Home Musi Banyuasin Pemkab Muba Perkuat Transformasi Digital, Kominfo Gandeng Data Center BP Batam Kelola...

Pemkab Muba Perkuat Transformasi Digital, Kominfo Gandeng Data Center BP Batam Kelola Infrastruktur Data

31
0
Penandatanganan kerja sama antara Dinas Kominfo Kabupaten Musi Banyuasin dan BP Batam terkait pengelolaan infrastruktur pusat data di Batam. (Foto :Noto/cimutnews.co.id)

Muba, cimutnews.co.id — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat fondasi transformasi digital daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin, Pemkab Muba kembali menjalin kerja sama strategis dengan BP Batam, khususnya dalam pengelolaan infrastruktur pusat data (data center).

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani pada Jumat (30/1/2026) di Batam. Penandatanganan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Muba Daud Amri, yang didampingi Kepala Bidang Persandian Kominfo Muba Mounthe Zona. Kerja sama ini menjadi kelanjutan dari sinergi yang telah terbangun sebelumnya antara Pemkab Muba dan BP Batam dalam penguatan sistem teknologi informasi.

Daud Amri menjelaskan, fokus utama kerja sama kali ini adalah pemanfaatan layanan colocation rack (colo), yakni penyediaan ruang fisik di dalam pusat data BP Batam untuk penempatan perangkat server backup milik Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Melalui layanan ini, perangkat teknologi informasi Pemkab Muba dikelola di lingkungan data center yang aman, stabil, dan telah memenuhi standar nasional maupun internasional.

“Pemanfaatan layanan colocation ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga keandalan sistem informasi pemerintah daerah, meningkatkan keamanan data, serta memastikan kontinuitas layanan digital yang digunakan oleh perangkat daerah dan masyarakat,” ujar Daud Amri.

Menurutnya, pengelolaan data pemerintah tidak hanya menuntut kapasitas penyimpanan yang memadai, tetapi juga sistem keamanan berlapis dan dukungan teknis yang andal. Oleh karena itu, BP Batam dipilih sebagai mitra strategis karena memiliki infrastruktur pusat data yang representatif, sistem pengamanan yang ketat, serta pengalaman dalam pengelolaan layanan data center untuk berbagai instansi.

Dengan skema kerja sama ini, Pemkab Muba tidak perlu membangun pusat data secara mandiri yang memerlukan biaya besar dan sumber daya teknis khusus. Pemerintah daerah dapat lebih fokus pada pengembangan aplikasi, integrasi sistem, serta inovasi layanan digital yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga  Pemkab Muba Gelar Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan untuk Alokasi Oktober–November 2025

Daud menambahkan, transformasi digital di lingkungan Pemkab Muba tidak hanya sebatas penggunaan teknologi, tetapi juga mencakup perubahan cara kerja birokrasi agar lebih efektif, efisien, dan transparan. Infrastruktur pusat data yang andal menjadi tulang punggung dari seluruh ekosistem digital tersebut.

Dari pihak BP Batam, penandatanganan perjanjian kerja sama ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan, di antaranya Sardin Sitorus, Brian Maolana, Robert Marpaung, Raditya Adiputra, Jati Triwandana, Leo Rentua, dan Nova Ika. Kehadiran jajaran BP Batam tersebut menandai komitmen bersama dalam mendukung penguatan infrastruktur digital daerah.

Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Musi Banyuasin. Dengan dukungan data center yang andal, integrasi aplikasi lintas perangkat daerah dapat berjalan lebih optimal, sekaligus meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan publik berbasis teknologi informasi.

Selain itu, keberadaan server backup di pusat data BP Batam juga menjadi langkah mitigasi risiko terhadap potensi gangguan sistem, baik akibat bencana alam maupun gangguan teknis lainnya. Data dan aplikasi penting milik Pemkab Muba tetap terlindungi dan dapat segera dipulihkan apabila terjadi gangguan.

Pemkab Muba menegaskan bahwa transformasi digital merupakan agenda strategis jangka panjang. Melalui kolaborasi dengan mitra yang kompeten, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa setiap tahapan digitalisasi berjalan terarah, aman, dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ke depan, Dinas Kominfo Muba berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem digital daerah, mulai dari penguatan infrastruktur, peningkatan keamanan siber, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi. Dengan fondasi yang kuat, Kabupaten Musi Banyuasin diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus bersaing di era pemerintahan digital. (Noto)