Beranda Ogan Ilir Puskesmas Kandis Ogan Ilir Luncurkan 6 Inovasi Pelayanan Kesehatan Prima 2026, Tingkatkan...

Puskesmas Kandis Ogan Ilir Luncurkan 6 Inovasi Pelayanan Kesehatan Prima 2026, Tingkatkan Akses dan Kualitas Layanan Masyarakat

16
0
1. Kepala Puskesmas Kandis Parida, SKM, MAP saat memperkenalkan enam inovasi Pelayanan Kesehatan Prima Tahun 2026 di Kabupaten Ogan Ilir.(Foto:Sandi/cimutnews.co.id)

OGAN ILIR, cimutnews.co.idPuskesmas Kandis Kabupaten Ogan Ilir meluncurkan 6 inovasi Pelayanan Kesehatan Prima Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Program yang diperkenalkan di wilayah kerja Puskesmas Kandis ini bertujuan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah diakses, dan berkualitas, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pelayanan kesehatan tingkat pertama di daerah.

Kepala Puskesmas Kandis Parida, SKM, MAP mengatakan bahwa inovasi pelayanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Puskesmas dalam menyesuaikan pelayanan kesehatan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Dengan adanya inovasi ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan pelayanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan berkualitas,” ujar Parida.

Ia menambahkan bahwa inovasi tersebut juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit serta pemanfaatan fasilitas kesehatan secara optimal.

Enam Program Inovasi Pelayanan Kesehatan

Dalam peluncuran tersebut, Puskesmas Kandis memperkenalkan enam program inovasi pelayanan kesehatan prima yang menyasar berbagai aspek kesehatan masyarakat, mulai dari pencegahan penyakit hingga pemantauan tumbuh kembang anak.

  1. Sistem Informasi Edukasi TB (SIMADU)
    Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai tuberkulosis (TB), baik terkait pencegahan maupun pengobatan. Informasi disampaikan melalui layanan pesan WhatsApp, sehingga pasien dapat mengakses edukasi kesehatan secara cepat dan praktis.
  2. Kelas Imunisasi
    Melalui program ini, petugas kesehatan melakukan kunjungan langsung ke rumah pasien yang tidak mengikuti kegiatan posyandu. Pendekatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya imunisasi bagi bayi dan balita.
  3. Bayi Cerdas
    Program ini berfokus pada sosialisasi dan skrining hipotiroid kongenital (SHK) guna mencegah gangguan tumbuh kembang anak serta risiko keterbelakangan mental sejak dini.
  4. Kurma Pahit
    Dalam program ini, petugas kesehatan melakukan kunjungan langsung kepada pasien yang terdeteksi hipertensi. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi tentang pencegahan serta pengobatan tekanan darah tinggi tanpa harus menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan.
  5. Dalang Antik (Daur Ulang Sampah Plastik)
    Program ini tidak hanya menyentuh aspek kesehatan, tetapi juga lingkungan. Masyarakat diajak untuk mengolah sampah plastik menjadi kerajinan tangan, sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kreativitas warga.
  6. Jelita Padu (Jemput Balita Tidak Datang Posyandu)
    Program ini dilakukan melalui kunjungan langsung ke rumah balita yang tidak hadir di posyandu. Tujuannya memastikan pemantauan kesehatan dan perkembangan anak tetap berjalan optimal.
Baca juga  Pasca Rusdi Tahar Mengundurkan Diri, Pengurus PAN OI Ikutan Mundur Massal

Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Menurut Parida, berbagai inovasi tersebut dirancang untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat, terutama dalam meningkatkan partisipasi warga terhadap program kesehatan pemerintah.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia serta mendukung berbagai program kesehatan yang telah dijalankan oleh Puskesmas Kandis.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan memanfaatkan layanan yang ada agar derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir semakin meningkat,” katanya.

Dengan berbagai inovasi tersebut, Puskesmas Kandis optimistis dapat menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima, profesional, dan humanis bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir pada tahun 2026. (Sandi)