Beranda Ogan Komering Ilir Tingkatkan Akurasi Data, Tim Kecamatan Pangkalan Lampam Gelar Monitoring dan Evaluasi Profil...

Tingkatkan Akurasi Data, Tim Kecamatan Pangkalan Lampam Gelar Monitoring dan Evaluasi Profil Desa dan Kelurahan

77
0
Camat Pangkalan Lampam Amri Ubaidah bersama operator dari 19 desa saat kegiatan Monitoring dan Evaluasi Profil Desa dan Kelurahan di Kecamatan Pangkalan Lampam. (foto: Asep/cimutnews.co.id)

Pangkalan Lampam, cimutnews.co.id – Pemerintah Kecamatan Pangkalan Lampam terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Profil Desa dan Kelurahan yang digelar bersama para operator dari 19 desa di wilayah tersebut. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh semangat kolaborasi, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan Monev ini bertujuan untuk memastikan seluruh data profil desa dan kelurahan di Kecamatan Pangkalan Lampam telah terinput secara akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung kebijakan pembangunan berbasis data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Camat Pangkalan Lampam, Amri Ubaidah, Dalam wawancara eksklusif bersama media cimutnews.co.id, menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat desa dan operator yang telah bekerja keras dalam mengelola data desa masing-masing. Ia menegaskan bahwa profil desa bukan hanya sekadar formalitas administrasi, tetapi juga menjadi pondasi utama dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah.

“Data desa itu ibarat peta jalan pembangunan. Kalau datanya tidak akurat, maka arah kebijakan juga bisa melenceng. Karena itu, kita pastikan setiap desa memiliki data yang valid dan diperbarui secara berkala,” ujar Amri Ubaidah dalam arahannya kepada para peserta Monev.

Lebih lanjut, Amri menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi yang baik antara operator desa, pemerintah kecamatan, dan instansi terkait. Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan Monev kali ini.

“Terima kasih kepada seluruh operator dari 19 desa yang hadir hari ini. Semoga semangat dan kekompakan ini terus terjaga, karena keberhasilan pembangunan dimulai dari data yang dikelola dengan baik,” tambahnya.

Selain membahas evaluasi teknis, kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antaroperator desa. Banyak peserta yang menyampaikan kendala di lapangan, seperti keterbatasan jaringan internet, sinkronisasi data antar-aplikasi, dan kebutuhan pelatihan lanjutan untuk meningkatkan kemampuan operator dalam penginputan data digital.

Baca juga  Jelang Hari Raya, Pemkab OKI Gencarkan Pasar Murah

Pihak kecamatan merespons positif berbagai masukan tersebut dan berkomitmen untuk memfasilitasi peningkatan kapasitas operator melalui pelatihan berkelanjutan. Menurut Amri, tantangan dalam digitalisasi administrasi desa harus dihadapi bersama agar semua desa di Pangkalan Lampam bisa selangkah lebih maju dalam pengelolaan data dan pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, pertemuan juga diisi dengan sesi pendampingan teknis bagi operator yang mengalami kendala input data profil desa. Tim pendamping memberikan arahan langsung agar setiap operator memahami pembaruan format dan sistem yang digunakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Kegiatan Monev ini ditutup dengan sesi ramah tamah yang berlangsung sederhana namun penuh keakraban. Para peserta menyampaikan rasa terima kasih kepada Camat Pangkalan Lampam atas perhatian dan dukungannya terhadap kelancaran kegiatan ini.

Bagi pemerintah kecamatan, kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala untuk memastikan seluruh desa di Pangkalan Lampam mampu menyajikan data profil desa yang akurat, transparan, dan terintegrasi dengan sistem pusat.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam mewujudkan pemerintahan berbasis data digital menuju “Desa Cerdas dan Transparan” di era transformasi digital.

Dengan semangat gotong royong dan kerja sama antara pemerintah kecamatan dan seluruh perangkat desa, diharapkan Pangkalan Lampam menjadi contoh wilayah yang sukses dalam pengelolaan data dan perencanaan pembangunan berbasis informasi yang akurat. (Asep)