
Palembang, cimutnews.co.id – Pemerintah Kota Palembang resmi merealisasikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR), Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tambahan Penghasilan (Tamsil), serta Gaji ke-13 bagi para tenaga pendidik di Kota Palembang. Total anggaran sebesar Rp47,736 miliar dialokasikan untuk memenuhi hak para guru yang sempat tertunda sejak 2023 hingga 2025.
Kebijakan ini menjadi bukti komitmen Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si, yang sebelumnya berjanji akan menuntaskan persoalan tunjangan guru saat menghadiri puncak peringatan HUT PGRI. Realisasi pembayaran di penghujung 2025 ini disambut positif oleh para tenaga pendidik sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi Palembang.
“Saya berharap dana ini dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai penyemangat kerja bagi para guru. Mereka adalah fondasi utama dalam meningkatkan kecerdasan warga kita,” ujar Ratu Dewa saat menyampaikan keterangan resmi pada Rabu (31/12/2025).
Tunjangan Dicairkan untuk 14.000 Guru di Kota Palembang
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Affan Prapanca, menjelaskan bahwa pencairan tunjangan ini ditujukan bagi sekitar 14.000 guru dari berbagai jenjang pendidikan, baik negeri maupun swasta. Dana miliaran rupiah ini disalurkan untuk THR, TPG, Tamsil, hingga Gaji ke-13 yang pembayarannya sempat terakumulasi beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, besaran tunjangan yang diterima masing-masing guru akan berbeda-beda. Faktor penentu meliputi lama pengabdian, status sertifikasi, serta kategori tugas mengajar yang dijalani para tenaga pendidik.
“Indikatornya mencakup masa kerja, mulai dari satu hingga tiga tahun. Khusus guru agama, tunjangan dihitung hingga masa kerja tiga tahun. Selain itu, status sertifikasi juga menjadi indikator utama besaran tunjangan yang diterima,” jelas Affan.
Ia menegaskan bahwa pencairan tunjangan ini bukan hanya menggugurkan kewajiban pemerintah, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras para guru yang selama ini terus menjaga kualitas pendidikan.
Ratu Dewa Tekankan Peningkatan SDM: Satu Sekolah, Satu Guru S2
Selain penyelesaian pembayaran tunjangan, Pemkot Palembang juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui program pengembangan kompetensi guru. Ratu Dewa menegaskan bahwa kualitas SDM adalah kunci untuk mewujudkan percepatan pembangunan di sektor pendidikan.
Saat ini terdapat lebih dari 8.000 guru yang menjadi garda depan dalam membentuk karakter dan kecerdasan generasi muda Palembang. Untuk mendukung peningkatan kompetensi mereka, Pemkot menyiapkan program “Satu Sekolah, Satu Guru S2.”
“Kami mendorong setiap sekolah di Palembang memiliki minimal satu orang guru berpendidikan Strata 2. Ini penting untuk mendorong inovasi, kualitas pembelajaran, dan tata kelola pendidikan yang lebih baik,” ungkap Ratu Dewa.
Program tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan mekanisme seleksi dan proses pembinaan berkelanjutan. Pemerintah berharap upaya ini dapat melahirkan lebih banyak pendidik profesional yang berdampak langsung pada mutu pembelajaran di sekolah.
Penguatan Layanan Kesehatan: Satu Puskesmas, Satu Dokter Spesialis
Tak hanya fokus pada sektor pendidikan, Pemkot Palembang juga menjalankan program serupa di bidang kesehatan. Ratu Dewa menargetkan setiap Puskesmas di Kota Palembang memiliki minimal satu dokter spesialis untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.
Program ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkot dalam memperbaiki kualitas layanan publik, baik dari sektor pendidikan maupun kesehatan. Semua inisiatif tersebut akan terus difasilitasi melalui penggunaan APBD secara optimal.
“Insya Allah, semua program ini akan terus kita fasilitasi demi kesejahteraan dan kemajuan warga Palembang,” tegasnya.
Guru Harapkan Tunjangan Menjadi Penyemangat Kinerja
Dengan cairnya puluhan miliar rupiah tunjangan tersebut, para guru di Palembang diharapkan semakin bersemangat dalam menjalankan tugas. Keberhasilan pemerintah menyelesaikan pembayaran ini juga menjadi penanda bahwa Pemkot berkomitmen memperhatikan kesejahteraan pendidik sebagai pilar pembangunan SDM.
Berbagai guru yang ditemui secara terpisah mengaku lega dan bersyukur karena hak mereka akhirnya dipenuhi. Mereka menilai pembayaran tunjangan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan dedikasi dalam kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran berikutnya.
Rincian Dana yang Disalurkan Pemkot Palembang Tahun 2025
Beberapa komponen pembayaran tunjangan yang direalisasikan Pemkot antara lain:
- Tunjangan Hari Raya (THR)
- Tunjangan Profesi Guru (TPG)
- Tambahan Penghasilan (Tamsil)
- Gaji ke-13
- Pembayaran terakumulasi sejak tahun 2023–2025
- Total anggaran: Rp47.736.000.000
Dengan anggaran sebesar itu, Pemkot Palembang menargetkan kesejahteraan guru yang lebih baik sekaligus penguatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah kota. (Poerba)

















