Beranda Nasional Kemnaker Integrasikan Karirhub dengan Job Portal Swasta, Akses Lowongan Kerja Makin Aman...

Kemnaker Integrasikan Karirhub dengan Job Portal Swasta, Akses Lowongan Kerja Makin Aman dan Terpusat

63
0
2. Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menyampaikan keterangan pers terkait integrasi Karirhub. (Foto: Humas Kemnaker/CN)

Jakarta, cimutnews.co.id — Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat layanan pasar kerja nasional dengan mengintegrasikan platform Karirhub ke sejumlah portal lowongan kerja swasta. Langkah ini ditujukan untuk membantu pencari kerja memperoleh informasi yang lebih terverifikasi, mengurangi risiko penipuan lowongan kerja palsu, serta mempersingkat waktu pencarian kerja melalui satu pintu layanan digital resmi.

4. Aktivitas layanan informasi ketenagakerjaan di lingkungan Kemnaker. (Foto: Humas Kemnaker/CN)

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menjelaskan bahwa Karirhub kini berfungsi sebagai gerbang utama informasi lowongan kerja yang terpusat dan dapat diakses masyarakat secara lebih praktis. Menurutnya, setiap lowongan yang ditampilkan telah melalui proses verifikasi oleh Pusat Pasar Kerja Kemnaker sehingga memberikan perlindungan tambahan bagi pencari kerja.

“Karirhub menjadi pintu masuk yang memudahkan pencari kerja. Informasi lowongan kerja makin terpusat, sumbernya jelas, dan lowongan yang ditampilkan diverifikasi oleh Pusat Pasar Kerja Kemnaker agar masyarakat lebih terlindungi. Selain itu, pelamar bisa memilih jalur melamar yang paling praktis sesuai skema integrasi yang tersedia,” ujar Cris dalam keterangan resmi Biro Humas Kemnaker di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Upaya integrasi ini merupakan bagian dari kebijakan penguatan ekosistem pasar kerja nasional yang mulai dirintis sejak Agustus 2025 melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Kemnaker dan sejumlah perusahaan penyedia portal lowongan kerja. Program tersebut diinisiasi langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli sebagai respons terhadap kebutuhan sistem informasi ketenagakerjaan yang lebih transparan, aman, dan mudah diakses publik.

Dalam implementasinya, Kemnaker menggandeng delapan portal lowongan kerja swasta untuk terhubung dengan Karirhub. Hingga awal 2026, empat portal telah resmi terintegrasi dan dapat diakses masyarakat, yakni HiredToday, Toploker, Redy, dan Glints. Sementara itu, empat portal lainnya masih berada dalam tahap pengembangan integrasi sistem.

Baca juga  Kemnaker Denda PT BAP Rp2,17 Miliar, 164 TKA Bekerja Tanpa Pengesahan RPTKA

Untuk memastikan transparansi informasi, setiap lowongan yang berasal dari portal mitra dilengkapi penanda sumber pada tampilan Karirhub. Fitur ini memungkinkan pencari kerja mengetahui asal informasi lowongan secara jelas sebelum memutuskan melamar pekerjaan, sekaligus meningkatkan akuntabilitas penyedia informasi kerja.

Kemnaker juga menyiapkan dua skema integrasi layanan. Skema pertama adalah full integrasi, di mana lowongan ditampilkan di Karirhub dan proses pelamaran dapat dilakukan tanpa berpindah platform. Dengan persetujuan pengguna, data lamaran akan diteruskan kepada perusahaan melalui portal mitra, sementara seluruh tahapan rekrutmen—mulai seleksi administrasi, wawancara, hingga keputusan akhir—tetap dikelola perusahaan melalui sistem mitra. Status rekrutmen tersebut dapat dipantau otomatis oleh pelamar melalui Karirhub. Skema ini saat ini telah diterapkan pada portal HiredToday.

Adapun skema kedua adalah semi full integrasi, yakni lowongan tetap ditampilkan di Karirhub, tetapi proses pendaftaran dan pelamaran dilakukan di situs portal mitra. Dalam pola ini, Karirhub berperan sebagai media publikasi terpusat, sedangkan proses rekrutmen sepenuhnya berada di platform masing-masing mitra. Skema semi integrasi telah diterapkan pada Toploker, Redy, dan Glints.

Cris menegaskan bahwa kolaborasi ini akan terus diperluas guna membuka akses peluang kerja lintas sektor yang lebih luas bagi masyarakat. Pemerintah berharap integrasi digital tersebut mampu meningkatkan efisiensi pencarian kerja sekaligus memperkuat perlindungan terhadap praktik rekrutmen yang tidak bertanggung jawab.

Data Pusat Pasar Kerja Kemnaker menunjukkan bahwa sepanjang 2025 terdapat 115.182 lowongan kerja yang dipublikasikan melalui Karirhub, berasal dari 2.135 perusahaan. Angka tersebut mencerminkan potensi besar pemanfaatan platform digital pemerintah dalam mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dan dunia usaha secara lebih efektif.

Kemnaker mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Karirhub melalui tautan resmi, memperhatikan penanda sumber informasi lowongan, serta memastikan seluruh proses lamaran dilakukan melalui jalur yang sah. Langkah kehati-hatian ini dinilai penting untuk menghindari potensi penipuan yang masih kerap terjadi dalam proses rekrutmen daring.

Baca juga  Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar, Penyampaian Laporan Pokok-Pokok Pikiran DPRD

Ke depan, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi pasar kerja yang inklusif, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Integrasi Karirhub dengan portal swasta diharapkan menjadi fondasi ekosistem ketenagakerjaan digital nasional yang lebih kuat, sekaligus memberi kepastian dan rasa aman bagi para pencari kerja di seluruh Indonesia.

Sebagai bagian dari prinsip keberimbangan informasi, Kemnaker juga membuka ruang kolaborasi lanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor industri, penyedia platform digital, dan lembaga pendidikan vokasi. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional secara berkelanjutan. (Timred/CN)

Sumber: Biro Humas Kemnaker