Beranda Palembang Penjaringan Ketua DPC PKB Sumsel 2026–2031 Resmi Dimulai, DPW Usulkan Tiga Nama...

Penjaringan Ketua DPC PKB Sumsel 2026–2031 Resmi Dimulai, DPW Usulkan Tiga Nama ke DPP

57
0
1. Koordinator Tim Penataan Struktur DPC PKB Sumsel Antoni Yuzar memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (03/03/2026).(Foto:Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, Cimutnews.co.idPenjaringan Ketua DPC PKB Sumsel periode 2026–2031 resmi dimulai oleh DPW PKB Sumatera Selatan menyusul berakhirnya masa kepengurusan di 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Proses penjaringan yang telah berjalan ini dijadwalkan berakhir pada 8 Maret 2026 sebelum tiga nama calon ketua sementara diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

Langkah ini menjadi bagian dari konsolidasi internal partai dalam memperkuat struktur organisasi di tingkat daerah, sekaligus mempersiapkan infrastruktur politik menghadapi agenda nasional 2029.

Konsolidasi Partai Menuju Agenda 2029

Secara nasional, partai politik mulai melakukan penataan struktur kepengurusan pasca siklus politik sebelumnya. Konsolidasi di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dinilai krusial dalam membangun mesin partai yang solid, efektif, dan responsif terhadap dinamika politik ke depan.

Undang-Undang tentang Partai Politik menegaskan pentingnya tata kelola organisasi yang demokratis, transparan, serta akuntabel. Dalam konteks tersebut, proses penjaringan calon ketua DPC menjadi bagian dari mekanisme internal partai untuk memastikan regenerasi dan penguatan kepemimpinan.

Proses Penjaringan di 17 Kabupaten/Kota

Koordinator Utama Tim Penataan Struktur DPC PKB Sumsel, Antoni Yuzar, menjelaskan bahwa tim yang terdiri dari lima orang telah melakukan pemetaan figur internal maupun eksternal yang dinilai layak.

“Kami telah melakukan penjaringan sementara dan proses ini akan berakhir pada 8 Maret nanti,” ujar Antoni Yuzar kepada awak media, Selasa (03/03/2026).

Ia menyebutkan bahwa hasil penjaringan akan menghasilkan tiga nama calon ketua sementara di masing-masing daerah. Nama-nama tersebut selanjutnya diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat PKB untuk ditetapkan.

“Prosesnya, kami akan mengusulkan tiga nama calon ketua sementara ke DPP. Calon tersebut bisa berasal dari usulan DPC maupun hasil penjaringan tim,” jelasnya.

Baca juga  Bupati Lahat Tinjau Agrowisata Kebun Buah Cuko Simpou, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa

Antoni menegaskan bahwa kewenangan akhir tetap berada di DPP PKB, termasuk kemungkinan menambah atau mengurangi nama yang diusulkan.

Musyawarah Cabang Dijadwalkan April 2026

Pengumuman calon ketua sementara direncanakan berlangsung pada Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan digelar pada April 2026. Forum tersebut akan menjadi ruang formal bagi kader internal maupun pihak eksternal yang memenuhi persyaratan untuk mencalonkan diri.

“Keputusan final tetap di DPP terkait siapa yang akan ditetapkan sebagai Ketua DPC,” tegas Antoni.

Muscab menjadi tahapan penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat kabupaten dan kota, sekaligus momentum konsolidasi kader.

Penegasan Ketua DPW: Utamakan Rekam Jejak dan Kapabilitas

Sementara itu, Ketua DPW PKB Sumsel, Nasrul Halim, menekankan bahwa proses penjaringan dilakukan dengan mempertimbangkan rekam jejak, kualitas, dan kapabilitas calon.

“Penjaringan ini bagian dari upaya partai memperkuat infrastruktur menghadapi agenda politik 2029. Kami juga membuka ruang bagi kader muda untuk menjadi Ketua DPC maupun pengurus,” kata Nasrul Halim yang akrab disapa Alung.

Menurutnya, regenerasi kepemimpinan menjadi aspek penting dalam menjaga dinamika partai agar tetap adaptif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Ia menambahkan, setelah pelaksanaan muscab dan penyusunan kepengurusan baru, pelantikan DPC PKB periode 2026–2031 direncanakan digelar secara nasional pada 23 Juli 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-28 PKB.

“Dengan penuh semangat, PKB akan terus menghadirkan politik rahmatan lil alamin di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Penguatan Struktur dan Konsolidasi Daerah

Penjaringan ini diharapkan menghasilkan kepemimpinan DPC yang solid dan mampu memperkuat konsolidasi partai di tingkat akar rumput. Struktur yang kuat dinilai menjadi fondasi dalam menghadapi dinamika politik lokal maupun nasional.

Penguatan infrastruktur partai juga berimplikasi pada efektivitas komunikasi politik serta kemampuan menyerap aspirasi masyarakat di daerah.

Baca juga  Ratusan Pekerja TKBM Palembang Gelar Aksi Damai Tuntut Perlindungan dan Kepastian Kerja

DPW PKB Sumsel mengimbau seluruh kader untuk mengikuti proses penjaringan secara tertib dan sesuai mekanisme organisasi. Transparansi serta kedewasaan politik diharapkan menjadi landasan dalam setiap tahapan.

Publik juga diharapkan melihat proses ini sebagai bagian dari dinamika internal partai yang berjalan sesuai aturan. Konsolidasi yang sehat akan berdampak pada stabilitas dan kualitas demokrasi di daerah. (Poerba)