Beranda Kriminal Pelarian Berakhir di Bandung, Pelaku Perampokan Disertai Pembunuhan Pasutri 15 Ilir Akhirnya...

Pelarian Berakhir di Bandung, Pelaku Perampokan Disertai Pembunuhan Pasutri 15 Ilir Akhirnya Ditangkap

76
0
Tim gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang saat mengamankan tersangka perampokan disertai pembunuhan di Bandung. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id — Setelah hampir sepekan menjadi buronan, pelarian Dian Satria (34), tersangka utama kasus perampokan disertai pembunuhan yang menewaskan seorang suami di kawasan 15 Ilir Palembang, akhirnya kandas. Tim gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel bersama Polrestabes Palembang berhasil membekuk pelaku saat bersembunyi di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/12).

Penangkapan ini menjadi titik terang dari kasus yang sempat menghebohkan warga Palembang. Korban, Darma Kusuma (54), tewas setelah mengalami kekerasan saat peristiwa perampokan yang menimpa pasangan suami istri (pasutri) pada Selasa (25/11) sekitar pukul 19.00 WIB. Sejak kejadian itu, polisi langsung bekerja cepat melakukan penyelidikan intensif.

Perburuan Dimulai dari CCTV, Jejak Digital, hingga Informasi Warga

Langkah awal tim penyidik dimulai dengan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Keterangan saksi kemudian dipadukan dengan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Dari rekaman inilah, identitas terduga pelaku mulai terkuak.

Selain itu, informasi dari masyarakat turut menjadi kunci. Warga memberikan sejumlah petunjuk mengenai gerak-gerik mencurigakan seseorang yang kemudian diketahui mengarah pada pelaku. Kombinasi data teknis dan intelijen lapangan inilah yang akhirnya mempersempit ruang gerak Dian.

Begitu mengetahui dirinya mulai diburu, pelaku memilih melarikan diri keluar kota. Ia kabur ke Bandung dengan harapan bisa menghilangkan jejak. Namun, upaya itu tak bertahan lama.

Tim gabungan yang telah menyebar ke berbagai titik menyisir lokasi potensial persembunyian. Hingga akhirnya, Rabu sore, pelarian Dian berakhir saat petugas menemukan dirinya di sebuah rumah kos di Bandung. Penangkapan berlangsung cepat tanpa perlawanan.

Dibawa Kembali ke Palembang untuk Pemeriksaan Intensif

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr. Harryo Sugihhartono, saat dikonfirmasi pada Rabu malam, membenarkan penangkapan tersebut. Ia juga memastikan bahwa tersangka saat ini sedang dalam perjalanan kembali ke Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam.

Baca juga  Gubernur Herman Deru dan TLCI Chapter 22 Palembang Gelar Touring ke Pagar Alam, Promosikan Wisata dan Salurkan Bansos

“Pelaku sudah diamankan dan sedang dibawa kembali ke Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah itu akan ditahan di ruang Sat Tahti,” ujarnya.

Menurut Kapolrestabes, penyidik akan menggali motif lengkap, perencanaan aksi, serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus berdarah tersebut.

Kasus Menggemparkan yang Tinggalkan Luka Batin bagi Keluarga

Tragedi yang menewaskan Darma Kusuma meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban sekaligus menyisakan ketakutan di masyarakat. Aksi pelaku yang nekad melakukan kekerasan hingga merenggut nyawa korban membuat warga sekitar 15 Ilir sempat resah.

Beberapa tetangga korban mengungkapkan bahwa Darma dikenal sebagai sosok yang ramah dan tidak pernah memiliki masalah dengan siapapun. Hal inilah yang membuat kematiannya terasa sangat mengejutkan.

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini hingga tuntas. Selain menahan tersangka, penyidik juga masih mendalami apakah ada motif lain selain perampokan, serta apakah pelaku telah lebih dulu mempelajari situasi rumah korban sebelum beraksi.

Polda Sumsel Apresiasi Kerja Cepat Tim di Lapangan

Di sisi lain, keberhasilan tim gabungan menangkap pelaku dalam waktu kurang dari satu pekan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Respons cepat dan koordinasi yang solid antara Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang membuahkan hasil signifikan.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Polda Sumsel memastikan setiap laporan tindak kriminal, terlebih yang menimbulkan korban jiwa, akan ditangani secara serius dan profesional.

Menunggu Proses Hukum Berjalan

Kini publik menunggu perkembangan lanjutan dari kasus ini. Setelah pemeriksaan, tersangka akan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Ancaman pidana berat sudah menanti pelaku mengingat unsur kejahatan yang mencakup kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal.

Baca juga  8 Tim U-17 dan 15 Tim U-13 Siap Berlaga di Piala Soeratin Sumsel 2025

Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran sekaligus peringatan bahwa setiap tindakan kriminal, sekecil apapun, akan ditindak tegas oleh aparat penegak hukum. Masyarakat juga diimbau terus berperan aktif memberikan informasi kepada pihak berwajib bila menemukan dugaan tindak kejahatan di lingkungan sekitar. (Poerba)