Beranda Muara Enim PCNU Muara Enim Dukung Nanan–SN Prana Putra Sohe Pimpin DPW PKB Sumsel...

PCNU Muara Enim Dukung Nanan–SN Prana Putra Sohe Pimpin DPW PKB Sumsel 2026–2030

36
0
1. Ketua PCNU Muara Enim Gus Amu (Ahmad Mujtaba) saat menyampaikan pernyataan dukungan moral terhadap figur calon Ketua DPW PKB Sumsel. (Foto: Eko/cimutnews.co.id)

Muara Enim, cimutnews.co.id – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Muara Enim, Gus Amu atau Ahmad Mujtaba, menyampaikan dukungan moral kepada Bapak Nanan–SN Prana Putra Sohe sebagai salah satu figur yang dinilai layak menakhodai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Selatan periode 2026–2030.

Dukungan tersebut disampaikan Gus Amu sebagai bentuk kepedulian moral terhadap masa depan PKB di Sumatera Selatan. Menurutnya, PKB membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya kuat secara struktural dan elektoral, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman pemerintahan, serta kedekatan dengan masyarakat.

“PKB Sumsel ke depan membutuhkan figur yang matang secara politik, memahami tata kelola pemerintahan, serta memiliki legitimasi yang kuat di mata publik. Dalam konteks itu, Pak Nanan memenuhi kriteria tersebut,” ujar Gus Amu dalam wawancara eksklusif bersama cimutnews.co.id.

Gus Amu menilai rekam jejak Nanan–SN Prana Putra Sohe menjadi modal strategis bagi PKB Sumsel. Pengalaman Nanan sebagai Wali Kota Lubuk Linggau selama dua periode, ditambah amanah yang saat ini diembannya sebagai Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) II Sumatera Selatan, dinilai mencerminkan kapasitas kepemimpinan yang telah teruji.

Menurutnya, pengalaman di eksekutif dan legislatif tersebut memberikan pemahaman komprehensif terhadap dinamika pemerintahan daerah hingga nasional. Hal itu menjadi nilai tambah dalam memimpin partai politik yang memiliki akar kuat di kalangan warga Nahdlatul Ulama dan masyarakat akar rumput.

“PKB harus dipimpin oleh figur yang memahami birokrasi, dinamika politik nasional, sekaligus memiliki kedekatan sosiologis dengan masyarakat. Pak Nanan memiliki pengalaman panjang di pemerintahan dan politik, sehingga diyakini mampu membawa PKB Sumsel lebih maju,” tegas Gus Amu.

Meski demikian, Gus Amu menegaskan bahwa dukungan yang disampaikan PCNU Muara Enim bersifat dukungan moral. PCNU, kata dia, tetap menjaga posisi organisasi sebagai jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah yang berfokus pada dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat, tanpa terlibat langsung dalam kontestasi politik praktis.

Baca juga  Festival Teater Sekolah, Piala Bergilir Gubernur Sumsel Diundur Mei 2023

“Dukungan ini murni dukungan moral, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap arah dan masa depan PKB sebagai partai politik yang lahir dari rahim nilai-nilai perjuangan Gus Dur,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Amu menekankan pentingnya PKB Sumsel tetap menjaga pesan moral dan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), serta para pendiri PKB, termasuk Ajengan Ilyas Ruhiat yang pernah menjabat sebagai Rais Aam PBNU periode 1992–1999.

“Kami berharap kepemimpinan PKB Sumsel ke depan mampu menjaga pesan moral Gus Dur, yakni politik yang memanusiakan manusia, berpihak kepada rakyat kecil, serta menjunjung tinggi nilai kebhinekaan. PKB harus semakin dirasakan manfaat dan perannya oleh masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Gus Amu.

Ia menambahkan, tantangan politik ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, PKB Sumsel membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga mampu membangun komunikasi politik yang inklusif dengan berbagai elemen masyarakat dan kekuatan politik lainnya.

PCNU Muara Enim berharap, di bawah kepemimpinan yang kuat, matang, dan berpengalaman, DPW PKB Sumsel dapat tampil sebagai kekuatan politik yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan rakyat. PKB juga diharapkan mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat kecil, memperkuat demokrasi, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah di Sumatera Selatan.

“PKB memiliki sejarah panjang sebagai partai yang dekat dengan rakyat. Harapan kami, siapa pun yang memimpin DPW PKB Sumsel ke depan mampu menjaga tradisi tersebut dan menjadikan PKB sebagai rumah besar perjuangan politik yang beretika dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” pungkas Gus Amu. (Eko)