
PALI, cimutnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Tambak, Kecamatan Penukal Utara, Kamis (26/3/2026), ditandai dengan pembersihan dan perataan lahan proyek.
Langkah ini menjadi bagian dari program prioritas daerah untuk meningkatkan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah PALI.
🧱 Komitmen Pemkab PALI Tingkatkan Akses Pendidikan
🎓 Program Prioritas Sektor Pendidikan
Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten PALI dalam memperluas layanan pendidikan yang inklusif.
Kepala Dinas Sosial PALI, Edy Irwan, menegaskan bahwa program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang merata.
“Sekolah Rakyat ini adalah bentuk keseriusan pemerintah dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Edy.
Lokasi Strategis di Penukal Utara
Pemilihan Desa Tambak sebagai lokasi pembangunan dinilai strategis karena masih terdapat keterbatasan akses pendidikan di wilayah tersebut.
Dengan hadirnya fasilitas ini, diharapkan masyarakat sekitar tidak lagi mengalami kesulitan menjangkau layanan pendidikan formal.
Kronologi Persiapan Pembangunan
Tahap Awal Dimulai
Persiapan pembangunan dimulai pada 26 Maret 2026 dengan aktivitas:
- Pembersihan lahan
- Perataan area proyek
- Pengoperasian alat berat
Tahap ini menjadi fondasi penting sebelum masuk ke proses konstruksi utama.
Pemantauan Langsung oleh Pemda
Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh:
- Kepala Dinas Sosial PALI, Edy Irwan
- Staf Dinas Sosial
- Staf Khusus Percepatan Pembangunan Daerah, Aswawi
Pemantauan dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan dan standar teknis.
Target dan Fungsi Sekolah Rakyat
Mulai Beroperasi Tahun 2026
Pemerintah daerah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal dan mulai difungsikan pada tahun 2026.
Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi konkret terhadap keterbatasan akses pendidikan.
Menjangkau Masyarakat Kurang Mampu
Konsep Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk:
- Anak-anak dari keluarga kurang mampu
- Masyarakat dengan keterbatasan biaya pendidikan
- Wilayah dengan akses pendidikan terbatas
Aswawi menegaskan bahwa program ini bertujuan menekan angka putus sekolah di PALI.
“Sekolah Rakyat hadir agar tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena kendala biaya,” jelasnya.
Dampak bagi Masyarakat dan Daerah
Peningkatan Kualitas SDM
Pembangunan Sekolah Rakyat diyakini akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di PALI.
Akses pendidikan yang lebih luas akan membuka peluang:
- Peningkatan kompetensi generasi muda
- Penurunan angka putus sekolah
- Perbaikan kesejahteraan masyarakat
Dukungan Pemerintah Desa
Kepala Desa Tambak, Baria, menyambut baik pembangunan tersebut dan berharap sekolah ini menjadi tonggak kemajuan pendidikan di wilayahnya.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat akan memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan desa.
Analisis: Strategi Pendidikan Inklusif Daerah
Pembangunan Sekolah Rakyat di PALI mencerminkan pendekatan pendidikan inklusif yang kini mulai banyak diterapkan di daerah.
Dengan fokus pada kelompok rentan, program ini tidak hanya menyasar peningkatan angka partisipasi sekolah, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan sosial.
Jika dikelola secara konsisten, model ini berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi kesenjangan akses pendidikan. (Edi)


















