Beranda Ekonomi SMEXPO Jakarta 2025 Catat Transaksi Lebih dari Rp1,2 Miliar, UMKM Lokal Unjuk...

SMEXPO Jakarta 2025 Catat Transaksi Lebih dari Rp1,2 Miliar, UMKM Lokal Unjuk Kekuatan di Blok M Hub

54
0
Suasana meriah SMEXPO Jakarta 2025 di Blok M Hub dengan ornamen Betawi penuh warna. (Foto: Timred/CN)

Jakarta, cimutnews.co.id — Suasana Blok M Hub pada Jumat (14/11) berubah semakin meriah. Ornamen kembang kelapa berwarna-warni khas Betawi menghiasi setiap sudut area acara, menjadi simbol penyambutan UMKM kreatif dari berbagai daerah dalam gelaran SMEXPO Jakarta 2025. Pameran yang melibatkan 35 UMKM binaan Pertamina ini langsung mencatatkan capaian manis di hari pertama: transaksi lebih dari Rp1,2 miliar dari penjualan ritel maupun kerja sama business-to-business (B2B).

Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa produk lokal tidak hanya digemari oleh masyarakat dalam negeri, tetapi juga mulai menembus pasar global. Salah satu penyumbang terbesar datang dari PT Export Tani Nusantara, yang berhasil mendapatkan komitmen transaksi lebih dari Rp1 miliar untuk penjualan 36 ton biji pinang dari buyer asal Maladewa. Selain transaksi B2B, mereka juga mencatatkan penjualan ritel lebih dari Rp40 juta di hari pertama.

Produk Lokal Semakin Kompetitif di Pasar Global

Ketua Dekranasda Provinsi DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, memberikan apresiasi langsung terhadap penyelenggaraan SMEXPO 2025 yang menampilkan kekuatan dan kreativitas UMKM nasional.

Kami mengapresiasi kehadiran Pertamina dalam gelaran ini karena mampu mendorong UMKM lokal untuk tumbuh, berkembang, dan berdaya saing global. UMKM memiliki peranan strategis, bukan hanya meningkatkan kualitas hidup keluarga, tetapi juga berkontribusi besar bagi pembangunan dan kesejahteraan bangsa,” ungkap Hani.

Ia menilai SMEXPO tidak hanya menjadi panggung promosi, tetapi juga ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas jejaring pasar.

Pemberdayaan Womenpreneur Jadi Sorotan SMEXPO

Tidak hanya sekadar pameran produk, SMEXPO Jakarta 2025 juga menjadi momentum penting untuk menyoroti kontribusi womenpreneur. Ketua Umum Persatuan Wanita Patra (PWP), Priscilia Simon Mantiri, menyampaikan kebanggaannya terhadap kiprah para pengusaha perempuan yang tampil dalam acara tersebut.

Baca juga  Disperindagkop Muratara Gandeng Indomaret, Buka Peluang UMKM Lokal Tembus Pasar Ritel Modern

Hadirnya SMEXPO bukan sekadar ruang pameran karya. Ini juga wadah bagi womenpreneur untuk semakin produktif, percaya diri, dan mampu mengembangkan potensi diri. Ketika perempuan diberdayakan, mereka akan menunjukkan kualitas, kreativitas, dan kontribusi nyata bagi ekonomi bangsa,” ujarnya.

SMEXPO Jakarta merupakan bagian dari roadshow SMEXPO Regional 2025. Rangkaian kegiatan dimulai dari SMEXPO Merah Putih di Grha Pertamina Jakarta pada 11–15 Agustus 2025, kemudian dilanjutkan ke Yogyakarta, Bandung, Palembang, Surabaya, hingga Jakarta. Puncaknya akan digelar dalam SMEXPO Nasional di Tangerang yang menjadi ajang mempertemukan keberagaman UMKM Indonesia dalam satu panggung kreatif dan inovatif.

Pertamina Dorong UMKM ‘Lokal Jadi Vokal’

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menegaskan bahwa SMEXPO merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam mendorong UMKM naik kelas. Melalui pendampingan berjenjang, Pertamina membantu UMKM agar bisa menembus pasar global.

Pertamina berkomitmen untuk terus mendorong para pelaku UMKM memiliki kemandirian ekonomi. Kami memberikan pembinaan agar produk mereka menjangkau pasar lebih luas, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga hingga mancanegara. Dari ‘Lokal jadi Vokal’, harapannya program ini mampu membangun kekuatan mikro-ekonomi yang dapat memicu pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Arya.

Program Pembinaan untuk Perempuan Pengusaha

Dukungan Pertamina terhadap pemberdayaan UMKM perempuan juga terlihat melalui program PFpreneur, salah satu program pembinaan yang difokuskan untuk womenpreneur. Melalui PFpreneur, pelaku UMKM perempuan diberikan penguatan dasar kewirausahaan hingga pengembangan kemampuan bisnis.

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menambahkan bahwa peserta UMKM yang tampil di SMEXPO merupakan hasil pembinaan berjenjang.

Binaan yang tampil di SMEXPO merupakan buah dari pembinaan UMKM Pertamina yang berkelanjutan. Dimulai dari program PFpreneur yang menjadi fondasi kewirausahaan bagi womenpreneur. Setelah itu, mereka melanjutkan pembinaan ke UMK Academy untuk mempersiapkan diri bersaing di kancah global, termasuk pasar ekspor,” jelas Agus.

Baca juga  Dari Songket ke Batik Betuah: Perjalanan Ekonomi Kreatif Suhaemi di Ujung Dusun OKI

Meningkatkan Daya Saing UMKM Indonesia

Gelaran SMEXPO Jakarta 2025 semakin memperkuat posisi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Dengan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas kreatif, UMKM kini memiliki akses lebih besar ke pasar global, teknologi, hingga pelatihan yang berkelanjutan.

Capaian transaksi di hari pertama menjadi bukti bahwa pasar internasional semakin melirik produk-produk lokal yang berkualitas. Di sisi lain, womenpreneur dan UMKM muda juga menunjukkan kreativitas dalam menciptakan produk bernilai tambah.

Melalui wadah seperti SMEXPO, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM memperoleh kesempatan memperluas jaringan bisnis sekaligus menguatkan fondasi ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (Timred/CN)