Beranda Utama Bakesbangpol Kabupaten Blitar Luncurkan Inovasi “SPaDA” Untuk Kuatkan Wawasan Kebangsaan Dan Karakter...

Bakesbangpol Kabupaten Blitar Luncurkan Inovasi “SPaDA” Untuk Kuatkan Wawasan Kebangsaan Dan Karakter Bangsa

85
0
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blitar meluncurkan inovasi berupa Dialog Interaktif : Suara Pelajar Pasti Didengar (SPaDa) pada hari Kamis, 20 November 2025 di Café Hall Kampung Coklat. (Foto:Fm/cimutnews.co.id)

Blitar, Cimutnews.co.id, Di tengah dinamika globalisasi, perkembangan teknologi, serta tantangan ideologi transnasional, penguatan wawasan kebangsaan dan karakter bangsa menjadi kebutuhan yang mendesak.

Generasi muda terutama Pelajar dan masyarakat luas perlu memiliki pemahaman yang utuh tentang nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, serta jati diri bangsa Indonesia.

Dilatarbelakangi hal tersebut, maka dalam rangka memperkuat Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blitar meluncurkan inovasi berupa Dialog Interaktif : Suara Pelajar Pasti Didengar (SPaDa) pada hari Kamis, 20 November 2025 di Café Hall Kampung Coklat.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso, S.STP, M.Si menyampaikan Pelajar merupakan bagian penting dari generasi penerus bangsa yang memiliki potensi besar dalam mewarnai arah pembangunan baik di daerah maupun nasional.
(Foto:Fm/cimutnews.co.id)

Kepala Kesbangpol Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso, S.STP, M.Si menyampaikan Pelajar merupakan bagian penting dari generasi penerus bangsa yang memiliki potensi besar dalam mewarnai arah pembangunan baik di daerah maupun nasional.

Di tengah perkembangan era digital, arus informasi yang begitu cepat serta dinamika sosial yang semakin kompleks, menuntut pelajar untuk memiliki ruang yang aman, inklusif, dan konstruktif dalam menyampaikan aspirasi, ide, serta gagasan.

Namun dalam realitasnya, suara pelajar sering kali belum mendapatkan perhatianyang optimal, baik di lingkungan sekolah maupun dalam konteks kehidupan bermasyarakat.

Fenomena seperti Fear Of Missing Out (FOMO) atau rasa takut ketinggalan sesuatu yang viral, menurunnya rasa nasionalisme, kurangnya kepedulian sosial, meningkatnya intoleransi, dan lemahnya disiplin menjadi indikator perlunya program dan kegiatan yang sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan dalam membangun perilaku kebangsaan yang kokoh,” tegas Kepala Bakesbang Suhendro.

SPaDa merupakan inovasi yang digagas Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Bakesbangpol Kabupaten, Arisanti, S.STP, MM.

Kegiatan ini diharapkan sebagai wadah untuk memperkuat partisipasi generasi muda terutama di tingkat Pelajar SLTA sederajat dalam proses pembentukan karakter, peningkatan wawasan kebangsaan, dan penanaman nilai-nilai demokrasi.

Baca juga  Bupati OKI Sidak Pasar, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Idul Fitri

Dialog ini dirancang untuk membuka ruang komunikasi dua arah antara pelajar, pendidik yang diwakili Bapak Ibu Guru Pembina Bimbingan Konseling (BK), dan pemangku kepentingan terkait sehingga berbagai persoalan dan usulan dapat disampaikan dan dipecahkan secara komprehensif.

Kegiatan ini diikuti 45 SMA/SMK dibawah Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan 10 MA dibawah Kemenag Kabupaten Blitar.

Menghadirkan Narasumber dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya, Mayuko Galuh Mahardika, S.IP, M.IP; Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Blitar, Lestari S.Ag; dan Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Organisasi Kesbangpol Kabupaten Blitar, Anik Nursiamah, AP, MM.

Para Narasumber berharap dari kegiatan seperti ini terbentuk individu yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan moral, serta mampu menjadi agen pemersatu bangsa.(fm)