
Dari Bangku Sekolah ke Panggung Provinsi
Rara Ramawati masih berstatus sebagai pelajar kelas XI SMA Bukit Asam Tanjung Enim ketika namanya tercatat sebagai Juara Duta Literasi Remaja Sains Sumatera Selatan 2026.
Penghargaan tersebut diraih dalam ajang Pemilihan Duta Literasi Remaja Sumatera Selatan 2026 yang berlangsung di Palembang, Minggu, 6 September 2026.
Bagi Rara, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi sebuah gelar. Ia membawa nama sekolah sekaligus daerah asalnya ke ruang kompetisi yang lebih luas, mempertemukan generasi muda dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Capaian itu juga memperlihatkan bahwa ruang bagi pelajar daerah untuk berkembang tidak hanya berada dalam lingkungan sekolah. Kompetisi dan kegiatan pengembangan diri dapat menjadi ruang bagi mereka untuk menguji kemampuan, membangun pengalaman, serta menyampaikan gagasan.
Literasi Tidak Berhenti pada Membaca
Literasi sering kali dipahami sebatas kemampuan membaca dan menulis. Namun, dalam konteks generasi muda yang hidup di tengah perkembangan teknologi digital, kemampuan literasi memiliki ruang yang lebih luas.
Pelajar berhadapan dengan informasi dalam jumlah besar setiap hari. Karena itu, kemampuan memahami informasi, mengolah pengetahuan, berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
Dalam konteks tersebut, literasi sains menjadi salah satu kemampuan yang relevan bagi generasi muda.
Prestasi Rara dalam bidang tersebut menjadi bagian dari perjalanan seorang pelajar yang tidak hanya berada di ruang kelas, tetapi juga berani mengikuti ajang pengembangan diri di tingkat provinsi.
Ada Proses di Balik Sebuah Gelar
Sebuah penghargaan tidak datang hanya dari hasil akhir. Di belakangnya terdapat proses belajar dan pengalaman yang membentuk keberanian seseorang untuk tampil.
Dalam bahan yang disampaikan, Rara disebut aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri. Ia juga memiliki pengalaman prestasi di bidang lain yang turut membentuk kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di hadapan publik.
Detail mengenai kegiatan, prestasi, maupun perjalanan Rara sebelum mengikuti Pemilihan Duta Literasi Remaja Sumatera Selatan masih.
Namun, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses yang mengantarkan Rara hingga mampu mengikuti kompetisi tingkat Sumatera Selatan.
Rara sendiri menyebut pencapaiannya sebagai hasil dari proses belajar dan kesungguhan dalam mengembangkan potensi diri.
“Prestasi ini bukan hanya untuk saya, tetapi juga menjadi motivasi agar generasi muda tidak takut mencoba, terus belajar, dan berani berkarya.”
Kalimat tersebut menggambarkan bagaimana Rara memaknai pencapaiannya bukan hanya sebagai penghargaan personal, tetapi juga sebagai dorongan bagi generasi muda.
Membawa Nama Muara Enim
Setiap prestasi pelajar daerah memiliki cerita tersendiri.
Ketika seorang pelajar tampil di tingkat provinsi, identitas daerah turut hadir di dalam perjalanan tersebut. Begitu pula dengan Rara yang membawa nama Muara Enim melalui ajang Duta Literasi Remaja Sains Sumatera Selatan 2026.
Bagi Kabupaten Muara Enim, capaian tersebut menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan pendidikan dan pengembangan generasi muda.
Prestasi itu sekaligus menunjukkan bahwa pelajar dari daerah memiliki ruang untuk tampil dan berkompetisi di tingkat yang lebih luas.
Dukungan Lingkungan
Perjalanan seorang pelajar tidak berlangsung sendirian. Di belakang proses pengembangan diri terdapat keluarga, sekolah, guru, pembimbing, dan lingkungan yang memberikan dukungan.
Ketua DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Muara Enim, Hermidi, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Rara.
Menurut Hermidi, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Kabupaten Muara Enim.
“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT. Prestasi ananda Rara Ramawati tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Kabupaten Muara Enim.”
Hermidi juga menyampaikan terima kasih kepada guru, pembimbing, keluarga, serta pihak-pihak yang memberikan dukungan selama proses pengembangan kemampuan Rara.
Ia berharap prestasi tersebut dapat mendorong pelajar lain di Muara Enim untuk mengembangkan kemampuan dan mengikuti kompetisi secara positif.
Ketika Literasi Bertemu Keberanian
Ada satu hal yang menjadi penting dalam perjalanan seorang pelajar di era digital: kemampuan untuk tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengolah dan menyampaikannya.
Literasi membutuhkan kemampuan memahami. Sains membutuhkan kemampuan berpikir berdasarkan pengetahuan dan bukti. Sementara kompetisi membutuhkan keberanian untuk tampil dan menghadapi tantangan.
Ketiganya bertemu dalam pengalaman yang dijalani Rara melalui ajang Duta Literasi Remaja Sains Sumatera Selatan 2026.
Karena itu, prestasi tersebut tidak hanya dapat dilihat dari sebuah gelar. Pengalaman mengikuti kompetisi juga menjadi bagian dari proses pembentukan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi seorang pelajar.
Tantangan Setelah Meraih Prestasi
Sebuah penghargaan juga membawa tantangan baru.
Setelah memperoleh gelar Duta Literasi Remaja Sains Sumatera Selatan 2026, perjalanan Rara masih panjang. Bagaimana pengalaman tersebut dikembangkan dan dibagikan kepada lingkungan menjadi bagian yang dapat memberi makna lebih luas.
Kegiatan lanjutan Rara sebagai Duta Literasi Remaja Sains Sumatera Selatan 2026 belum dijelaskan dalam bahan yang tersedia.
Begitu pula mengenai program, agenda, atau aktivitas yang akan dijalankan setelah memperoleh gelar tersebut.
Namun, pengalaman yang sudah diperoleh dapat menjadi bekal bagi Rara untuk terus belajar, berkomunikasi, dan mengembangkan potensi.
Pesan untuk Generasi Muda
Rara menyampaikan pesan sederhana:
“Jangan takut mencoba, terus belajar, dan berani berkarya.”
Pesan tersebut menjadi bagian paling personal dari kisahnya.
Bagi seorang pelajar, keberanian mencoba dapat menjadi awal dari pengalaman baru. Belajar menjadi proses yang terus berjalan, sementara berkarya memberi kesempatan bagi seseorang untuk menghasilkan sesuatu yang dapat dibagikan kepada orang lain.
Dari Muara Enim, pesan tersebut kemudian hadir melalui sebuah pencapaian di tingkat Sumatera Selatan.
Penulis oleh : tim redaksi cimutnews
editor: Redaksi cimutnews









