Beranda Nusantara Gubernur Banten dan Kapolda Ikuti Video Conference Operasi Lilin 2025, Pastikan Pengamanan...

Gubernur Banten dan Kapolda Ikuti Video Conference Operasi Lilin 2025, Pastikan Pengamanan Tahun Baru Berjalan Kondusif

80
0
Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolda Irjen Pol Hengki saat mengikuti video conference Operasi Lilin 2025 di Gedung Negara Banten. (Foto: timred/CN)

Banten, cimutnews.co.id — Gubernur Banten Andra Soni bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten, Irjen Pol Hengki, mengikuti konferensi video (video conference) terkait pelaksanaan Operasi Lilin 2025 yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Rabu (31/12/2025) malam.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan K.H. Syamun No. 5, Kota Baru, Serang, dan menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan pengamanan menjelang pergantian Tahun Baru 2026.

Gedung Negara Difungsikan Sebagai Pos Pemantauan Natal dan Tahun Baru

Gedung Negara Provinsi Banten kembali difungsikan secara strategis sebagai pos pemantauan dan pelayanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026. Dari lokasi ini, Gubernur Andra Soni dan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), memantau langsung kesiapan pengamanan di seluruh wilayah hukum Provinsi Banten.

Pemantauan tersebut dilakukan secara terstruktur untuk memastikan seluruh jajaran aparat keamanan siap siaga, baik dari sisi personel, sarana pendukung, maupun koordinasi lintas sektor. Momentum ini juga menjadi simbol sinergi kuat antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Keterlibatan langsung Gubernur dan Kapolda mencerminkan sinergi solid antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Ini adalah fondasi penting untuk memastikan masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan aman, nyaman, dan tertib,” demikian kutipan dari laporan kegiatan tersebut.

Operasi Lilin 2025 Dilaksanakan Serentak Secara Nasional

Video conference tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dengan pusat komando di Polda Metro Jaya. Kapolri Jenderal Listyo Sigit menerima laporan situasi dari seluruh Kapolda, termasuk perkembangan keamanan, kepadatan arus lalu lintas, hingga kesiapan personel dalam mengawal malam pergantian tahun.

Baca juga  Investigasi CimutNews: Lampu Jalan Mati Berbulan-Bulan di Gandus, Warga Terancam Gelap & Kriminalitas — Pemkot Diminta Bertindak

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa Operasi Lilin merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berjalan kondusif. Melalui operasi ini, Polri bersama TNI dan pemerintah daerah mempertegas komitmen menjaga stabilitas nasional.

Operasi Lilin 2025 sendiri digelar selama 12 hari, dengan fokus pada pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, pusat keramaian, jalur transportasi, hingga titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Ribuan personel gabungan TNI–Polri turut dikerahkan, termasuk dukungan dari Basarnas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi teknis lainnya.

Pemetaan Pengamanan: Dari Tempat Ibadah hingga Wisata Banten

Provinsi Banten dikenal sebagai salah satu daerah dengan mobilitas tinggi saat Nataru. Sejumlah kawasan wisata seperti Anyer, Carita, hingga Baduy menjadi sorotan utama dalam pengamanan. Selain itu, pusat kota Serang, Cilegon, dan Tangerang juga menjadi lokasi yang dipantau ketat karena tingginya potensi kerumunan saat pergantian tahun.

Melalui pos pemantauan Gedung Negara, Gubernur dan Kapolda menerima laporan real-time dari pos pengamanan dan pos pelayanan yang telah disebar di titik strategis. Sistem komunikasi terpadu diterapkan untuk memastikan setiap kejadian dapat ditangani cepat dan efektif.

Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa keamanan masyarakat tidak hanya dilakukan secara seremonial, tetapi melalui pemantauan menyeluruh berbasis data dan koordinasi lintas lembaga.

Upaya Preventif dan Pelayanan Kepada Masyarakat

Selain fokus pada keamanan, Operasi Lilin 2025 juga menitikberatkan pada pelayanan kepada masyarakat, seperti pengaturan arus lalu lintas, penyediaan layanan kesehatan di beberapa pos, bantuan informasi perjalanan, serta pengamanan objek vital.

Di beberapa titik rawan kemacetan, petugas mengatur rekayasa lalu lintas untuk menghindari penumpukan kendaraan. Sementara itu, pos pelayanan disiapkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan istirahat saat perjalanan jauh.

Baca juga  Optimalkan PAD, Bupati OKI Buka Ruang Kolaborasi dengan Akademisi

Pemerintah Provinsi Banten menilai kegiatan ini sebagai bagian penting dari tanggung jawab negara dalam memberikan pelayanan optimal di momen libur akhir tahun.

Harapan Pemerintah: Perayaan Nataru di Banten Berjalan Aman dan Tertib

Gubernur Andra Soni mengapresiasi kerja keras seluruh aparat yang terlibat. Ia berharap pelaksanaan Operasi Lilin 2025 dapat memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat Banten, baik yang merayakan Natal maupun yang menyambut Tahun Baru 2026.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk merayakan pergantian tahun secara tertib, menjaga ketertiban umum, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara atau berkegiatan di ruang publik.

“Kami berharap seluruh rangkaian perayaan di wilayah Banten dapat berlangsung kondusif dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan warga,” ujar Gubernur.

Dengan sinergi kuat antara pemerintah daerah, TNI–Polri, dan seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Provinsi Banten optimistis situasi kamtibmas pada malam pergantian tahun dapat terjaga dengan baik. (Timred/CN)