Beranda OKI Mandira OKI Dominasi Tenaga Kesehatan Teladan Sumsel 2025, Tujuh Nakes Raih Prestasi, Tiga...

OKI Dominasi Tenaga Kesehatan Teladan Sumsel 2025, Tujuh Nakes Raih Prestasi, Tiga Melaju ke Nasional

79
0

OKI, cimutnews.co.id — Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan. Pada ajang Pemilihan Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2025, OKI tampil dominan dengan mengantarkan tujuh tenaga kesehatan terbaiknya meraih penghargaan di berbagai kategori.

Dari tujuh nakes tersebut, tiga di antaranya berhasil meraih juara pertama dan dipastikan melaju ke tingkat nasional sebagai wakil Provinsi Sumatera Selatan. Mereka adalah dr. Maya Alvionita, dokter Puskesmas Makarti Mulya; Nur Rahmi, A.Md.Keb, Bidan Puskesmas Pangarayan; serta Helen Filker, Juru Imunisasi Puskesmas Sungai Menang.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen dan dedikasi tenaga kesehatan OKI dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat, sekaligus mencerminkan keberhasilan pembinaan dan inovasi layanan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, H. Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa kompetisi Tenaga Kesehatan Teladan merupakan sarana strategis untuk menggali inovasi dan praktik terbaik dalam pelayanan kesehatan.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap inovasi dan peningkatan kualitas layanan yang dilakukan tenaga kesehatan dalam praktik pelayanan sehari-hari kepada pasien,” ujar Iwan, Rabu (17/12/2025).

Ia menjelaskan, pada ajang tersebut terdapat enam kategori yang berhasil diraih oleh tenaga kesehatan asal OKI. Dua di antaranya akan melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional untuk mewakili Provinsi Sumatera Selatan.

“Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan bahwa tenaga kesehatan OKI mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di tingkat provinsi. Ini tentu menjadi motivasi besar bagi seluruh nakes di OKI,” tambahnya.

Adapun tujuh tenaga kesehatan asal Kabupaten OKI yang menerima Penghargaan Tenaga Medis, Tenaga Kesehatan, dan Koordinator Imunisasi Teladan Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025, yakni:

  1. dr. Maya Alvionita – Dokter Puskesmas Makarti Mulya
  2. drg. Bebbi Arisya Kesumaputri, M.Kes – Dokter Gigi Puskesmas Kuta Raya
  3. Nur Rahmi, A.Md.Keb – Bidan Puskesmas Pangarayan
  4. Niken Tri Gusti, SKM – Ahli Kesehatan Masyarakat Puskesmas Kerta Mukti Air Sugihan
  5. Inez Jannah Anduscos, A.Md.Gz – Tenaga Gizi Puskesmas Pangkalan Lampam
  6. Nyimas Rustinah, Amd.AK – Tenaga Laboratorium Medik Puskesmas Sugihwaras
  7. Helen Filker – Juru Imunisasi Puskesmas Sungai Menang
Baca juga  Jelang Pemilu, Pemkab OKI Gencar Sosialisasikan Netralitas ASN

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, dalam acara penganugerahan yang digelar di Auditorium Graha Bina Praja, Selasa (16/12/2025).

Dalam sambutannya, Edward Candra menegaskan bahwa penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada para tenaga kesehatan yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, serta kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah ujung tombak pelayanan publik di bidang kesehatan. Di tengah tantangan kesehatan yang semakin kompleks, termasuk munculnya penyakit menular baru, peran tenaga kesehatan menjadi sangat vital,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemprov Sumsel terus berkomitmen meningkatkan sistem pelayanan kesehatan, baik dari sisi mutu layanan, keselamatan pasien, digitalisasi pelayanan, hingga penguatan sumber daya manusia kesehatan.

Sementara itu, Bupati OKI, H. Muchendi, turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih para tenaga kesehatan asal OKI. Menurutnya, penghargaan tersebut mencerminkan kemampuan nakes OKI dalam beradaptasi dengan kebutuhan zaman melalui inovasi yang relevan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Selamat dan sukses kepada seluruh tenaga kesehatan OKI yang telah meraih penghargaan. Semoga keteladanan dan prestasi ini dapat menginspirasi nakes lainnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Muchendi.

Ia juga menilai bahwa capaian tersebut merupakan salah satu wujud nyata dari birokrasi yang berdampak, di mana inovasi pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Bupati Muchendi mendorong para tenaga kesehatan untuk terus mengembangkan inovasi, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan.

“Pelayanan kesehatan harus terus bergerak maju. Inovasi, profesionalisme, dan empati kepada masyarakat harus berjalan beriringan,” pungkasnya. (Asep)