Beranda Palembang Masjid Diresmikan Megah, Harapan Besar Kini Jadi Sorotan

Masjid Diresmikan Megah, Harapan Besar Kini Jadi Sorotan

15
0
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menandatangani prasasti peresmian Masjid Irzanita Almukarromah di Palembang. (foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Terungkap, Masjid Baru di Palembang Diharapkan Tak Sekadar Seremonial

PALEMBANG, cimutnews.co.id — Peresmian Masjid Irzanita Almukarromah di Palembang berlangsung khidmat, Rabu (13/5/2026). Acara tersebut dihadiri langsung Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang dan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.

Masjid yang diharapkan menjadi pusat peradaban umat itu diresmikan melalui penandatanganan prasasti dan nota kesepahaman antara Yayasan UKB Irzanita dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumsel.

Namun di balik suasana penuh syukur tersebut, muncul harapan besar dari masyarakat agar keberadaan masjid benar-benar memberi dampak nyata, bukan sekadar simbol pembangunan fisik.

“Masjid merupakan pusat peradaban umat untuk membangun iman, ilmu, dan akhlak masyarakat,” ujar Cik Ujang dalam sambutannya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumsel mendukung penguatan nilai keagamaan melalui fungsi masjid sebagai pusat pendidikan dan kerukunan umat.

Menurutnya, generasi muda perlu diarahkan menjadi pribadi yang saleh, cerdas, dan memiliki akhlak baik agar mampu melanjutkan pembangunan daerah.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut pembangunan masjid sebagai amal mulia yang memiliki dampak panjang bagi kehidupan umat.

“Orang yang paling mujur adalah orang yang membangun masjid. Ini ibarat menabur bibit surga,” kata Nasaruddin Umar.

Namun fakta di lapangan menunjukkan, tidak sedikit masjid megah di berbagai daerah yang pada akhirnya hanya ramai saat peresmian atau momentum tertentu.

Berdasarkan penelusuran ringan CimutNews.co.id, sejumlah warga di Palembang mengaku berharap Masjid Irzanita Almukarromah nantinya tidak hanya menjadi pusat ibadah formal, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, hingga pembinaan generasi muda.

“Kalau bisa jangan hanya bagus bangunannya. Kegiatan untuk anak muda juga harus hidup,” ujar seorang warga yang hadir dalam acara tersebut.

Baca juga  Bupati OKI melalui Asisten I, Serahkan SK Kepegurusan Masjid Agung Sholihin Kayuagung OKI

Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan sebagian masyarakat yang menilai masih banyak fasilitas keagamaan di lingkungan tertentu yang membutuhkan perhatian serupa, terutama terkait pembinaan umat dan aktivitas sosial berbasis masjid.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana pengelolaan masjid ke depan agar benar-benar mampu menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan hanya ikon pembangunan.

Pengamat sosial keagamaan menilai, tantangan terbesar sebuah rumah ibadah modern bukan hanya pada proses pembangunan, tetapi bagaimana menjaga keberlangsungan aktivitas dan keterlibatan jamaah.

Terlebih, di era digital saat ini, masjid dinilai perlu menghadirkan pendekatan baru agar mampu menarik generasi muda untuk aktif dalam kegiatan positif dan pembinaan moral.

Hingga kini, belum semua masjid mampu menjalankan fungsi sosial dan pendidikan secara maksimal meski memiliki bangunan megah dan fasilitas lengkap.

Karena itu, peresmian Masjid Irzanita Almukarromah dinilai menjadi momentum penting sekaligus ujian awal, apakah harapan besar yang disampaikan para pejabat dan tokoh agama benar-benar dapat diwujudkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Apakah ke depan masjid ini mampu menjadi pusat peradaban umat seperti yang digaungkan, atau justru hanya ramai di awal peresmian, masih menjadi perhatian banyak pihak. (Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here