Beranda OKU 600 Pelari Ramaikan Fun Run Sayangi OKU, Mampukah Dampaknya Benar-Benar Terasa?

600 Pelari Ramaikan Fun Run Sayangi OKU, Mampukah Dampaknya Benar-Benar Terasa?

9
0
Bupati OKU bersama Forkopimda melepas peserta Fun Run "Sayangi OKU" yang diikuti sekitar 600 pelari dari berbagai kalangan. (Foto: Agus/CimutNews)

BATURAJA, cimutnews.co.id — Sebanyak 600 peserta dari berbagai kalangan memadati halaman Kantor DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Minggu (26/7/2026), untuk mengikuti Fun Run “Sayangi OKU” sejauh lima kilometer dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten OKU ke-116.

Ratusan peserta tampak antusias sejak pagi hari. Mereka datang dari berbagai komunitas olahraga, pelajar, ASN hingga masyarakat umum yang ingin ikut merasakan semangat perayaan hari jadi daerah.

Namun di balik tingginya partisipasi tersebut, muncul pertanyaan yang menarik untuk dicermati. Apakah kegiatan seperti ini benar-benar mampu memberi dampak berkelanjutan bagi budaya olahraga, sektor ekonomi, hingga promosi daerah seperti yang diharapkan pemerintah?

Kegiatan tersebut secara resmi dilepas Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah didampingi Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, Dandim 0403/OKU Letkol Arh Yusuf Winarno, Ketua Pengadilan Negeri Baturaja Elvin Andrian serta dihadiri jajaran kepala organisasi perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Teddy mengatakan Fun Run merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten OKU ke-116 yang sengaja dirancang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, antusiasme peserta menjadi gambaran tingginya rasa memiliki masyarakat terhadap Kabupaten OKU.

“Tema tahun ini adalah Serentak Bergerak, Berdampak Nyata, Wujudkan Sayangi OKU. Semangat itu kami harapkan tidak hanya hadir saat kegiatan berlangsung, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan olahraga seperti ini tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan, tetapi juga mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten OKU kepada masyarakat yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten OKU bahkan berencana menjadikan Fun Run “Sayangi OKU” sebagai agenda rutin tahunan dengan target peserta yang terus meningkat, termasuk dari luar daerah.

Harapannya, semakin banyak pengunjung yang datang sehingga mampu menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, hingga roda perekonomian lokal.

Baca juga  Rahmat Hidayat Resmi Jabat Ketua Dewan Pakar/Advokasi DPC PJS OKU

Kemeriahan acara memang terlihat sejak pagi. Area start hingga garis finis dipenuhi peserta yang mengenakan kaus bertema Hari Jadi OKU.

Sejumlah pelaku usaha kecil juga tampak memanfaatkan keramaian dengan membuka lapak makanan dan minuman di sekitar lokasi kegiatan.

Meski demikian, beberapa warga yang ditemui berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti pada satu momentum perayaan saja.

Sejumlah warga mengaku kegiatan olahraga massal cukup diminati masyarakat, namun pelaksanaannya dinilai masih perlu dilakukan secara lebih rutin agar mampu membentuk budaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Di sisi lain, pelaku UMKM berharap agenda serupa benar-benar mampu meningkatkan transaksi ekonomi, bukan hanya ramai selama beberapa jam ketika acara berlangsung.

Harapan tersebut sejalan dengan target pemerintah yang ingin menjadikan event olahraga sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal.

Pemerintah Optimistis Jadi Agenda Besar

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten OKU, Zulkarnain Gunawan, mengatakan Fun Run “Sayangi OKU” memang dirancang sebagai olahraga yang bersifat inklusif, menghibur, dan dapat diikuti seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia maupun kemampuan atletik.

Menurutnya, kegiatan tersebut dibiayai melalui APBD Dispora Kabupaten OKU Tahun Anggaran 2026.

Ia menegaskan target pemerintah bukan sekadar sukses penyelenggaraan.

Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan budaya olahraga masyarakat sekaligus memperkuat citra Kabupaten OKU sebagai daerah yang aktif menyelenggarakan event olahraga.

Ke depan, pemerintah menargetkan peserta berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan bahkan luar provinsi sehingga dampaknya dapat dirasakan sektor pariwisata dan UMKM.

Tantangan Masih Menanti

Meski animo masyarakat cukup tinggi, keberhasilan sebuah agenda olahraga sejatinya tidak hanya diukur dari jumlah peserta.

Berdasarkan temuan di lapangan, keberlanjutan program, konsistensi penyelenggaraan, promosi yang lebih luas, hingga keterlibatan sektor ekonomi kreatif akan menjadi faktor penting agar manfaat kegiatan benar-benar terasa bagi masyarakat.

Baca juga  Terungkap! Ribuan Warga Antusias Ikut Makan Gratis, Namun Keberlanjutannya Masih Menjadi Pertanyaan

Hingga kini, belum semua indikator mengenai dampak ekonomi maupun peningkatan kunjungan wisata dari penyelenggaraan event seperti ini dapat diukur secara rinci.

Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah Fun Run “Sayangi OKU” nantinya mampu berkembang menjadi kalender olahraga berskala regional seperti yang diharapkan, atau masih membutuhkan berbagai penguatan dari sisi promosi, kolaborasi, serta partisipasi masyarakat.

Yang jelas, semangat ratusan pelari pada Minggu pagi menjadi modal awal yang positif.

Kini, tantangan berikutnya adalah memastikan semangat tersebut tidak berhenti di garis finis. (Agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here