Beranda Palembang RSUD Siti Fatimah Resmi Naik Status Menjadi Rumah Sakit Tipe A, Sumsel...

RSUD Siti Fatimah Resmi Naik Status Menjadi Rumah Sakit Tipe A, Sumsel Mantapkan Langkah Menuju Pusat Health Tourism

69
0
Peninjauan fasilitas medis modern setelah peresmian status Tipe A. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian penting di bidang kesehatan setelah RSUD Siti Fatimah resmi ditetapkan sebagai Rumah Sakit Tipe A. Penetapan ini diumumkan dalam acara peresmian yang berlangsung di Aula Lantai 10 RSUD Siti Fatimah, Senin (17/11/2025), dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru.

Kenaikan tipologi ini menjadi sejarah baru bagi rumah sakit yang sejak diresmikan pada tahun 2018 berstatus Tipe B. Melalui serangkaian penilaian ketat dari kementerian yang meliputi layanan spesialistik, SDM, fasilitas medis, dan kelengkapan manajemen pelayanan, RSUD Siti Fatimah berhasil memenuhi seluruh persyaratan sebagai rumah sakit dengan standar tertinggi di Indonesia.

Puncak Pencapaian dari Proses Panjang

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tenaga kesehatan, tim manajemen, serta pihak-pihak yang terlibat dalam perjalanan panjang peningkatan mutu RSUD Siti Fatimah. Menurutnya, keberhasilan ini bukan sekadar capaian institusi, tetapi kebanggaan bersama masyarakat Sumsel.

“Selamat atas naik tingkatnya tipologi rumah sakit dari Tipe B menjadi Tipe A. Kenaikan tingkat tentu bersamaan dengan tanggung jawab yang lebih besar,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa ijazah pencapaian seperti ini hanya akan bermakna apabila dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan yang konsisten. Dengan status Tipe A, RSUD Siti Fatimah kini dituntut memberikan pelayanan kesehatan setara rumah sakit nasional unggulan lainnya.

Gubernur juga menyoroti dedikasi para tenaga kesehatan yang telah bekerja tanpa kenal lelah, terutama selama masa-masa sulit pandemi dan pemulihan kesehatan masyarakat. Menurutnya, komitmen tersebut menjadi fondasi utama bagi rumah sakit untuk mencapai akreditasi tertinggi.

Sejarah Perjalanan Menuju Tipe A

Direktur RSUD Siti Fatimah, dr. Syamsuddin Isaac, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas pengakuan resmi tersebut. Ia menjelaskan bahwa status Tipe A bukanlah garis akhir, melainkan awal dari komitmen baru dalam meningkatkan kualitas layanan yang profesional, ramah pasien, dan berbasis teknologi modern.

Baca juga  WNA Asal Pakistan Jadi Korban Dukun Palsu, Rugi Rp7 Juta dan Lapor ke Polrestabes Palembang

Sejak diresmikan pada 23 Juni 2018, rumah sakit telah melalui berbagai tahapan pembangunan gedung, penambahan fasilitas, rekrutmen tenaga spesialis, serta proses akreditasi yang dilakukan secara bertahap. Evaluasi berkala dari Kementerian Kesehatan memastikan bahwa rumah sakit selalu berada pada jalur peningkatan mutu.

Kini, dengan ditetapkannya status Tipe A, RSUD Siti Fatimah resmi tergabung dalam jajaran rumah sakit rujukan tertinggi di Sumatera Selatan. Status ini memungkinkan rumah sakit untuk memberikan layanan super spesialistik, menangani kasus kompleks, hingga menjadi pusat pendidikan profesi kesehatan.

Pelayanan Humanis Menjadi Kunci Utama

Di balik berbagai fasilitas fisik dan teknologi tinggi, Gubernur Herman Deru menekankan pentingnya pelayanan humanis sebagai elemen yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, masyarakat harus merasakan pelayanan kesehatan yang tidak hanya lengkap, tetapi juga cepat, tepat, dan penuh empati.

“Prestasi tanpa peningkatan pelayanan tidak akan berarti banyak bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap status baru ini menjadi energi positif untuk terus meningkatkan standar pelayanan, sehingga RSUD Siti Fatimah dapat bersaing secara nasional maupun regional dalam memberikan layanan prima.

Menguatkan Peran Sumsel sebagai Pusat Health Tourism

Momen bersejarah ini juga dimanfaatkan oleh Gubernur Herman Deru untuk kembali menegaskan visi Sumatera Selatan menjadi pusat Health Tourism atau wisata kesehatan. Ia menyebut RSUD Siti Fatimah sebagai salah satu pilar penting dalam mewujudkan destinasi layanan kesehatan unggulan yang aman, modern, dan terjangkau.

Dengan peningkatan status ini, berbagai layanan spesialistik dan fasilitas rawat inap modern yang dimiliki rumah sakit diharapkan mampu menarik minat masyarakat dari luar daerah untuk berobat di Sumsel.

“Sumsel harus menjadi tujuan layanan kesehatan yang bukan hanya dipercaya secara lokal, tetapi juga oleh masyarakat provinsi lain,” kata Herman Deru.

Baca juga  MTQ XXXI Kota Palembang Resmi Dibuka, Wali Kota Tekankan Nilai Al-Qur’an Harus Membumi di Kehidupan

Ia juga mendorong rumah sakit lain di Sumsel untuk terus berbenah guna meningkatkan mutu layanan sehingga program Health Tourism dapat berjalan optimal.

Dukungan Pemerintah dan Harapan ke Depan

Pemprov Sumsel memastikan akan terus memberikan dukungan, baik melalui peningkatan anggaran kesehatan, penyediaan sarana medis, maupun penguatan sistem manajemen kesehatan di seluruh rumah sakit daerah. Gubernur berharap status Tipe A RSUD Siti Fatimah menjadi inspirasi bagi fasilitas kesehatan lain untuk terus berkembang dan berinovasi.

Acara peresmian ditutup dengan peninjauan fasilitas rumah sakit oleh Gubernur bersama jajaran manajemen. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memastikan pelayanan kesehatan di Sumsel terus meningkat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Poerba)