Home Musi Banyuasin RAT KUD Sejahtera 2025, Bupati Toha Dorong Koperasi Jadi Motor Hilirisasi dan...

RAT KUD Sejahtera 2025, Bupati Toha Dorong Koperasi Jadi Motor Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani

31
0
Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet didampingi Ketua TP PKK Muba Hj Patimah Toha menghadiri RAT KUD Sejahtera Tahun Buku 2025 di Babat Toman. (Foto :Noto/cimutnews.co.id)

Muba, cimutnews.co.id — Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan. HM Toha Tohet, didampingi Ketua TP PKK Muba Patimah Toha, menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Unit Desa Sejahtera Tahun Buku 2025 yang digelar di Halaman Kantor KUD Sejahtera, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman, Kamis (29/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Toha mengapresiasi penyelenggaraan RAT sebagai wujud nyata komitmen koperasi dalam menerapkan prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, RAT merupakan forum tertinggi dalam kehidupan koperasi yang menjadi tolok ukur efektivitas kinerja pengurus dan pengelola. Forum ini juga menjadi ruang strategis bagi anggota untuk melakukan evaluasi sekaligus menentukan arah kebijakan koperasi ke depan.

“Rapat Anggota Tahunan ini sangat penting, bukan hanya sebagai kewajiban organisasi, tetapi juga sebagai sarana evaluasi dan penentuan arah kebijakan koperasi ke depan. Di sinilah semangat kebersamaan dan demokrasi ekonomi benar-benar dijalankan,” ujar Bupati Toha di hadapan ratusan anggota koperasi.

Bupati kebanggaan masyarakat Bumi Serasan Sekate itu juga memaparkan perkembangan koperasi di Kabupaten Musi Banyuasin. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 668 koperasi aktif, yang terdiri dari 446 koperasi/KUD dan 242 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di 15 kecamatan. Angka tersebut menunjukkan besarnya potensi koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal.

Dalam konteks tersebut, KUD Sejahtera dinilai memiliki posisi strategis. Selain telah berdiri cukup lama, koperasi ini dinilai konsisten memberikan manfaat nyata bagi anggotanya, khususnya petani sawit. “KUD Sejahtera menjadi contoh bagaimana koperasi bisa tetap eksis, maju, dan berprestasi. Saya minta seluruh peserta RAT mengikuti rapat ini dengan sungguh-sungguh serta memberikan masukan konstruktif demi kemajuan koperasi yang kita banggakan,” tegas Bupati.

Baca juga  Bupati Muba M. Toha Tohet Tinjau Proyek Jalan Strategis, Pastikan Kualitas dan Manfaat Infrastruktur

Apresiasi khusus juga disampaikan Bupati Toha atas prestasi KUD Sejahtera yang berhasil meraih Juara I Koperasi Berprestasi Jenis Koperasi Produsen tingkat Kabupaten Musi Banyuasin. Prestasi tersebut tidak terlepas dari peran aktif koperasi dalam mendukung program hilirisasi sawit, yang menjadi salah satu agenda strategis pembangunan daerah.

“KUD Sejahtera telah menjalin kemitraan pembangunan pabrik CPO dengan PT PUSSA. Ini merupakan satu-satunya koperasi primer di Sumatera Selatan, bahkan mungkin di tingkat nasional, yang memiliki pabrik CPO,” ungkap Bupati Toha. Menurutnya, langkah ini menunjukkan bahwa koperasi mampu naik kelas dan berperan sebagai pelaku utama dalam rantai industri kelapa sawit.

Tak berhenti di situ, KUD Sejahtera juga merencanakan pembangunan pabrik minyak makan merah. Inisiatif ini diyakini akan memberikan nilai tambah signifikan bagi petani sawit dibandingkan hanya menjual Tandan Buah Segar (TBS). “Keberadaan pabrik minyak makan merah akan menjadi solusi bagi petani, karena mampu meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum KUD Sejahtera Babat Toman Thamrin dalam laporannya menyampaikan bahwa pertanggungjawaban laporan keuangan dan fisik koperasi telah disahkan dan mendapat persetujuan anggota. Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan koperasi.

Thamrin menjelaskan, luasan kebun sawit KUD Sejahtera saat ini mengalami peningkatan dari 3.000 hektare menjadi 3.077 hektare, dan seluruh kebun telah memasuki masa produksi. Selain itu, pembangunan infrastruktur pendukung terus dilakukan, termasuk pengadaan alat berat untuk menunjang operasional kebun. “Pada tahun ini kami juga merencanakan pengadaan ambulans sebagai bagian dari pelayanan sosial kepada anggota,” ungkapnya.

Untuk target produksi, KUD Sejahtera menargetkan sekitar 72 ton pada tahun berjalan, dengan pembagian hasil sebesar 52 persen untuk petani. Ke depan, koperasi menargetkan pembagian hasil dapat meningkat hingga 60 persen seiring dengan optimalisasi produksi dan hilirisasi. “Terima kasih kepada Bapak Bupati yang di tengah kesibukannya tetap berkenan hadir di tengah petani dan anggota KUD Sejahtera. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berbenah dan maju,” ujarnya.

Baca juga  Palembang Akhiri Penantian 23 Tahun, Raih Emas Sepak Bola Porprov Sumsel XI 2025

RAT KUD Sejahtera ini juga dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Asisten I Setda Muba H Ardiansyah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Muba Zulkarnain, Kepala Dinas Perkebunan Muba Bustanul Arifin, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba Hendra Tris Tomy, Camat Babat Toman Darwin, unsur TNI-Polri, serta perwakilan perusahaan dan perbankan mitra koperasi.

Melalui forum RAT ini, Pemkab Muba menegaskan dukungannya terhadap koperasi sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Dengan tata kelola yang baik, inovasi berkelanjutan, dan dukungan hilirisasi, koperasi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Musi (Noto)