Beranda Nusantara Pemkot Bandung Kenalkan Sejarah Lewat Pameran Filateli Asia 2026

Pemkot Bandung Kenalkan Sejarah Lewat Pameran Filateli Asia 2026

3
0
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menghadiri pembukaan Bandung 2026 Asian International Stamp Exhibition di Graha Pos Indonesia, Kamis (27/8/2026). (Foto: Siti/cimutnews.co.id)

BANDUNG, cimutnews.co.id — Perangko tak lagi sekadar tanda bukti pengiriman surat. Di balik gambar tokoh, budaya, dan berbagai peristiwa yang tercetak di dalamnya, tersimpan jejak sejarah yang mempertemukan Indonesia dengan dunia. Pesan itu mengemuka dalam Bandung 2026 Asian International Stamp Exhibition yang dibuka Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Graha Pos Indonesia, Kamis (27/8/2026).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menghadiri langsung pembukaan pameran tersebut. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan filateli kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Bandung.

Farhan mengatakan, Bandung telah empat kali menjadi tuan rumah pameran filateli Asia. Ia menyampaikan apresiasi kepada komunitas yang terus mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Ini yang keempat kali Kota Bandung menjadi tuan rumah pameran filateli Asia. Saya sangat bangga dan berterima kasih atas dukungan komunitas,” ujar Farhan.

Menurut Farhan, filateli tidak sebatas kegiatan mengoleksi perangko. Di balik setiap koleksi, terdapat cerita mengenai sejarah, tokoh, peristiwa, budaya, hingga hubungan Indonesia dengan negara-negara lain.

Karena itu, ia menilai koleksi perangko dapat menjadi salah satu sarana untuk mengenalkan sejarah secara lebih dekat kepada masyarakat.

“Dari koleksi filateli kita jadi banyak tahu sejarah hubungan Indonesia dengan negara-negara tertentu dan bagaimana perkembangan negara tersebut. Biasanya perangko mengabadikan nama sesuatu atau wajah seseorang,” katanya.

Perkembangan teknologi digital turut mengubah fungsi perangko. Penggunaan perangko untuk kebutuhan transaksional semakin berkurang, sementara nilai sejarah dan koleksinya tetap menjadi bagian penting dalam dunia filateli.

Kondisi tersebut dinilai membuat filateli memiliki ruang tersendiri sebagai media untuk mengenal berbagai peristiwa dan perkembangan suatu daerah maupun negara melalui koleksi perangko.

Farhan juga melihat peluang kerja sama lebih lanjut antara Pemkot Bandung dan PT Pos Indonesia, khususnya dalam menghadirkan perangko serta kartu pos dengan tema Kota Bandung.

Baca juga  Polres Lampung Tengah Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Menurutnya, penerbitan perangko dan kartu pos bertema Bandung dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan identitas kota melalui media filateli.

“Kita akan keluarkan kartu pos dan perangko. Ini bisa menjadi bagian dari upaya mengenalkan Bandung melalui filateli,” ujar Farhan.

Pemkot Bandung sebelumnya juga telah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dalam penerbitan seri perangko untuk berbagai momentum penting Kota Bandung.

Melalui penerbitan tersebut, identitas dan berbagai momentum Kota Bandung dapat diperkenalkan melalui koleksi filateli yang memiliki nilai sejarah dan dokumentasi.

Pameran Bandung 2026 Asian International Stamp Exhibition diharapkan tidak hanya menjadi ruang bagi para kolektor untuk melihat dan bertukar koleksi, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh sejarah yang tersimpan di balik perangko.

Farhan berharap keberadaan pameran filateli tersebut dapat menarik perhatian generasi muda. Dengan demikian, filateli tidak hanya dipandang sebagai aktivitas mengoleksi perangko, tetapi juga sebagai salah satu cara untuk mengenal sejarah dan hubungan antarnegara. (Siti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here