Beranda Ogan Ilir Penemuan Mayat di Sungai Rantau Panjang Ogan Ilir, Ini Identitas Korban Terungkap

Penemuan Mayat di Sungai Rantau Panjang Ogan Ilir, Ini Identitas Korban Terungkap

6
0
1. Tim gabungan mengevakuasi jasad korban penemuan mayat di Sungai Rantau Panjang, Ogan Ilir, Minggu (23/03/2026).(Foto:Timred/CN)

Iwan bin Jagul (30), seorang sopir speedboat asal Desa Semuntut, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga yang melintas di jembatan penghubung antara Desa Sejangko dan Sungai Rotan. Warga melihat tubuh korban mengapung di aliran sungai sebelum akhirnya melapor kepada pihak berwenang.

Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Jasad korban kemudian dibawa ke Puskesmas Tanjung Raja guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Ogan Ilir.

“Dari hasil pemeriksaan tubuh korban, tidak ditemukan adanya bekas luka-luka akibat kekerasan,” ujar Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Mukhlis.

Identitas Korban Penemuan Mayat Ogan Ilir Terungkap

Berdasarkan hasil identifikasi, korban merupakan sopir speedboat yang sehari-hari bekerja di wilayah perairan. Kepastian identitas korban juga diperkuat oleh kehadiran pihak keluarga di lokasi.

Adik kandung korban datang langsung ke tempat kejadian dan membenarkan bahwa jasad yang ditemukan adalah kakaknya. Proses identifikasi berlangsung cepat karena ciri-ciri fisik korban masih dapat dikenali.

Sementara itu, saksi mata bernama Wahyu mengaku pertama kali melihat jasad korban saat berada di atas jembatan atau yang dikenal warga sebagai “Jerambah Setan”. Ia melihat tubuh mengapung dan segera melaporkan kejadian tersebut.

Proses Evakuasi dan Penanganan Tim Gabungan

Evakuasi korban melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Polsek Tanjung Raja, Basarnas Sumsel, Polair, Dokkes Polres OKI, Polsek Pedamaran, serta Babinsa Pedamaran. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat untuk menghindari kondisi jasad semakin memburuk.

Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan awal. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Baca juga  Polsek Pemulutan Gencarkan Patroli Antisipasi Pungli dan Kejahatan Jalanan di Jalur Tol Keramasan – Nilakandi

Dalam konteks penanganan kasus, aparat kepolisian terus mengedepankan prosedur identifikasi dan pemeriksaan medis untuk memastikan tidak adanya unsur tindak pidana. Penanganan terpadu ini menjadi bagian dari standar operasional dalam setiap kasus penemuan mayat.

Penemuan ini sempat menjadi perhatian warga sekitar yang berkumpul di lokasi kejadian. Banyak warga berharap kejadian serupa tidak terulang serta meminta peningkatan pengawasan di wilayah perairan.

Ke depan, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan kejadian serupa agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. (Timred/CN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here