Beranda Palembang Gubernur Berkurban di Gandus, Warga Tunggu Pemerataan Bantuan

Gubernur Berkurban di Gandus, Warga Tunggu Pemerataan Bantuan

15
0
Herman Deru bersama keluarga mengunjungi Bayt Al Quran Al-Akbar usai rangkaian kegiatan Idul Adha 1447 Hijriah. (foto: Poerba/cimutnews.co.id)

PALEMBANG, cimutnews.co.id — Momentum Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, untuk berbagi bersama masyarakat melalui penyerahan hewan kurban di kawasan Gandus, Palembang.

Namun di tengah suasana hangat dan penuh kebersamaan tersebut, sejumlah warga mengaku masih berharap distribusi bantuan sosial dan manfaat kurban bisa lebih merata di berbagai wilayah. Lalu, apakah semangat berbagi itu sudah benar-benar dirasakan seluruh masyarakat?

Penyerahan sapi kurban dilakukan di Masjid Al Masyar, Jalan Tridarma Suak Bujang, Kecamatan Gandus, Palembang. Dalam kegiatan itu, Herman Deru hadir bersama istri, Febby Deru, cucu-cucu, dan keluarga besar.

Kehadiran orang nomor satu di Sumsel tersebut disambut antusias warga sekitar masjid. Penyerahan hewan kurban disebut sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian keluarga Herman Deru terhadap masyarakat pada momentum Hari Raya Idul Adha.

Daging kurban nantinya dibagikan kepada masyarakat sekitar agar manfaat Idul Adha dapat dirasakan bersama, terutama bagi warga yang membutuhkan. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menilai momentum kurban menjadi sarana mempererat hubungan antara pemimpin daerah dan masyarakat.

Namun fakta di lapangan menunjukkan, sebagian masyarakat masih menyoroti persoalan pemerataan bantuan sosial dan distribusi hewan kurban di sejumlah kawasan pinggiran kota maupun daerah padat penduduk.

Sejumlah warga mengaku kegiatan simbolis seperti penyerahan sapi kurban memang membawa dampak positif secara sosial, tetapi mereka berharap manfaatnya tidak hanya terpusat pada lokasi tertentu.

“Kalau untuk kegiatan seperti ini tentu bagus dan warga senang. Tapi kami berharap pembagian bantuan dan perhatian juga bisa menjangkau lebih luas,” ujar seorang warga Gandus yang meminta namanya tidak dituliskan.

Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan sebagian masyarakat di kawasan lain yang mengaku belum sepenuhnya merasakan distribusi bantuan secara merata pada momentum hari besar keagamaan. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai pola pemerataan bantuan sosial dan distribusi kurban di tingkat akar rumput.

Baca juga  Dandim 0418 Palembang Hadiri Jalan Santai Kodam II Sriwijaya, Perkuat Kebugaran dan Soliditas Prajurit

Pengamat sosial lokal menilai kegiatan pemimpin daerah turun langsung ke masyarakat memiliki dampak emosional yang kuat, terlebih pada momentum Idul Adha. Namun, efektivitas program berbagi dinilai tetap perlu dibarengi data penerima yang akurat agar manfaatnya benar-benar tepat sasaran.

Selain menyerahkan hewan kurban, Herman Deru bersama keluarga juga melakukan ziarah ke makam putrinya, almarhumah Percha Leanpuri. Suasana berlangsung khidmat dan penuh doa sebagai bentuk penghormatan keluarga.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Bayt Al Quran Al-Akbar yang dikenal sebagai salah satu ikon wisata religi di Palembang. Tempat tersebut menjadi destinasi spiritual yang cukup ramai dikunjungi masyarakat saat momentum libur keagamaan.

Hingga kini, semangat berbagi pada momentum Idul Adha masih menjadi perhatian publik. Apakah ke depan distribusi bantuan dan manfaat kurban akan semakin merata, atau justru tetap menjadi persoalan yang terus berulang? (Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here