Beranda Palembang Bazar Ramadhan 2026 Palembang Resmi Dibuka Wali Kota Ratu Dewa, Warga Berburu...

Bazar Ramadhan 2026 Palembang Resmi Dibuka Wali Kota Ratu Dewa, Warga Berburu Sembako Murah di Setda

15
0
1. Wali Kota Palembang Ratu Dewa membuka secara resmi Bazar Ramadhan 2026 di halaman Kantor Setda Kota Palembang.(Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.idBazar Ramadhan 2026 Kota Palembang resmi dibuka oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Rabu (4/3/2026). Kegiatan yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang tersebut menjadi upaya pemerintah daerah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau selama bulan suci Ramadhan.

Memasuki hari ke-14 Ramadhan 1447 Hijriah, suasana di halaman Kantor Setda Palembang tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga terlihat antusias mengunjungi bazar untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga di bawah pasaran.

Selain menyediakan sembako murah, bazar ini juga menjadi ruang promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat.

Upaya Menjaga Daya Beli Masyarakat

Dalam sambutannya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan bahwa pelaksanaan bazar Ramadhan bukan hanya sekadar kegiatan jual beli, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa.

Menurutnya, Ramadhan menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat nilai solidaritas sosial sekaligus membantu masyarakat menjaga daya beli.

“Ramadhan mengajarkan arti berbagi dan empati. Bazar ini adalah langkah konkret untuk membantu warga menjaga daya beli, khususnya di tengah lonjakan kebutuhan bahan pokok,” ujar Ratu Dewa.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah kota berupaya memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.

Konteks Kebijakan: Stabilitas Harga Pangan

Penyelenggaraan bazar Ramadhan seperti yang dilakukan Pemkot Palembang juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bulan puasa hingga menjelang Idulfitri.

Di berbagai daerah di Indonesia, pemerintah daerah sering menggelar pasar murah atau bazar Ramadhan sebagai langkah strategis untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Baca juga  Sumsel Jadi Tuan Rumah Kongres Nasional IKKI 2025: Herman Deru Dorong Kolaborasi Kesehatan dan Ketahanan Pangan

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap distribusi bahan pangan dapat berjalan lebih stabil sekaligus mengurangi tekanan ekonomi bagi masyarakat.

Sembako Murah dan Produk UMKM

Dalam bazar Ramadhan tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Produk yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, serta berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

Selain bahan pokok, bazar juga menampilkan berbagai produk UMKM khas Palembang, mulai dari kuliner tradisional hingga kerajinan tangan.

Keberadaan stan UMKM dalam kegiatan ini menjadi peluang bagi para pelaku usaha kecil untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan penjualan selama bulan Ramadhan.

Wali Kota Palembang berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal.

Peran DWP dalam Pemberdayaan Ekonomi

Ratu Dewa juga memberikan apresiasi kepada Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang yang secara konsisten menyelenggarakan bazar Ramadhan setiap tahun.

Menurutnya, peran DWP tidak hanya sebatas organisasi pendamping aparatur sipil negara, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“DWP tidak hanya berperan mendukung tugas suami sebagai aparatur negara, tetapi juga menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi keluarga dan penguatan sosial masyarakat,” kata Ratu Dewa.

Bazar Ramadhan Memasuki Tahun Ketiga

Sementara itu, Ketua DWP Kota Palembang Ida Royani menjelaskan bahwa bazar Ramadhan tahun ini merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya sejak kegiatan tersebut mulai digelar beberapa tahun lalu.

Ia mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengisi bulan suci dengan aktivitas yang produktif sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Selain membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pengurus DWP, anggota, dan masyarakat,” ujar Ida Royani.

Baca juga  Gubernur Herman Deru Tegaskan Kunjungan Kerja Bukan Seremonial, Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di OKU Timur

Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam kegiatan ekonomi seperti bazar Ramadhan menunjukkan bahwa peran perempuan dalam pembangunan daerah semakin penting.

Antusiasme Warga Palembang

Sejak pagi hingga siang hari, warga terlihat antusias mendatangi area bazar. Banyak di antara mereka yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih murah.

Kehadiran bazar Ramadhan juga menjadi ruang interaksi sosial antara pemerintah, pelaku UMKM, serta masyarakat.

Harapan untuk Kegiatan Berkelanjutan

Pemerintah Kota Palembang berharap kegiatan bazar Ramadhan dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat.

Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Ramadhan sebagai Momentum Berbagi

Pelaksanaan Bazar Ramadhan 2026 Kota Palembang menjadi bukti bahwa bulan suci tidak hanya dimaknai sebagai momentum ibadah, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan dukungan pemerintah daerah, organisasi perempuan, serta pelaku UMKM, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di Kota Palembang. (Poerba)