecekan langsung terhadap kehadiran pegawai, kesiapan pelayanan, serta alur kerja masing-masing OPD.
“Hari ini merupakan hari pertama masuk kerja, sekaligus hari kejepit. Mewakili Bupati Banyuasin, kami melakukan sidak untuk memastikan seluruh OPD tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Erwin Ibrahim usai melakukan pengecekan.
Dalam inspeksi tersebut, Erwin Ibrahim terlihat menyempatkan berdialog dengan sejumlah ASN yang tengah memberikan layanan, sekaligus meninjau langsung sistem kerja, antrean pelayanan, hingga kondisi fasilitas pelayanan publik.
Disdukcapil Jadi Fokus Sidak: Pelayanan Tetap Berjalan Lancar
Salah satu OPD yang menjadi fokus sidak adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banyuasin, yang selama ini dikenal sebagai OPD dengan intensitas pelayanan paling tinggi.
Di tengah momen hari kejepit, pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan normal. Mulai dari pengurusan akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik, hingga layanan-layanan pencatatan sipil lainnya.
Sekda Banyuasin menunjukkan apresiasinya kepada jajaran Disdukcapil yang tetap sigap dan profesional.
“Disdukcapil menjadi salah satu OPD yang berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari. Kami mengapresiasi seluruh jajaran yang tetap hadir dan memberikan pelayanan optimal meskipun ini adalah hari kejepit,” ungkap Erwin.
Ada ASN Tak Hadir Tanpa Keterangan, Akan Diberi Sanksi
Meski begitu, sidak juga menemukan beberapa ASN yang tidak hadir tanpa memberikan keterangan (tanpa TK). Atas temuan ini, Sekda Banyuasin menegaskan akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan.
“Walaupun demikian, ada beberapa pegawai yang tidak masuk dan pastinya akan diberi peringatan. Disiplin ASN harus terus ditegakkan demi pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” tegas Erwin Ibrahim.
Ia menambahkan bahwa ketidakhadiran tanpa alasan jelas bukan hanya melanggar disiplin, tetapi juga berpotensi mengganggu layanan yang seharusnya diterima masyarakat.
Sidak Menyasar Sejumlah OPD Strategis
Selain Disdukcapil, sidak juga dilakukan ke sejumlah OPD lain yang menjalankan fungsi strategis dalam pelayanan publik, antara lain:
- Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)
- Dinas Sosial (Dinsos)
- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
- Bappeda Litbang Kabupaten Banyuasin
- Kantor Kecamatan Banyuasin III
Pada masing-masing OPD, Sekda mengecek aktivitas harian, absensi pegawai, serta kesiapan layanan. Hasil inspeksi menunjukkan mayoritas ASN hadir dan menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
Komitmen Pemkab Banyuasin Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Melalui kegiatan sidak ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat budaya kerja ASN yang disiplin, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurut Erwin, sidak bukan bertujuan mencari kesalahan, melainkan memastikan pelayanan publik tetap berjalan secara efektif. “Banyuasin menempatkan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama. Disiplin adalah fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan yang prima,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Pemkab Banyuasin akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan ASN, termasuk meningkatkan kualitas manajemen kinerja dan etos kerja di setiap OPD.
Dengan langkah ini, Pemkab Banyuasin berharap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintahan semakin meningkat, sekaligus menjadi momentum memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. (Noto)

















