Beranda Penukal Abab Lematang Ilir Pemkab PALI Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Terdampak Banjir di Penukal Utara

Pemkab PALI Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Terdampak Banjir di Penukal Utara

72
0
Melalui Dinas Sosial Kabupaten PALI, bantuan sosial dari Bupati PALI kembali disalurkan kepada warga yang terkena dampak banjir di Kecamatan Penukal Utara, Senin (12/1/2026). (Foto: Edi/cimutnews.co.id)

PALI, cimutnews.co.id — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi dan membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Melalui Dinas Sosial Kabupaten PALI, bantuan sosial dari Bupati PALI kembali disalurkan kepada warga yang terkena dampak banjir di Kecamatan Penukal Utara, Senin (12/1/2026).

Langkah respons cepat ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI, Edy Irwan, SE, M.Si, yang turun meninjau kondisi warga sekaligus memastikan bantuan tersalurkan dengan baik. Ia didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial serta jajaran Dinas Sosial lainnya. Kehadiran langsung pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan menjadi bentuk nyata kepedulian Pemkab PALI dalam menghadapi situasi darurat.

Distribusi di Dua Desa, Fokus pada Warga Komunitas Adat Terpencil

Penyaluran bantuan sosial kali ini dilakukan di dua desa terdampak, yakni Desa Tempirai Timur dan Desa Tanding Marga. Di Desa Tempirai Timur, sebanyak 100 paket bantuan diberikan kepada warga terdampak banjir. Sementara itu, di Desa Tanding Marga, sebanyak 31 paket bantuan disalurkan khusus untuk warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang aksesnya lebih terbatas dan memerlukan perhatian lebih.

Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok masyarakat, antara lain:

  • Beras 10 kilogram
  • Mi instan 1 dus
  • Gula pasir 1 kilogram
  • Minyak goreng 1 liter
  • Susu 1 kaleng
  • Ikan sarden 1 kaleng
  • Kopi 1 bungkus

Paket kebutuhan dasar ini diharapkan mampu membantu warga mempertahankan ketersediaan pangan selama masa banjir dan pemulihan.

Pemerintah Hadir Cepat untuk Warga

Dalam keterangannya, Edy Irwan menegaskan bahwa bantuan sosial ini merupakan bentuk perhatian langsung dari Bupati PALI kepada masyarakat yang sedang menghadapi bencana. Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir cepat, tepat, dan responsif terhadap setiap kondisi darurat.

Baca juga  Tabrak Lari di PALI, Pelajar SMP Tewas Ditabrak Diduga Truk Trailer Kayu di Talang Ubi

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir dan memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Pemerintah daerah akan terus hadir dan bergerak cepat dalam situasi darurat seperti ini,” ujar Edy.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi banjir serta kondisi warga di lapangan. Jika diperlukan, bantuan susulan atau dukungan tambahan akan segera disiapkan.

Kolaborasi Lintas Unsur Demi Kelancaran Distribusi

Proses distribusi bantuan dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak, mulai dari jajaran Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Camat Penukal Utara, serta perangkat desa setempat. Sinergi ini memastikan bahwa bantuan sampai ke tangan warga yang benar-benar membutuhkan, berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Tagana sebagai relawan sosial di bawah naungan Dinas Sosial memiliki peran penting dalam memetakan kondisi lapangan, membantu distribusi, serta memastikan kelayakan dan urgensi penerima bantuan. Sementara itu, perangkat desa dan camat turut membantu dalam pendataan dan pendampingan warga, sehingga proses penyaluran berjalan efektif.

Banjir di PALI dan Pentingnya Respons Cepat

Banjir yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten PALI pada awal tahun ini menimbulkan dampak signifikan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan seperti daerah aliran sungai dan pemukiman rendah. Tingginya intensitas curah hujan membuat beberapa desa terdampak, termasuk Tempirai Timur dan Tanding Marga.

Situasi ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Pemerintah Kabupaten PALI sendiri telah menegaskan komitmennya dalam pengurangan risiko bencana melalui berbagai program, mulai dari edukasi, penguatan kelembagaan Tagana, hingga gerak cepat di lapangan saat bencana terjadi.

Pemkab PALI Tegaskan Komitmen dalam Perlindungan Sosial

Pemerintah Kabupaten PALI melalui Dinas Sosial memastikan bahwa bantuan sosial tidak hanya diberikan saat terjadi bencana besar, tetapi juga hadir di setiap bentuk musibah yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Mulai dari musibah kebakaran rumah, tanah longsor, hingga bencana hidrometeorologi lainnya seperti banjir.

Baca juga  Pelantikan HIMAPALI Sumsel 2025: Gaungkan Semangat Membangun Daerah dan Kaderisasi Mahasiswa PALI

Kami akan terus memantau kondisi warga terdampak banjir dan siap menyalurkan bantuan lanjutan apabila dibutuhkan,” tegas Edy Irwan.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkab PALI akan terus memperkuat koordinasi dengan camat, pemerintah desa, serta relawan komunitas untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara berkelanjutan dan terstruktur.

Harapan untuk Pemulihan dan Ketahanan Masyarakat

Dengan tersalurnya bantuan sosial ini, masyarakat terdampak banjir di Tempirai Timur dan Tanding Marga diharapkan dapat sedikit lega menghadapi masa pemulihan. Bantuan pangan dan logistik menjadi dukungan langsung yang sangat dibutuhkan ketika aktivitas warga terhambat akibat genangan air.

Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Pemerintah Kabupaten PALI menegaskan bahwa mereka akan terus hadir, mengawal, dan memastikan bahwa warga tidak menghadapi musibah sendirian. (Edi)