Home Olahraga Dua Atlit FPTI PALI Raih Medali di Kejuaraan Nasional HIMPALA Bahtera Buana...

Dua Atlit FPTI PALI Raih Medali di Kejuaraan Nasional HIMPALA Bahtera Buana 2025

47
0
Dua atlet panjat tebing PALI menunjukkan medali yang mereka raih pada Kejuaraan HIMPALA Bahtera Buana Wall Climbing Competition 2025. (Foto: Sholihin/cimutnews.co.id)

PALI, cimutnews.co.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet panjat tebing asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Dua atlet binaan Pengurus Kabupaten Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengkab FPTI) PALI berhasil membawa pulang medali dalam ajang HIMPALA Bahtera Buana Wall Climbing Competition 2025, sebuah kejuaraan tingkat nasional yang berlangsung pada 21–23 November 2025.

Kejuaraan yang digelar oleh Himpala Bahtera Buana (HBB) Politeknik Universitas Sriwijaya (Polsri) ini menjadi magnet bagi para pemanjat tebing dari berbagai daerah. Selain diikuti klub dan Pengkab FPTI se-Sumatera Selatan, peserta dari provinsi lain seperti Jambi, Lampung, dan Bengkulu turut meramaikan kompetisi bergengsi tersebut.

Rizka Claudia Putri Raih Emas, Keisya Bawa Pulang Perunggu

Dua atlet yang turun mewakili FPTI PALI adalah Rizka Claudia Putri dan Keisya Dwi Aurelia. Keduanya tampil gemilang di nomor pertandingan berbeda.

Rizka yang turun di nomor Lead OPA putri sukses meraih medali emas setelah mengungguli pesaing-pesaing kuat dari berbagai daerah. Performa stabil dan teknik yang rapi membuat Rizka tampil dominan sepanjang perlombaan.

Sementara itu, Keisya Dwi Aurelia juga tidak kalah membanggakan. Turun di nomor Boulder Umum Putri, Keisya berhasil menembus posisi tiga besar dan mengamankan medali perunggu. Meski menghadapi lawan-lawan tangguh, Keisya tampil penuh percaya diri dan mampu menyelesaikan sejumlah rute yang cukup menantang.

Capaian dua atlet ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di FPTI PALI terus menunjukkan hasil positif meski dengan berbagai keterbatasan fasilitas maupun pendanaan.

Ketua Pengkab FPTI PALI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan Berkelanjutan

Keberhasilan tersebut disambut hangat oleh Ketua Pengkab FPTI PALI, Ahmad Jhoni, SP, MM. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, serta manajemen tim yang tak pernah menyerah dalam berlatih maupun berlaga.

Baca juga  Tingginya Perceraian Tak Tercatat, Pengadilan Agama Dorong PALI Segera Sediakan Lahan

“Alhamdulillah atlet kita masih bisa meraih juara dan kemenangan di beberapa nomor pertandingan event nasional ini. Semoga ke depan, dengan pembinaan yang terus kita lakukan meski ada keterbatasan, atlet maupun Pengkab FPTI PALI mampu semakin mengharumkan nama kabupaten yang kita cintai,” ujar Jhoni, Minggu (23/11/2025).

Ia juga menuturkan bahwa prestasi dua atlet ini menjadi motivasi penting bagi para atlet lainnya agar tetap semangat berlatih. Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan akhir, melainkan proses panjang yang harus terus dijaga.

Ucapan Terima Kasih dan Harapan untuk Atlet PALI

Dalam kesempatan yang sama, Jhoni menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berjuang di arena kompetisi, termasuk tim manajer dan pelatih yang mendampingi mereka sejak awal.

“Terima kasih kepada Rizka dan Keisya yang telah meraih kemenangan. Untuk atlet lain, tetaplah berbesar hati dan terus berlatih. Kita harus sama-sama berjuang mengharumkan nama PALI,” ujarnya.

Menurut Jhoni, pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci agar FPTI PALI tetap mampu menghasilkan atlet berprestasi di masa depan. Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah, stakeholder olahraga, dan masyarakat semakin kuat agar dunia panjat tebing PALI semakin berkembang.

Kompetisi Tingkat Nasional yang Jadi Ajang Pembuktian

HIMPALA Bahtera Buana Wall Climbing Competition 2025 sendiri merupakan salah satu event yang cukup ditunggu para pegiat panjat tebing di Sumatera Selatan dan sekitarnya. Setiap tahun, kompetisi ini selalu menghadirkan tantangan baru dengan jalur-jalur panjat yang dirancang profesional.

Dengan hadirnya banyak peserta dari luar provinsi, ajang ini menjadi wadah penting untuk mengukur kemampuan atlet di level nasional. Tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental, kelincahan, strategi membaca rute, dan kekuatan daya tahan.

Baca juga  Gubernur Sumsel Herman Deru Terima Kunjungan PBSI, Dorong Prestasi Bulu Tangkis hingga Level Dunia

Bagi FPTI PALI, torehan medali di kompetisi ini menunjukkan bahwa potensi atlet lokal sangat besar. Ke depan, diharapkan semakin banyak wajah baru dari PALI yang mampu tampil di podium nasional maupun internasional.

FPTI PALI Terus Berkomitmen Melahirkan Atlet Berprestasi

Meski masih memiliki keterbatasan sarana latihan, FPTI PALI terus menegaskan komitmennya untuk melakukan pembinaan secara intensif. Latihan rutin, evaluasi berkala, dan keikutsertaan dalam berbagai event regional hingga nasional menjadi strategi utama pengembangan atlet.

Dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah sangat diperlukan agar olahraga panjat tebing di PALI semakin maju. FPTI PALI bertekad melahirkan lebih banyak atlet potensial yang dapat membanggakan daerah, baik di ajang resmi PB FPTI maupun kompetisi nonformal lainnya.

Keberhasilan Rizka dan Keisya menjadi inspirasi bagi generasi muda PALI bahwa prestasi dapat diraih dengan latihan yang disiplin, semangat yang kuat, serta dukungan lingkungan yang positif. (Sholihin)