Beranda Ogan Komering Ilir Tradisi Cakat Stempel Kayuagung Ramai di Hari Ketiga Lebaran, Polisi Perketat Pengamanan

Tradisi Cakat Stempel Kayuagung Ramai di Hari Ketiga Lebaran, Polisi Perketat Pengamanan

34
0
Personel Polres OKI bersiaga mengamankan jalannya tradisi Cakat Stempel demi keselamatan masyarakat. .(Foto:Asep/cimutnews.co.id)

Kayuagung OKI, cimutnews.co.idTradisi Cakat Stempel Kayuagung kembali memadati Sungai Komering pada momen Idul Fitri 1447 H, Senin (23/03/2026). Memasuki hari ketiga Lebaran, ribuan warga masih antusias mengikuti tradisi khas tersebut dengan menaiki speedboat dan menyusuri aliran sungai, sehingga aparat kepolisian meningkatkan pengamanan demi menjaga keselamatan masyarakat

Warga Kayuagung memadati Sungai Komering mengikuti tradisi Cakat Stempel pada hari ketiga Idul Fitri 1447 H.(Foto:Asep/cimutnews.co.id)

Tradisi Cakat Stempel merupakan kegiatan turun-temurun yang menjadi ciri khas perayaan Lebaran di Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Warga berbondong-bondong turun ke Sungai Komering untuk menikmati sensasi berkeliling menggunakan perahu motor, lengkap dengan percikan air, hempasan ombak, dan deru mesin yang menambah keseruan suasana.

Antusiasme Warga Tetap Tinggi

Meski telah memasuki hari ketiga Idul Fitri, antusiasme masyarakat tidak menunjukkan penurunan. Justru, tingginya jumlah pengunjung menjadi perhatian khusus bagi aparat keamanan.

Sejak pagi hari, sejumlah titik di sepanjang Sungai Komering dipadati warga yang ingin merasakan pengalaman khas Lebaran tersebut. Banyak keluarga memanfaatkan momen libur panjang untuk berkumpul dan menikmati tradisi lokal yang telah menjadi bagian dari identitas budaya daerah.

Polisi Siaga Penuh di Lokasi

Mengantisipasi potensi kerawanan, jajaran Polres OKI diterjunkan untuk melakukan pengamanan secara maksimal. Personel kepolisian terlihat siaga di berbagai titik strategis guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto SH SIK MH, menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan humanis dalam melakukan pengamanan.

“Kami melakukan pengamanan secara maksimal dengan mengedepankan pendekatan humanis, agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman dalam menikmati tradisi Cakat Stempel,” ujarnya.

Selain pengawasan langsung, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, termasuk penggunaan pelampung dan tidak melebihi kapasitas perahu.

Baca juga  Pasangan JADI Siap Debat, Siapkan Program Unggulan Demi Kesejahteraan Warga OKI

Tradisi dan Keselamatan Harus Seimbang

Tradisi Cakat Stempel tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang kuat bagi masyarakat Kayuagung. Namun, tingginya aktivitas di sungai juga membawa risiko yang harus diantisipasi secara serius.

Dalam konteks ini, kehadiran aparat keamanan menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan publik sekaligus melestarikan tradisi lokal.

Pemerintah dan aparat terkait terus mendorong agar kegiatan budaya seperti ini tetap berlangsung dengan memperhatikan standar keselamatan, terutama di tengah meningkatnya jumlah pengunjung setiap tahun.

Harapan untuk Tradisi yang Aman dan Lestari

Kapolres OKI berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan petugas untuk menjaga keamanan selama berlangsungnya tradisi Cakat Stempel.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan dan menjaga keselamatan, sehingga tradisi ini bisa terus berlangsung dengan aman dan menjadi kebanggaan daerah,” tegasnya.

Dengan sinergi antara masyarakat dan aparat, tradisi Cakat Stempel diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol kebersamaan yang tetap mengedepankan keselamatan dan ketertiban. (Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here