Beranda Olahraga SSB Palembang Soccer Skill U12 Akhiri Liga Arena Palembang 2025 dengan Hasil...

SSB Palembang Soccer Skill U12 Akhiri Liga Arena Palembang 2025 dengan Hasil Imbang Tanpa Gol

72
0
Pemain SSB PSS U12 berpose sebelum pertandingan penutup Liga Arena Palembang 2025. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id – Perjalanan Sekolah Sepak Bola (SSB) Palembang Soccer Skill (PSS) U12 di Liga Arena Palembang 2025 resmi berakhir dengan catatan satu poin pada laga pamungkas. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kamboja, Palembang, Kamis (25/12/2025) pagi, skuad berjuluk Laskar Menyala harus puas bermain imbang 0-0 melawan SSB SAS.

Meski tanpa gol, laga ini tetap menjadi ajang pembuktian bagi para pemain muda PSS U12. Mereka tampil disiplin, menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang kompetisi, serta menjaga konsistensi permainan hingga menit terakhir.

Tampil dengan Komposisi Terbaik

Pada pertandingan terakhir ini, pelatih Deny Saputra menurunkan kekuatan penuh sejak menit awal. Di bawah mistar gawang, Fadil dipercaya sebagai kiper utama. Duet bek tengah Tommy dan Andra menjadi penopang lini pertahanan yang tampil rapi dan tidak mudah ditembus lawan. Di sisi kiri, Dabith yang dikenal dengan kaki kidalnya tampil disiplin menjaga area pertahanannya. Sementara di kanan ada Nathan yang agresif dalam membantu serangan.

Lini tengah dipercayakan kepada tiga gelandang muda: Fadil P, Rafif, dan Dhio. Ketiganya bertugas membaca permainan, mengatur ritme, sekaligus menjadi penghubung antarlini. Pergerakan mereka cukup efektif dalam menahan tekanan lawan dan membuka peluang serangan.

Untuk juru gedor, Fabian diplot sebagai penyerang utama. Ia ditemani dua winger cepat: Zaki Fairus—yang akrab disapa Oleng—dan Munzir. Trio lini depan ini beberapa kali mengancam pertahanan lawan meski belum membuahkan gol.

Rotasi Cerdas di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, tim pelatih melakukan beberapa pergantian untuk menjaga stamina dan tempo permainan. Abizar masuk menggantikan Nathan di posisi bek kanan. Fabian juga ditarik untuk memberi kesempatan kepada Afif sebagai ujung tombak baru. Perubahan juga dilakukan di bawah mistar, dengan masuknya Dhaffa menggantikan Fadil.

Baca juga  Rakornas Korpri ke-XVII di Palembang: Dorong ASN Solid dan Produktif, BKN Luncurkan Inovasi Atribut Seragam Nasional

Pergantian berlanjut di pertengahan laga. Arif masuk menggantikan Rafif untuk menambah energi di lini tengah, sementara Adtya masuk sebagai pengganti Zaki Fairus di sektor sayap.

Rotasi ini membuat permainan PSS tetap hidup. Bahkan, peluang terbaik mereka justru hadir di babak kedua melalui aksi Afif, striker kelahiran 2014 yang bermain untuk kategori U11. Memanfaatkan kelengahan pertahanan lawan, Afif berdiri bebas di depan gawang. Sayang, sepakan kaki kanannya masih melenceng tipis dari gawang SAS.

Meski beberapa peluang tercipta, hingga wasit meniup peluit panjang, skor tetap tidak berubah 0-0.

Pelatih: Anak-anak Bermain Enjoy dan Disiplin

Pelatih SSB PSS U12, Deny Saputra, mengaku tetap puas dengan hasil akhir. Baginya, inti dari kompetisi ini adalah proses dan perkembangan pemain.

“Alhamdulillah, apa pun hasilnya tetap kita syukuri. Anak-anak bermain enjoy, tanpa beban, disiplin, dan mampu menerapkan instruksi pelatih dengan baik,” ujarnya selepas pertandingan.

Deny menambahkan, hasil imbang ini bukan gambaran dari kurangnya kualitas, tetapi justru menjadi indikator bahwa para pemain semakin matang dalam membaca permainan. Ia berharap momentum positif ini terus berlanjut pada turnamen berikutnya.

Apresiasi dari Manajemen: Liga Arena Penting untuk Jam Terbang Pemain Muda

Wakil Ketua SSB PSS, Gus Munir, S.T., juga memberikan apresiasi atas perjuangan tim sepanjang kompetisi. Menurutnya, penyelenggaraan Liga Arena Palembang oleh Askot PSSI Palembang menjadi ruang yang sangat bernilai bagi pembinaan sepak bola usia dini.

“Kompetisi ini sangat penting untuk menambah jam terbang pemain muda. Mereka belajar menghadapi tekanan, menjaga mental bertanding, serta memahami ritme kompetisi yang sesungguhnya,” ujar pria yang juga menjabat sebagai General Manager OKU Ekspres tersebut.

Gus Munir berharap Liga Arena terus konsisten digelar setiap tahun, sehingga pembinaan usia dini di Kota Palembang semakin maju dan melahirkan bibit unggul di masa depan.

Baca juga  Kecelakaan Beruntun Truk Fuso di Bener Meriah Diduga Rem Blong, 6 Kendaraan Rusak, Kerugian Capai Rp70 Juta

Perjalanan PSS U12: Progres Positif Sepanjang Musim

Liga Arena Palembang 2025 menjadi panggung bagi para pemain muda PSS untuk menunjukkan kemampuan mereka. Meski hasil akhir tidak selalu memuaskan, progres tim terlihat dari cara bermain yang semakin solid, terstruktur, dan penuh semangat juang.

Kesempatan tampil melawan berbagai tim kuat juga memberi pengalaman yang tak ternilai. Para pemain belajar bagaimana menjaga konsistensi, memahami taktik, hingga mengontrol emosi saat pertandingan berlangsung.

Dengan berakhirnya kompetisi ini, SSB PSS U12 berencana kembali fokus pada latihan rutin untuk persiapan turnamen berikutnya. Pelatih dan manajemen berharap mencetak lebih banyak pemain potensial yang kelak dapat bersaing di level lebih tinggi. (Poerba)