Beranda Pagar Alam Gerak Jalan HUT RI di Pagar Alam Meriah, Antusiasme Tinggi dan Tantangan...

Gerak Jalan HUT RI di Pagar Alam Meriah, Antusiasme Tinggi dan Tantangan Pembinaan Generasi Muda

7
0
Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah didampingi Ketua TP-PKK Kota Pagar Alam Hera Parianti Ludi saat melepas peserta Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jalan Kapten Sanap, Minggu (16/8/2026). (Foto: Hafis/CimutNews)

PAGAR ALAM, cimutnews.co.id — Minggu pagi, 16 Agustus 2026, ruas jalan di depan SD Negeri 1 Jalan Kapten Sanap, Kota Pagar Alam, berubah menjadi titik berkumpulnya pelajar dan masyarakat.

Bendera start dikibarkan. Puluhan regu mulai bergerak dengan langkah serempak dalam Lomba Gerak Jalan tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA yang digelar menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun, di balik kemeriahan itu, kegiatan tersebut bukan hanya soal siapa yang paling kompak dan disiplin di sepanjang rute.

Ada pesan yang lebih besar: sejauh mana kegiatan seperti ini mampu membentuk karakter generasi muda sekaligus menjaga semangat kebangsaan tetap hidup di tengah perubahan zaman?

62 Regu SMP dan 36 Regu SMA Turun ke Jalan

Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah didampingi Ketua TP-PKK Kota Pagar Alam, Hera Parianti Ludi, secara resmi melepas peserta lomba.

Sebanyak 62 regu putra-putri tingkat SMP/MTs dan 36 regu putra-putri tingkat SMA/SMK/MA ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Jumlah peserta itu memperlihatkan bahwa gerak jalan masih memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pelajar di Pagar Alam.

Dari panggung kehormatan, Wali Kota Ludi Oliansyah bahkan turun langsung ke jalan untuk menyapa masyarakat yang menyaksikan kegiatan tahunan tersebut.

Kehadiran keluarga peserta dan warga di sepanjang rute membuat suasana semakin ramai. Sorak dukungan terdengar ketika para pelajar melintas dengan formasi baris-berbaris yang telah mereka persiapkan.

Kehadiran Taruna Nusantara Jadi Pembeda

Ada satu hal yang membuat pelaksanaan tahun ini terasa berbeda.

Siswa-siswi SMA Taruna Nusantara Kampus Pagar Alam turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan. Kehadiran mereka menambah warna tersendiri di tengah parade pelajar yang menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan.

Baca juga  Bendera Merah Putih 2.026 Meter Akan Dibentangkan di Gunung Dempo, Pemkot Pagar Alam Siapkan Kolaborasi

Bagi peserta, gerak jalan menjadi ruang untuk menunjukkan kekompakan, ketepatan gerakan dan kedisiplinan.

Namun bagi pemerintah daerah dan masyarakat, kegiatan semacam ini juga membawa pesan mengenai pembinaan generasi muda.

Bukan Sekadar Lomba Baris-Berbaris

Gerak jalan memang identik dengan lomba, seragam, aba-aba dan penilaian.

Tetapi nilai yang dibawa sebenarnya lebih luas.

Kegiatan PBB dapat menjadi sarana untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, semangat kebangsaan serta rasa cinta terhadap tanah air.

Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan ketika nilai-nilai tersebut harus dibawa keluar dari arena perlombaan.

Kedisiplinan saat mengikuti aba-aba tentu relatif mudah terlihat. Persoalan yang lebih besar justru muncul setelah kegiatan selesai: apakah karakter yang dibangun selama latihan dan perlombaan benar-benar terbawa ke lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat?

Pertanyaan itu penting karena pendidikan karakter tidak cukup berhenti pada seremoni tahunan.

Antusiasme Tinggi, Tetapi Apa Dampaknya?

Berdasarkan informasi pelaksanaan kegiatan, antusiasme peserta dan masyarakat terlihat kuat.

Keluarga peserta memenuhi sejumlah titik di sepanjang rute. Dukungan masyarakat juga membuat suasana peringatan kemerdekaan terasa hidup.

Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya dapat diukur dari ramainya peserta atau meriahnya penonton.

Ada pekerjaan yang jauh lebih panjang setelah bendera finis diturunkan.

Pembinaan generasi muda membutuhkan kesinambungan. Nilai disiplin, tanggung jawab dan nasionalisme perlu hadir bukan hanya saat peringatan hari kemerdekaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Hingga kini, belum semua dampak jangka panjang dari kegiatan seperti ini dapat diukur hanya dari satu kali pelaksanaan.

Karena itu, gerak jalan dapat dipandang sebagai momentum, bukan tujuan akhir.

Pemerintah Hadir, Masyarakat Menjadi Bagian Penting

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha, Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam Zaily Oktosab Fitri Abidin, Wakapolres Pagar Alam, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para kepala OPD, camat dan lurah.

Baca juga  Pemkot Pagar Alam Ajukan Bantuan Alkes, APBD Jadi Tantangan

Kehadiran unsur pemerintah bersama masyarakat memperlihatkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi agenda seremonial pemerintahan.

Masyarakat ikut menjadi bagian dari suasana tersebut.

Di sepanjang jalan, keluarga peserta memberikan dukungan. Para pelajar berusaha mempertahankan barisan dan gerakan mereka hingga mencapai garis akhir.

Di situlah nilai kebersamaan terlihat secara langsung.

Masih Ada Pertanyaan yang Perlu Dijawab

Meriahnya gerak jalan di Pagar Alam memberikan gambaran bahwa semangat memperingati kemerdekaan masih mendapat tempat kuat di tengah masyarakat.

Tetapi ada gap yang menarik untuk diperhatikan.

Antusiasme dalam sebuah perayaan adalah hal yang mudah terlihat. Sementara dampak pembinaan karakter jauh lebih sulit diukur.

Apakah kedisiplinan yang dibangun melalui latihan gerak jalan akan terus terbawa setelah kegiatan berakhir?

Apakah semangat kebangsaan yang muncul dalam peringatan HUT ke-81 RI akan menjadi bagian dari keseharian generasi muda?

Dan yang tak kalah penting, bagaimana kegiatan serupa dapat terus dikembangkan agar tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata?

Pertanyaan-pertanyaan itu belum memiliki jawaban sederhana.

Yang jelas, jalanan Pagar Alam pada Minggu pagi tersebut kembali menjadi ruang bertemunya pelajar, keluarga, pemerintah dan masyarakat dalam satu semangat: merayakan kemerdekaan.

Tantangannya kini adalah memastikan semangat itu tidak ikut selesai ketika langkah terakhir peserta meninggalkan garis finis. (Hafis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here