Beranda Penukal Abab Lematang Ilir Bupati PALI Dampingi Gubernur Sumsel Tinjau Rencana Peningkatan Jalan Simpang Benakat–Batas MUBA

Bupati PALI Dampingi Gubernur Sumsel Tinjau Rencana Peningkatan Jalan Simpang Benakat–Batas MUBA

51
0
1. Bupati PALI Asgianto, S.T. mendampingi Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat meninjau rencana peningkatan Jalan Simpang Benakat Minyak–batas Kabupaten MUBA, Selasa (16/12/2025). (Foto: Sholihin/cimutnews.co.id)

PALI, cimutnews.co.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kembali ditegaskan melalui langkah konkret di lapangan. Bupati PALI, Asgianto, S.T., mendampingi langsung Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meninjau rencana peningkatan Jalan Simpang Benakat Minyak hingga batas Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) Kilometer 77, Selasa (16/12/2025).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan peningkatan ruas jalan strategis yang direncanakan akan dibiayai melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Tahun Anggaran 2025. Ruas Jalan Simpang Benakat–batas MUBA selama ini dikenal sebagai jalur penghubung utama antar kabupaten yang memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

Dalam tinjauan lapangan itu, Bupati PALI dan Gubernur Sumsel melihat langsung kondisi faktual jalan, mulai dari tingkat kerusakan badan jalan, karakteristik lalu lintas harian, hingga kesiapan teknis lokasi yang akan ditingkatkan. Jalan tersebut menjadi akses utama bagi masyarakat PALI untuk aktivitas sehari-hari, termasuk distribusi hasil perkebunan, perdagangan, serta berbagai kegiatan ekonomi lainnya.

Bupati PALI Asgianto menegaskan bahwa peningkatan jalan Simpang Benakat–batas MUBA merupakan aspirasi lama masyarakat yang terus diperjuangkan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan infrastruktur jalan yang layak dan memadai menjadi kunci utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Ruas jalan ini sangat vital bagi masyarakat PALI. Setiap hari dilalui kendaraan warga, angkutan hasil kebun, serta berbagai aktivitas ekonomi lainnya. Karena itu, kami mendorong agar peningkatan jalan ini menjadi prioritas dan dapat direalisasikan melalui anggaran tahun 2025,” ujar Asgianto di sela peninjauan.

Ia menjelaskan, masuknya ruas jalan tersebut ke dalam program BKBK tidak terlepas dari hasil koordinasi dan komunikasi intensif antara Pemerintah Kabupaten PALI dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Sinergi ini, kata dia, menjadi bukti komitmen bersama untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur.

Baca juga  PTPP Percepat Penanganan Darurat di Ruas Bireuen–Takengon, Akses Masyarakat Berangsur Pulih

Lebih lanjut, Asgianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sumsel Herman Deru atas perhatian dan dukungan nyata terhadap pembangunan di Kabupaten PALI. Ia menegaskan kesiapan Pemkab PALI untuk mendukung penuh pelaksanaan pembangunan, baik dari sisi administrasi, teknis lapangan, hingga pengawasan agar pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan standar kualitas.

“Pemkab PALI siap bersinergi penuh. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran, berkualitas, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menekankan bahwa pembangunan infrastruktur penghubung antar wilayah menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Sumsel. Menurutnya, konektivitas yang baik antar kabupaten akan memberikan dampak langsung terhadap kelancaran distribusi barang dan jasa, efisiensi biaya transportasi, serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jalan penghubung antar daerah seperti ini memiliki peran strategis. Jika jalannya baik, distribusi hasil perkebunan dan komoditas lainnya akan lebih lancar, biaya transportasi bisa ditekan, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” ujar Herman Deru.

Gubernur juga menegaskan bahwa Pemprov Sumsel berkomitmen untuk terus mendukung daerah-daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat luas. Melalui skema BKBK, pemerintah provinsi berupaya memastikan pembangunan dapat berjalan merata dan berkelanjutan.

Dengan rencana peningkatan Jalan Simpang Benakat Minyak hingga batas Kabupaten MUBA ini, diharapkan konektivitas wilayah PALI semakin kuat. Waktu tempuh antar daerah diproyeksikan akan lebih singkat, distribusi hasil produksi masyarakat menjadi lebih efisien, serta pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus bergerak positif.

Pemerintah Kabupaten PALI optimistis bahwa peningkatan infrastruktur jalan tersebut akan memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan daerah. Selain mendorong aktivitas ekonomi, jalan yang lebih baik juga diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan berbagai fasilitas publik lainnya, sejalan dengan visi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. (Sholihin)