Beranda Palembang Palembang Raih Penghargaan Penanggulangan Kemiskinan Terendah 2025 dari Kemendagri

Palembang Raih Penghargaan Penanggulangan Kemiskinan Terendah 2025 dari Kemendagri

50
0
Sekda Palembang Aprizal Hasyim menerima Penghargaan Penanggulangan Kemiskinan Terendah 2025 dari Kemendagri. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id – Pemerintah Kota Palembang kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kota tertua di Indonesia ini berhasil meraih Penghargaan Penanggulangan Kemiskinan Terendah dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI bekerja sama dengan Tempo Media Group. Penganugerahan dilakukan di Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, Senin (1/12/2025).

Penghargaan bergengsi tersebut diberikan sebagai pengakuan atas keberhasilan Kota Palembang dalam menjalankan berbagai strategi pengentasan kemiskinan secara konkret dan terukur. Berdasarkan evaluasi Kemendagri, Palembang mencatat penurunan angka kemiskinan sebesar 0,73 persen, capaian yang menempatkan kota ini sebagai salah satu daerah terbaik dalam kategori penurunan penduduk miskin di Indonesia.

Penilaian Kemendagri: Palembang Tunjukkan Strategi Efektif

Dalam proses evaluasi, Kemendagri menilai bahwa Pemerintah Kota Palembang berhasil menjaga konsistensi program pengentasan kemiskinan melalui pendekatan yang sistematis, kolaboratif, dan berbasis data. Penurunan angka kemiskinan tersebut tidak hanya menunjukkan efektivitas program, tetapi juga keberhasilan pemerintah kota dalam menyinergikan berbagai kebijakan, seperti peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial tepat sasaran, hingga perluasan lapangan kerja.

Sebagai kota metropolitan yang terus berkembang, Pemerintah Kota Palembang mampu mengelola tantangan urban dengan baik melalui program yang menyentuh warga di tingkat kelurahan hingga RT. Hal tersebut menjadi salah satu alasan kuat Kemendagri memasukkan Palembang ke dalam daftar daerah dengan kinerja terbaik dalam penanggulangan kemiskinan.

Penghargaan Diterima Sekda Palembang

Penghargaan ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mewakili Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Aprizal menyampaikan rasa terima kasih sekaligus apresiasi kepada seluruh komponen pemerintah kota yang terlibat dalam menurunkan angka kemiskinan secara signifikan pada tahun 2025.

Baca juga  Harga Sembako Palembang Jelang Ramadan 2026 Terkendali, Ratu Dewa Pastikan Stok Aman dan Gelar Pasar Murah di 18 Kecamatan

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata kerja keras seluruh jajaran Pemkot Palembang, mulai dari kelurahan hingga organisasi perangkat daerah. Kami terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujarnya dalam sambutan usai menerima piala penghargaan.

Aprizal menambahkan bahwa prestasi ini tidak membuat pemerintah kota berpuas diri. Justru, penghargaan dari Kemendagri menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi pelayanan publik, terutama dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Program Pengentasan Kemiskinan Terintegrasi

Selama beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kota Palembang telah menjalankan serangkaian program strategis yang fokus pada penurunan kemiskinan. Upaya tersebut meliputi:

  • Optimalisasi bantuan sosial dan subsidi berbasis data terpadu
  • Pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif
  • Peningkatan akses pendidikan dan pelatihan kerja
  • Pengembangan infrastruktur lingkungan dan fasilitas umum
  • Program kesehatan gratis bagi masyarakat tidak mampu

Kombinasi program tersebut terbukti memberikan dampak langsung terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat. Salah satunya terlihat dari membaiknya indeks layanan publik dan meningkatnya kesempatan kerja di beberapa sektor strategis.

Masyarakat Sebagai Fokus Utama Kebijakan

Sekda Aprizal menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan Pemkot Palembang selalu menempatkan masyarakat sebagai pusat kebijakan. Pemerintah kota berkomitmen melanjutkan dan memperluas program yang memberikan manfaat langsung, terutama bagi kelompok rentan seperti keluarga miskin, lansia, dan penyandang disabilitas.

“Masyarakat adalah pusat dari seluruh kebijakan. Karena itu, kami akan terus memperbaiki layanan publik sekaligus memperluas program pembangunan yang membuka peluang ekonomi bagi warga,” tambahnya.

Pihaknya meyakini bahwa keberhasilan pengentasan kemiskinan hanya dapat dicapai melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan partisipasi aktif masyarakat.

Ajang Kolaborasi dan Kompetisi Sehat Antar Daerah

Baca juga  PGK Sumsel Resmi Dilantik, Kobarkan Semangat Kebangsaan di Bumi Sriwijaya

Malam Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025 tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga wadah kolaborasi antar pemerintah daerah. Melalui forum ini, daerah-daerah dapat saling belajar, berbagi praktik terbaik, dan menciptakan kompetisi sehat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kemendagri berharap penghargaan ini dapat memotivasi seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk semakin serius dalam menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas pembangunan, dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Bagi Kota Palembang, penghargaan ini menjadi bukti bahwa visi besar pemerintah kota untuk menghadirkan pemerintahan modern, inklusif, dan berorientasi masyarakat berjalan pada jalur yang tepat.(Poerba)