Beranda Ogan Komering Ilir PMI OKI Lantik Pengurus Kecamatan Periode 2025–2030: Perkuat Layanan Kemanusiaan Hingga Tingkat...

PMI OKI Lantik Pengurus Kecamatan Periode 2025–2030: Perkuat Layanan Kemanusiaan Hingga Tingkat Desa

105
0
Ketua PMI OKI dr. H. Masagus M. Hakim M.Kes saat memimpin pelantikan pengurus PMI kecamatan se-Kabupaten OKI) (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

OKI, cimutnews.co.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) resmi melantik puluhan pengurus PMI tingkat kecamatan periode 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula RSUD Kayuagung, Rabu (31/12/2025), dipimpin langsung oleh Ketua PMI OKI, dr. H. Masagus M. Hakim M.Kes.

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi PMI di tingkat akar rumput. Para pengurus yang baru dikukuhkan akan menjadi ujung tombak dalam berbagai layanan kemanusiaan di kecamatan masing-masing, mulai dari penanggulangan bencana hingga pembinaan relawan.

Amanah Baru, Tanggung Jawab Kemanusiaan

Dalam sambutannya, Ketua PMI OKI mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang resmi dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan hanya acara seremonial, tetapi pemaknaan awal dari sebuah tanggung jawab besar.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari amanah dan tanggung jawab kemanusiaan yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, dedikasi, dan komitmen,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa PMI adalah organisasi inklusif yang bekerja tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan. Karena itu, seluruh pengurus diminta memahami dan mengamalkan tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional: kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.

“Prinsip-prinsip ini bukan hanya slogan, tetapi pedoman moral dalam setiap aksi kemanusiaan. Setiap pengurus harus menjadikannya nilai dasar dalam bekerja,” tegasnya.

Peran Strategis PMI Kecamatan: Garda Terdepan di Lapangan

Ketua PMI OKI menjelaskan, pengurus PMI kecamatan memegang peranan sangat strategis karena mereka berada paling dekat dengan masyarakat. Mereka adalah pihak pertama yang bergerak ketika bencana terjadi atau ketika masyarakat membutuhkan pelayanan darurat.

“Mulai dari penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, donor darah, hingga pembinaan relawan, semua dimulai dari kecamatan. Karena itu, pengurus harus hadir, responsif, dan mampu bergerak cepat,” ujarnya.

Baca juga  Basarnas Cari Korban Speedboat Terbalik di Sungai Komering OKI Saat Lebaran

Ia juga meminta agar pengurus kecamatan membangun sinergi kuat dengan PMI Kabupaten OKI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, puskesmas, dan seluruh unsur masyarakat. Kolaborasi tersebut diyakini dapat memperkuat layanan kemanusiaan secara maksimal.

“Tanpa sinergi, kerja kemanusiaan tidak akan optimal. PMI kecamatan harus menjadi penghubung antara masyarakat dan layanan kemanusiaan,” tambahnya.

Pemkab OKI Apresiasi: PMI Dibutuhkan Hingga Wilayah Terpencil

Mewakili Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Herliansyah Hilaludin hadir memberikan sambutan. Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas komitmen PMI Kabupaten OKI dalam membina kepengurusan hingga tingkat kecamatan.

“Pelantikan ini merupakan amanah besar yang mengandung tanggung jawab kemanusiaan, pengabdian sosial, serta semangat kerelawanan untuk membantu sesama tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa PMI berperan penting dalam mendukung pemerintah daerah, terutama dalam penanggulangan bencana, peningkatan layanan kesehatan, donor darah, hingga pembinaan relawan. Dengan luas wilayah OKI yang terdiri dari daratan, rawa, hingga pesisir, keberadaan PMI kecamatan menjadi sangat vital.

“Kabupaten Ogan Komering Ilir memiliki tantangan geografis dan potensi kebencanaan yang tinggi. Karena itu, peran aktif PMI hingga ke tingkat kecamatan sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Sinergi Lintas Sektor untuk Penguatan Layanan Kemanusiaan

Pemkab OKI juga berharap agar seluruh pengurus yang dilantik bekerja dengan penuh dedikasi dan profesionalisme. Selain itu, PMI diminta memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, puskesmas, TNI–Polri, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat.

“Jadikan PMI sebagai organisasi yang hadir di tengah masyarakat, responsif terhadap kebutuhan kemanusiaan, dan mampu menjadi garda terdepan dalam aksi sosial,” ujarnya.

Herliansyah memastikan bahwa pemerintah daerah akan selalu mendukung program dan kegiatan PMI sepanjang sejalan dengan visi pembangunan daerah, serta semangat gotong royong yang menjadi kultur masyarakat OKI.

Baca juga  Idul Adha 1446 H di Masjid Agung Sholihin Kayuagung: Momentum Refleksi Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

“PMI kecamatan harus menjadi motor penggerak kegiatan kemanusiaan di wilayah masing-masing, sekaligus menjadi teladan dalam menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial,” tambahnya.

Harapan untuk Masa Depan PMI OKI

Di akhir sambutannya, Herliansyah menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten OKI atas kerja keras dalam mengukuhkan kepengurusan tingkat kecamatan. Ia berharap langkah ini menjadi awal sinergi yang lebih kuat antara PMI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan kekuatan, kemudahan, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian kita,” tutupnya.

Pelantikan pengurus PMI kecamatan se-Kabupaten OKI ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan kemanusiaan hingga ke desa-desa. Dengan komposisi pengurus baru yang lebih kuat, PMI diharapkan dapat semakin cepat, tanggap, dan tepat sasaran dalam setiap aksi sosial dan kemanusiaan di Bumi Bende Seguguk. (Asep)