
Muba, cimutnews.co.id – Antusiasme warga Kecamatan Babat Toman benar-benar terasa ketika Bupati Musi Banyuasin, H M Toha Tohet SH, bersama Ketua TP-PKK Muba, Hj Patimah Toha, melakukan kunjungan kerja dan bersilaturahmi dengan masyarakat setempat, Senin (8/12/2025). Kehadiran rombongan Pemkab Muba kali ini membawa kabar penting bagi warga, yakni peresmian Gedung Serbaguna Desa Beruge serta launching mobil operasional desa yang diharapkan memperkuat pelayanan publik hingga ke pelosok.
Ratusan warga sejak pagi terlihat memadati lokasi kegiatan. Mereka datang tidak hanya untuk menyambut orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate itu, tetapi juga menyaksikan langsung peresmian fasilitas publik yang telah lama mereka nantikan. Turut hadir mendampingi Bupati, Kabag Prokopim Setda Muba M Agung Perdana SSTP MSi, Camat Babat Toman Heru Kharisma SIP MSi, para camat, kepala desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Gedung Serbaguna Diharapkan Jadi Pusat Aktivitas Masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Toha menyampaikan apresiasi atas tuntasnya pembangunan Gedung Serbaguna Desa Beruge. Fasilitas ini, menurutnya, harus menjadi ruang publik yang mempersatukan berbagai aktivitas masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, kami menyambut baik diresmikannya gedung serbaguna ini. Saya berharap gedung ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan,” ujar Bupati Toha.
Ia menegaskan bahwa gedung yang dibangun untuk masyarakat harus dijaga bersama dan digunakan seluas-luasnya untuk kepentingan sosial, budaya, keagamaan, hingga pertemuan resmi desa.
“Mari kita manfaatkan gedung ini sebagai ruang bersama yang menunjang kemajuan desa. Karena fasilitas publik akan bernilai lebih apabila dirawat dan digunakan dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Gedung ini juga diharapkan menjadi pusat kreatifitas dan inovasi masyarakat Desa Beruge, khususnya bagi generasi muda yang tengah membangun berbagai kegiatan positif.
Mobil Operasional Desa untuk Pelayanan Lebih Cepat dan Responsif
Selain meresmikan gedung serbaguna, momentum penting lainnya adalah peluncuran mobil operasional desa. Bupati Toha menekankan bahwa keberadaan mobil tersebut bukan sekadar penambahan aset, tetapi instrumen penting untuk mempercepat pelayanan publik.
“Kehadiran mobil ini menjadi sarana penting dalam mendukung pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan responsif. Mobil ini harus digunakan untuk kepentingan masyarakat, mulai dari kesehatan, administrasi, hingga layanan mendesak lainnya,” jelasnya.
Ia mengingatkan perangkat desa agar memastikan kendaraan operasional digunakan untuk kepentingan pelayanan, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Camat Babat Toman: Tujuh Desa Terima Unit Mobil Operasional Tahap Pertama
Camat Babat Toman, Heru Kharisma SIP MSi, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati atas perhatian besar yang diberikan kepada kecamatan yang ia pimpin. Ia menjelaskan bahwa pada tahap pertama ini, sebanyak tujuh unit mobil operasional desa telah dialokasikan untuk desa-desa di Babat Toman.
“Program mobil operasional ini tidak akan terwujud tanpa dukungan penuh dari Pak Bupati. Menariknya, pengadaan mobil dilakukan langsung oleh pemerintah desa, menunjukkan bahwa desa kita semakin mandiri dalam pengelolaan keuangan,” jelas Heru.
Heru juga menyinggung mengenai Gedung Serbaguna Beruge. Ia mengatakan bahwa bangunan tersebut mulai dikerjakan pada akhir 2023 dan telah digunakan masyarakat sejak 2024. Meski begitu, aspirasi warga untuk meningkatkan kapasitas gedung terus disampaikan.
Aspirasi Warga: Perluasan Gedung dan Perbaikan Jalan
Tokoh masyarakat Beruge, Syamsul, yang turut hadir, menyampaikan langsung kepada Bupati mengenai harapan warga terkait fasilitas desa.
“Gedung ini sudah sering digunakan, tetapi kapasitasnya masih terbatas. Kami berharap ada penambahan atap atau perluasan supaya bisa menampung lebih banyak warga. Selain itu, kami mohon perhatian mengenai perbaikan jalan desa kami,” ungkapnya.
Aspirasi tersebut disambut baik oleh Bupati Toha yang berkomitmen untuk terus menampung masukan warga sebagai bahan evaluasi pembangunan daerah.
Penyerahan Bantuan Rumah Layak Huni dan Mobil Operasional
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bupati Toha juga menyerahkan bantuan program rumah layak huni dari Dinas Sosial Muba kepada empat penerima manfaat asal Desa Beruge, masing-masing menerima bantuan senilai Rp 50 juta.
Penyerahan simbolis mobil operasional desa kemudian diberikan kepada Ketua APDESI Kabupaten Muba, Rahmat Hidayat, sebagai tanda dimulainya distribusi kendaraan ke desa-desa penerima.
Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah Jadi Kunci Pembangunan
Di akhir kegiatan, Bupati Toha kembali menekankan bahwa keberhasilan pembangunan di Musi Banyuasin tidak terlepas dari sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi pemerintah daerah dan masyarakat adalah kuncinya. Kita semua harus berjalan bersama, bahu membahu untuk mewujudkan Muba yang semakin maju,” ujar Bupati Toha.
Kunjungan kerja ini ditutup dengan dialog bersama warga serta peninjauan fasilitas desa. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat gotong royong menjadi gambaran eratnya hubungan pemerintah dan masyarakat Babat Toman. (Noto)

















