
Lubuk Linggau, cimutnews.co.id — Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru kembali turun langsung bertemu masyarakat melalui agenda rutin Safari Jumat. Kali ini, Gubernur melaksanakan salat Jumat sekaligus bersilaturahmi bersama warga di Masjid Anniyaturohimin, Kota Lubuk Linggau, Jumat (26/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Herman Deru turut didampingi Wali Kota Lubuk Linggau Rahmat Hidayat serta Anggota DPR RI Fauzi Amro.
Kedatangan orang nomor satu di Sumsel itu disambut hangat oleh pengurus masjid, tokoh masyarakat, dan jamaah yang hadir. Sejak rombongan tiba, suasana penuh keakraban terlihat jelas. Warga memberikan apresiasi atas kunjungan langsung Gubernur, yang dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan umat dan kondisi sarana ibadah.
Safari Jumat sendiri telah menjadi agenda berkelanjutan Pemerintah Provinsi Sumsel sebagai wadah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung, terutama terkait pembangunan masjid dan fasilitas keagamaan.
Pengurus Masjid Sampaikan Harapan Penyempurnaan Pembangunan
Ketua Pengurus Masjid Anniyaturohimin, Karlan Bahar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan Gubernur Herman Deru. Ia mengungkapkan, masjid yang menjadi salah satu pusat kegiatan ibadah masyarakat Kalidoni tersebut masih membutuhkan penyempurnaan pembangunan.
Menurut Karlan, beberapa bagian yang belum rampung antara lain:
- Pembangunan menara masjid,
- Pemasangan pintu dan pagar,
- Perbaikan rumah marbot yang sudah mulai rusak.
Ia berharap, melalui agenda Safari Jumat ini, pemerintah dapat memberikan dukungan untuk menyelesaikan pembangunan fisik masjid tersebut.
“Kami memahami kepedulian Bapak Gubernur terhadap rumah ibadah. Masjid kami masih membutuhkan penyempurnaan di beberapa bagian penting. Kami berharap ada bantuan agar proses pembangunan bisa selesai dengan baik,” ujar Karlan.
Aspirasi tersebut disampaikan langsung saat dialog bersama Gubernur, yang dengan seksama mendengarkan penjelasan pengurus masjid.
Safari Jumat: Komitmen Sejak 2005 untuk Menyentuh Langsung Kebutuhan Umat
Menanggapi penyampaian aspirasi itu, Gubernur Herman Deru menjelaskan bahwa Safari Jumat bukan hanya agenda seremonial, tetapi sudah menjadi komitmen pribadinya sejak menjabat sebagai Bupati OKU Timur pada tahun 2005.
Ia menegaskan, dari masa ke masa, kondisi masjid di Sumsel sangat beragam. Ada masjid yang membutuhkan perbaikan sound system, penguatan status lahan, hingga pembangunan fisik seperti kubah, pagar, atau tempat wudu.
“Di Sumsel ada sekitar 38 ribu masjid. Masing-masing punya persoalan yang berbeda. Safari Jumat ini menjadi cara saya melihat langsung kondisi masjid dan mendengar apa yang dibutuhkan jamaah,” jelas Herman Deru.
Ia menegaskan bahwa pembangunan masjid bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagaimana rumah ibadah tersebut dapat menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan agama, dan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Bantuan Diserahkan untuk Penyelesaian Menara dan Fasilitas Penting Masjid
Sebagai bentuk nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Gubernur Herman Deru menyerahkan bantuan dana pembangunan untuk mendukung penyelesaian beberapa bagian Masjid Anniyaturohimin. Bantuan itu diprioritaskan bagi pembangunan menara, pemasangan pintu, serta pagar masjid yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak.
Herman Deru berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pengurus masjid agar pembangunan bisa segera dirampungkan.
“Masjid bukan hanya tempat salat, tetapi tempat pembinaan umat. Melalui bantuan ini, saya berharap pembangunan Masjid Anniyaturohimin bisa cepat selesai, sehingga jamaah semakin nyaman dan masjid ini semakin makmur,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel terus berupaya hadir membantu pembangunan sarana ibadah di seluruh kabupaten/kota, sebagai bagian dari komitmen pembangunan daerah yang inklusif dan merata.
Jamaah Apresiasi Kehadiran Gubernur
Kehadiran Herman Deru dalam Safari Jumat ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat dan jamaah yang hadir. Mereka menilai kunjungan langsung Gubernur merupakan wujud kedekatan dengan masyarakat serta komitmen untuk mendengar kebutuhan umat secara langsung.
Bagi warga, Safari Jumat menjadi momentum positif karena aspirasi terkait pembangunan sarana ibadah dapat langsung tersampaikan kepada pemimpin daerah.
Suasana hangat juga terlihat setelah salat Jumat, ketika Gubernur menyapa warga, berdialog ringan, dan mendengarkan berbagai masukan seputar pembangunan wilayah Kota Lubuk Linggau. (Amin)


















