Beranda Palembang Polda Sumsel Perluas Pengamanan Lebaran 1447 H, Wisata hingga Permukiman Jadi Prioritas

Polda Sumsel Perluas Pengamanan Lebaran 1447 H, Wisata hingga Permukiman Jadi Prioritas

10
0
Petugas Polda Sumsel melakukan pengamanan di objek wisata Danau Aur, Musi Rawas, yang dipadati pengunjung saat libur Lebaran.(Foto:Poerba/cimutnews.co.id)

PALEMBANG, cimutnews.co.id — Polda Sumatera Selatan memperluas pengamanan Lebaran 1447 Hijriah pada hari kedua Idulfitri dengan menyasar objek wisata, tempat ziarah, perairan, hingga kawasan permukiman yang ditinggal mudik, Minggu (22/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap aman dan kondusif pasca Lebaran melalui Operasi Ketupat Musi 2026.

Pengamanan dilakukan serentak oleh jajaran Polres Musi Rawas, Polres Ogan Ilir, Polres Pagar Alam, serta satuan tugas Polda Sumsel di berbagai titik strategis yang mengalami lonjakan aktivitas masyarakat.

Fokus Wisata dan Ziarah

Di wilayah Musi Rawas, petugas mengamankan objek wisata Danau Aur dan Samani Hill yang dipadati pengunjung. Personel aktif memberikan imbauan keselamatan, khususnya kepada orang tua agar mengawasi anak-anak di area perairan.

Sementara itu, di Ogan Ilir, pengamanan difokuskan di TPU Talang Peramuan yang ramai dikunjungi peziarah. Petugas mengatur arus lalu lintas serta sistem parkir guna mencegah kemacetan dan kepadatan kendaraan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keselamatan masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas pasca Idulfitri, yang biasanya diikuti dengan lonjakan kunjungan wisata dan ziarah.

Pengawasan Perairan dan Jalur Wisata

Pengamanan juga diperluas ke wilayah perairan, khususnya di pangkalan speedboat. Petugas memberikan arahan kepada operator agar mematuhi kapasitas penumpang serta tidak melakukan manuver berbahaya yang dapat membahayakan keselamatan.

Di Kota Pagar Alam, Polres setempat mengamankan kawasan wisata Gunung Dempo yang mengalami peningkatan kunjungan wisatawan. Selain itu, pengaturan lalu lintas di jalur utama juga dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan.

Patroli Permukiman Ditinggal Mudik

Di Kota Palembang, patroli difokuskan pada kawasan permukiman yang ditinggal mudik oleh warga. Petugas menyisir kompleks perumahan guna mencegah potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian rumah kosong.

Baca juga  Gubernur Herman Deru Hadiri Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Dua Raperda Strategis Disetujui

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa pengamanan pasca Lebaran harus mencakup seluruh aktivitas masyarakat, tidak hanya terbatas pada arus mudik.

“Pengamanan tidak hanya di jalur mudik. Wisata, ziarah, hingga permukiman kosong juga menjadi prioritas kami,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa seluruh personel disiagakan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Dari wisata hingga perumahan, personel kami siaga penuh. Jika membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi layanan 110,” ujarnya.

Jaga Kondusivitas Pasca Lebaran

Perluasan pengamanan ini sejalan dengan kebijakan Polri dalam Operasi Ketupat yang tidak hanya fokus pada arus mudik dan balik, tetapi juga pada aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.

Dengan meningkatnya mobilitas ke lokasi wisata dan ziarah, pengawasan ketat dinilai penting untuk mencegah potensi kecelakaan maupun gangguan kamtibmas.

Polda Sumsel berharap masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta mematuhi imbauan petugas di lapangan.

“Sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting agar situasi tetap aman dan kondusif,” pungkas Kapolda.(Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here