
PALEMBANG, cimutnews.co.id — Penutupan Safari Ramadhan Sumatera Selatan 1447 H/2026 M dihadiri Sandi Nugroho, Herman Deru, dan Ujang Darwis di Griya Agung Palembang, Senin malam (16/3/2026), sebagai wujud sinergi pemerintah, TNI, dan Polri menjelang Idul Fitri. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan stabilitas keamanan dan koordinasi lintas sektor di Sumatera Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi vertikal. Agenda ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi strategis antar lembaga menjelang perayaan hari besar keagamaan.
Kapolda Sumsel hadir bersama sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel, antara lain Karo Ops Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, Dir Resnarkoba Kombes Pol Yulian Perdana, Dir Lantas Kombes Pol Maesa Soegriwo, dan Dir Samapta Kombes Pol M. Rendra Salipu.
“Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri harus terus diperkuat untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang Idul Fitri,” ujar Gubernur Sumsel dalam sambutannya.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, Sekda Sumsel H. Edward Candra, Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal dan tokoh agama. Tercatat lebih dari 100 undangan hadir dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dimulai dengan shalat Isya berjamaah, dilanjutkan tausiyah Ramadhan, shalat Tarawih dan Witir berjamaah, hingga penutupan resmi oleh Gubernur Sumsel. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas sosial.
Sinergi Forkopimda Sumsel Jelang Idul Fitri
Penutupan Safari Ramadhan Sumsel menjadi simbol kuatnya koordinasi antara Forkopimda dalam menghadapi berbagai tantangan menjelang Idul Fitri, termasuk pengamanan arus mudik dan distribusi logistik.
Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi momen hari besar keagamaan, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dampak Safari Ramadhan bagi Stabilitas Daerah
Safari Ramadhan tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga berdampak positif terhadap stabilitas daerah. Kehadiran pimpinan daerah, TNI, dan Polri memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Respons publik terhadap kegiatan ini juga positif, terutama dalam memperkuat rasa kebersamaan dan kepercayaan terhadap pemerintah daerah dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Kedepan, sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini diharapkan terus berlanjut, terutama dalam menghadapi agenda strategis daerah dan menjaga keamanan wilayah Sumatera Selatan secara berkelanjutan. (Poerba)
Sumber : Humas Polda Sumsel


















