Beranda Nasional MAHMUD MARHABAN Bukan Sekadar Pemimpin, Tapi Ayah bagi Perjuangan Jurnalis Daerah oleh...

MAHMUD MARHABAN Bukan Sekadar Pemimpin, Tapi Ayah bagi Perjuangan Jurnalis Daerah oleh Kang Asep

30
0
Keluarga Besar DPC PJS OKI menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, kepemimpinan, dan perjuangannya dalam menjaga solidaritas serta marwah jurnalisme Indonesia. Tampak dalam desain ucapan, Keluarga Besar DPC PJS OKI A. Saepuloh turut menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk keberlanjutan perjuangan organisasi Persatuan Jurnalis Siber. (Foto:Asep/cimutnews.co.id/ PJS OKI)

OPINI | cimutnews.co.id – Di tengah dunia jurnalistik yang semakin keras, cepat, dan penuh tekanan, tidak semua orang mampu bertahan menjaga idealisme. Banyak yang akhirnya lelah, mundur, bahkan kehilangan arah ketika profesi ini terus diuji oleh kepentingan, tekanan, dan perubahan zaman.

Namun di tengah semua itu, kami di daerah masih percaya bahwa perjuangan ini belum selesai.

Sebab kami masih memiliki sosok yang tidak hanya memimpin organisasi, tetapi juga menjaga hati dan semangat orang-orang di dalamnya.

Bagi keluarga besar Persatuan Jurnalis Siber (PJS), nama Mahmud Marhaban bukan sekadar Ketua Umum DPP PJS.

Beliau adalah tempat kami belajar tentang arti ketulusan dalam perjuangan.

Beliau bukan hanya pemimpin organisasi.

Beliau adalah ayah bagi perjuangan jurnalis daerah.

Mungkin banyak orang hanya melihat beliau berdiri di depan forum, memberikan arahan, berbicara tentang organisasi, atau memperjuangkan marwah pers.

Namun bagi kami yang berada di daerah, ada hal yang jauh lebih besar dari itu.

Kami melihat seorang pemimpin yang tidak pernah membiarkan anggotanya berjalan sendiri.

Kami melihat sosok yang selalu mencoba mendengar, menguatkan, dan merangkul, bahkan ketika dirinya sendiri sedang memikul begitu banyak beban perjuangan.

Di saat sebagian orang memandang organisasi hanya sebatas jabatan dan kepentingan, Mahmud Marhaban justru menghadirkan rasa kekeluargaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Beliau membuat kami percaya bahwa insan pers daerah juga layak dihargai.

Bahwa suara-suara kecil dari daerah juga pantas didengar.

Bahwa perjuangan kami tidak pernah dianggap sebelah mata.

Dan mungkin, itu yang membuat banyak anggota PJS tetap bertahan sampai hari ini.

Karena kami merasa memiliki rumah.

Di tengah kerasnya dunia jurnalistik, rasa memiliki seperti itu adalah sesuatu yang sangat mahal.

Baca juga  Menaker Tekankan Hubungan Industrial Humanis, Lepas Mudik Gratis Pekerja PT Pamapersada Nusantara

Tidak semua pemimpin mampu hadir sebagai tempat mengadu.

Tidak semua pemimpin mampu menguatkan tanpa harus meninggikan diri.

Dan tidak semua pemimpin mau berjalan bersama anggota hingga ke daerah-daerah yang jauh dari sorotan.

Tetapi itulah yang kami rasakan dari sosok Mahmud Marhaba.

Perjalanan membesarkan organisasi tentu tidak selalu mudah.

Ada lelah yang mungkin tidak pernah beliau ceritakan.

Ada tekanan yang mungkin beliau simpan sendiri.

Ada luka, fitnah, dan pengorbanan yang mungkin tidak pernah diketahui banyak orang.

Namun beliau tetap memilih bertahan.

Tetap berjalan.

Tetap menguatkan kami.

Kadang kami berpikir, dari mana datangnya kekuatan sebesar itu?

Karena menjadi pemimpin organisasi pers di era sekarang bukan pekerjaan ringan.

Ketika banyak orang hanya ingin menikmati hasil, beliau justru memilih berada di garis depan menjaga marwah organisasi.

Ketika banyak orang mudah menyerah, beliau justru terus mengingatkan kami untuk tetap berdiri tegak menjaga integritas dan solidaritas.

Hari ulang tahun beliau hari ini bukan hanya tentang bertambahnya usia.

Ini adalah tentang doa-doa yang diam-diam dipanjatkan banyak anggota PJS dari berbagai daerah.

Tentang rasa hormat yang tumbuh karena ketulusan.

Tentang rasa bangga karena pernah dipimpin oleh sosok yang memperjuangkan organisasi bukan dengan kemewahan kata-kata, tetapi dengan hati.

Kami sadar, mungkin kami belum bisa membalas semua perjuangan itu.

Namun setidaknya, melalui tulisan sederhana ini, kami ingin beliau tahu satu hal:

Bahwa di daerah, ada begitu banyak anggota yang mencintai dan menghormati beliau bukan karena jabatan, tetapi karena ketulusan yang beliau tunjukkan selama ini.

Terima kasih karena tidak pernah lelah menguatkan kami.

Terima kasih karena tetap percaya bahwa jurnalis daerah juga memiliki martabat dan kehormatan.

Baca juga  Golkar Tegaskan Laporan AMPG–AMPI Bukan Semata Bela Bahlil, tapi Jaga Ruang Digital dari Ujaran Kebencian

Terima kasih karena telah menjadi cahaya ketika banyak insan pers mulai kehilangan arah perjuangan.

Dan jika suatu hari nanti sejarah mencatat perjalanan Persatuan Jurnalis Siber, maka nama Mahmud Marhaban akan selalu dikenang sebagai sosok yang bukan hanya membangun organisasi…

Tetapi juga membangun hati orang-orang di dalamnya.

Selamat ulang tahun Ketua Umum kami tercinta.

Semoga Allah SWT selalu menjaga kesehatan, umur panjang, kekuatan, serta keberkahan dalam setiap langkah perjuangan beliau.

Tetaplah menjadi sosok yang menguatkan, mempersatukan, dan menjaga marwah pers Indonesia.

Karena bagi kami Mahmud Marhaban Ketum PJS

Beliau bukan sekadar pemimpin.

Beliau adalah ayah bagi perjuangan jurnalis daerah.

penulis A. Saepuloh DPC PJS OKI

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here