Home Palembang Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al-Ghani Sako: Santunan Yatim Piatu dan Pesan...

Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al-Ghani Sako: Santunan Yatim Piatu dan Pesan Kepedulian Sosial

22
0
Pemerintah Kecamatan Sako bersama warga dan jamaah masjid memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id — Suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan menyelimuti Masjid Al-Ghani, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, Palembang, pada Minggu (11/1/2026). Pemerintah Kecamatan Sako bersama warga dan jamaah masjid memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu yang tinggal di wilayah tersebut.

Acara keagamaan yang berlangsung sejak pagi ini dihadiri langsung oleh Camat Sako, H. Rakhman Hidayat Pane, beserta jajaran pemerintah setempat, termasuk Lurah Sukamaju, Bujang Hamid, Ketua TP PKK Kelurahan Sukamaju, tokoh agama, dan masyarakat sekitar. Puluhan anak yatim piatu turut serta dalam rangkaian kegiatan dan menerima santunan sebagai bentuk kepedulian sosial yang menjadi bagian dari peringatan Isra Mi’raj.

Momentum Keagamaan yang Memperkuat Kebersamaan

Peringatan Isra Mi’raj setiap tahun menjadi momen istimewa bagi umat Islam. Tidak hanya mengenang perjalanan spiritual Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian terhadap sesama. Hal inilah yang menjadi pesan utama Camat Sako dalam sambutannya.

Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya salat serta kepedulian sosial. Santunan kepada anak-anak yatim ini adalah wujud nyata kebersamaan dan perhatian terhadap sesama,” ujar H. Rakhman Hidayat Pane di hadapan jamaah.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini selaras dengan visi pemerintah kecamatan dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan saling mendukung. Peringatan Isra Mi’raj, menurutnya, bukan hanya seremoni, tetapi momentum memperkuat komitmen spiritual dan sosial.

Apresiasi untuk Jamaah Masjid Al-Ghani

Sementara itu, Lurah Sukamaju, Bujang Hamid, menyampaikan apresiasi kepada jamaah Masjid Al-Ghani yang secara konsisten menginisiasi kegiatan keagamaan dan sosial. Menurutnya, peran masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat harus terus diperkuat sebagai wadah membangun karakter, solidaritas, serta kepedulian antarwarga.

Baca juga  Tiga Federasi Serikat Pekerja Sumsel Gelar Aksi di Jakarta, Tuntut Keadilan untuk Pekerja Mitra Ogan

Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial kemasyarakatan. Ini sangat positif untuk membangun kebersamaan warga,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi masjid dan lingkungan lain di Kecamatan Sako, sehingga nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh dan menguat dalam kehidupan sehari-hari.

Santunan untuk Yatim Piatu, Wujud Nyata Kepedulian

Pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu menjadi rangkaian inti kegiatan. Puluhan anak hadir dengan didampingi pengurus masjid dan tokoh masyarakat. Santunan diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan, baik secara material maupun moral.

Aksi sosial ini dinilai sangat penting untuk menjaga semangat kebersamaan dan solidaritas warga. Selain membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yatim, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan ajaran utama dalam Islam.

Para jamaah yang hadir tampak antusias dan berpartisipasi aktif. Banyak di antara mereka yang ikut memberikan bantuan tambahan secara pribadi, menunjukkan bahwa budaya gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di lingkungan Sukamaju.

Masjid Al-Ghani, Pusat Aktivitas Keagamaan dan Sosial

Masjid Al-Ghani, lokasi acara berlangsung, berada di kawasan strategis tepatnya di belakang SPBU Simpang BLK, Jalan J.M.P. Mangkunegara, RT 01 RW 01 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako. Selama ini, masjid tersebut dikenal aktif menggelar kegiatan keagamaan, mulai dari pengajian, majelis taklim, hingga kegiatan sosial seperti santunan dan bakti sosial.

Keberadaan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pengembangan kegiatan kemasyarakatan yang membawa dampak positif bagi warga sekitar. Ini sejalan dengan visi Kecamatan Sako dalam memperkuat nilai keagamaan dan persatuan di tengah masyarakat urban.

Baca juga  Pemkot Palembang Turunkan 300 Personel Gabungan, Pastikan Pengamanan Natal dan Tahun Baru Berjalan Kondusif

Penutup dengan Doa Bersama

Kegiatan Isra Mi’raj di Masjid Al-Ghani ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, dan kemajuan lingkungan Sukamaju serta Kecamatan Sako secara keseluruhan.

Suasana syahdu tampak menyelimuti jamaah yang hadir, mencerminkan kekuatan spiritual dan kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung.

Makna Penting Peringatan Isra Mi’raj untuk Masyarakat

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini menjadi pengingat bagi masyarakat Sako bahwa nilai-nilai spiritual harus selalu diiringi dengan tindakan nyata dalam kehidupan sosial. Mulai dari memperkuat ibadah, menjaga silaturahmi, hingga menyisihkan rezeki untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Kegiatan semacam ini diharapkan terus berlanjut, tidak hanya sebagai agenda tahunan, tetapi juga sebagai budaya yang menguatkan nilai keislaman dan kebersamaan warga. (Poerba)