Beranda Palembang Hujan Deras Picu Genangan, Penanganan Diapresiasi Tapi Masalah Berulang

Hujan Deras Picu Genangan, Penanganan Diapresiasi Tapi Masalah Berulang

1
0
Genangan air di salah satu ruas jalan Kota Palembang usai hujan deras (foto: timred/CN/)

PALEMBANG, cimutnews.co.id — Hujan deras mengguyur Palembang selama dua hari berturut-turut.

Genangan air kembali muncul di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman.

Pemerintah bergerak cepat, bahkan mendapat apresiasi.

Namun, kenapa persoalan ini terus berulang setiap hujan turun?

Sejumlah titik di Kota Palembang terendam air akibat intensitas hujan tinggi.

Genangan terjadi di jalan utama hingga kawasan pemukiman warga.

Pemerintah Kota Palembang langsung melakukan penanganan melalui pompa air dan pengelolaan drainase.

Langkah cepat ini membuat genangan disebut tidak bertahan lama.

Wali Kota Ratu Dewa disebut menginstruksikan penanganan cepat di lapangan.(22/04/2026)

Pemkot juga menggencarkan sosialisasi larangan membuang sampah serta program penanganan sampah langsung ke masyarakat.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memberikan apresiasi terhadap kinerja tersebut.

“Saya lihat Pemkot Palembang sudah bekerja keras, dan durasi genangan tidak begitu lama,” ujarnya.

Namun fakta di lapangan menunjukkan, genangan masih terus terjadi setiap kali hujan dengan intensitas tinggi.

Berdasarkan temuan di lapangan, beberapa titik rawan banjir terpantau tetap sama dari tahun ke tahun.

Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan warga yang harus kembali menghadapi genangan berulang.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah penanganan yang ada sudah menyentuh akar persoalan?

Sejumlah warga mengaku genangan memang lebih cepat surut, namun tetap mengganggu aktivitas.

“Airnya cepat turun, tapi tetap saja tiap hujan pasti kebanjiran,” ujar seorang warga.

Ada juga yang menyebut persoalan drainase belum sepenuhnya optimal.

Penanganan cepat menunjukkan adanya peningkatan respons pemerintah.

Namun, solusi jangka pendek seperti pompa air dinilai belum cukup jika sistem drainase belum optimal secara menyeluruh.

Rencana pembangunan pompa skala besar memang menjadi harapan baru.

Namun hingga kini, belum semua titik rawan memiliki solusi permanen.

Baca juga  Pemkab OKI Alokasikan Bonus Rp1,1 Miliar untuk Atlet Berprestasi Porprov XV Sumsel 2025

Apresiasi terhadap kinerja pemerintah memang terlihat.

Namun persoalan genangan belum sepenuhnya teratasi.

Hingga kini, banjir masih menjadi siklus tahunan di sejumlah wilayah.

Apakah pembangunan infrastruktur baru akan benar-benar menjadi solusi, atau genangan akan terus berulang di masa mendatang?

(Timred/CN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here