Beranda Penukal Abab Lematang Ilir Safari Ramadan PALI 2026: Bupati Asgianto Salurkan Bantuan, Serap Aspirasi Warga Pengabuan...

Safari Ramadan PALI 2026: Bupati Asgianto Salurkan Bantuan, Serap Aspirasi Warga Pengabuan Timur

66
0
1. Bupati PALI Asgianto, ST bersama Wakil Bupati Iwan Tuaji, SH saat menghadiri Safari Ramadan di Masjid Asy Syakirin, Desa Pengabuan Timur. (Foto: Edi/cimutnews.co.id)

PALI, cimutnews.co.idSafari Ramadan PALI 2026 menjadi momentum strategis Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kegiatan yang digelar di Masjid Asy Syakirin, Desa Pengabuan Timur, Kecamatan Abab, Kamis (26/2/2026), juga diisi dengan penyaluran berbagai bantuan sosial dan ekonomi untuk masyarakat.

Dalam konteks nasional, kegiatan Safari Ramadan oleh pemerintah daerah merupakan bagian dari pendekatan sosial dan kultural dalam memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat. Sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong penguatan perlindungan sosial, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kesejahteraan berbasis komunitas, agenda seperti ini dinilai menjadi sarana efektif menyelaraskan program pusat dan daerah secara langsung.

Data di lapangan menunjukkan, Safari Ramadan PALI 2026 dihadiri langsung oleh Bupati PALI Asgianto, ST, didampingi Wakil Bupati Iwan Tuaji, SH, serta jajaran pejabat Pemkab PALI. Turut hadir Camat Abab Mohamad Reza Pahlevi, S.E., Kepala Desa Pengabuan Timur Ivey Sastra, A.Md., unsur DPRD, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat setempat. Keterlibatan lintas sektor ini menjadi indikator kuatnya kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati PALI Asgianto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari upaya nyata pemerintah untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Melalui Safari Ramadan ini, kami ingin memperkuat silaturahmi sekaligus memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Asgianto.

Sebagai bagian dari kegiatan, Pemkab PALI menyalurkan sejumlah bantuan yang menyasar berbagai sektor. Di antaranya dukungan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan sosial tenaga kerja, bantuan untuk pelaku UMKM guna mendorong ekonomi lokal, bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok, serta kontribusi dari pihak swasta melalui PT Pertamina Adera Field Pengabuan.

Baca juga  Gubernur Herman Deru Hadiri Takziah Hari Ketujuh Almarhum Kms. H. A. Halim Ali, Ribuan Pelayat Padati Graha Al-Halim

Secara investigatif, pola penyaluran bantuan dalam kegiatan Safari Ramadan ini menunjukkan adanya upaya integrasi lintas sektor antara pemerintah dan dunia usaha. Namun, sejumlah pihak mengingatkan pentingnya memastikan distribusi bantuan dilakukan secara tepat sasaran dan berkelanjutan, bukan hanya bersifat insidental. Transparansi data penerima serta mekanisme pengawasan juga menjadi aspek penting agar program benar-benar memberikan dampak nyata.

Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan tausiah keagamaan oleh Ustaz Ihsan Iswahyudi, S.Pd.I., yang mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial selama bulan suci Ramadan. Pesan moral ini dinilai selaras dengan semangat pembangunan berbasis nilai-nilai sosial dan spiritual.

Dari sisi pembangunan daerah, Safari Ramadan menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan warga diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perumusan kebijakan ke depan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten PALI.

Pemerintah daerah diharapkan terus menjaga konsistensi program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi daerah, terutama di tengah dinamika nasional yang terus berkembang.

Sebagai penutup, pelaksanaan Safari Ramadan PALI 2026 mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat program kesejahteraan. Seluruh rangkaian kegiatan ini tetap perlu dijalankan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku, guna menjaga kepercayaan publik serta memastikan manfaatnya dirasakan secara luas dan berkelanjutan.(Edi)