Beranda Musi Banyuasin Pemkab Muba Buka Akses Kerja Internasional, Dua CPMI Disiapkan Jadi Caddy Profesional

Pemkab Muba Buka Akses Kerja Internasional, Dua CPMI Disiapkan Jadi Caddy Profesional

47
0
1. Kepala Disnakertrans Muba Herryandi Sinulingga memimpin rapat koordinasi penempatan CPMI di kantor PT Jafa Indo Corpora, Palembang. (Foto: Noto/cimutnews.co.id)

Musi Banyuasin, cimutnews.co.id — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menunjukkan keseriusannya dalam membuka akses lapangan kerja internasional yang aman, legal, dan berstandar profesional bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan penempatan pekerja migran resmi, guna memastikan perlindungan dan kepastian hukum bagi calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi yang digelar pada Jumat (30/1/2026) di kantor PT Jafa Indo Corpora, Palembang. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga, AP, bersama jajaran Disnakertrans Muba.

Kehadiran rombongan Pemkab Muba disambut hangat oleh Direktur Operasional PT Jafa Indo Corpora, Susi, didampingi Kepala Cabang Wiwin serta tim manajemen perusahaan. Pertemuan ini menjadi bagian penting dari pengawalan pemerintah daerah terhadap warganya yang akan bekerja di luar negeri melalui jalur resmi.

Penempatan CPMI Lewat Jalur Legal

Dalam rapat tersebut, dibahas penguatan koordinasi terkait penempatan dua CPMI asal Musi Banyuasin, yakni Era Lestari dan Fitriyanti. Keduanya akan ditempatkan sebagai Caddy profesional di luar negeri melalui prosedur resmi, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk konkret upaya Pemkab Muba dalam memberikan alternatif lapangan kerja berkualitas sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia lokal di pasar kerja global.

Direktur Operasional PT Jafa Indo Corpora, Susi, mengapresiasi langkah proaktif Pemkab Muba yang tidak hanya melepas keberangkatan CPMI, tetapi juga turun langsung memastikan kesiapan perusahaan penempatan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Pak Kadis Herryandi Sinulingga beserta tim Disnakertrans Muba. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan warganya mendapatkan perlindungan maksimal,” ujar Susi.

Baca juga  Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Perketat Penegakan Hukum: Tujuh Lokasi di Sumatera Resmi Disegel

Ia menegaskan bahwa PT Jafa Indo Corpora berkomitmen penuh memberikan penempatan kerja yang layak, aman, dan sesuai standar profesional internasional bagi kedua CPMI tersebut.

“Kami pastikan Era Lestari dan Fitriyanti akan mendapatkan penempatan yang aman, legal, serta hak-haknya sebagai pekerja migran terlindungi sepenuhnya,” tambahnya.

Komitmen Perlindungan dan Peningkatan SDM

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari pelayanan publik yang berorientasi pada perlindungan tenaga kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, penempatan CPMI ke luar negeri tidak boleh dilakukan secara sembarangan, melainkan harus melalui mekanisme resmi dan perusahaan yang memiliki izin lengkap.

“Penempatan Era Lestari dan Fitriyanti sebagai Caddy profesional menjadi bukti bahwa SDM Musi Banyuasin mampu bersaing di tingkat global,” tegas Sinulingga.

Ia menambahkan, fokus utama Pemkab Muba bersama PT Jafa Indo Corpora adalah memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan legal, transparan, serta menjamin hak-hak pekerja migran sejak pra-keberangkatan hingga masa penempatan.

Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Dua srikandi asal Musi Banyuasin tersebut turut menyampaikan rasa bangga dan optimisme. Era Lestari, CPMI asal Desa Teluk Kijing, Kecamatan Lais, mengaku merasa lebih percaya diri karena mendapat pendampingan langsung dari pemerintah daerah.

“Dengan pendampingan dari Disnakertrans, saya merasa lebih tenang dan yakin. Prosesnya jelas dan tidak ada yang ditutup-tutupi,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Fitriyanti, CPMI asal Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman. Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet, Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen, serta jajaran Disnakertrans yang telah mengawal proses penempatan hingga ke tahap teknis.

“Kami merasa diperhatikan dan dilindungi. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan membawa nama baik daerah,” ujarnya.

Baca juga  Refleksi Akhir Tahun 2025: PGK Sumsel Mantapkan Konsolidasi dan Peran Kebangsaan

Pemantapan Administrasi dan Profesionalisme

Rapat koordinasi teknis ini juga membahas pemantapan dokumen administrasi, kesiapan keberangkatan, serta sosialisasi tugas dan tanggung jawab jabatan Caddy profesional. Seluruh tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan CPMI benar-benar siap secara mental, teknis, dan administratif.

PT Jafa Indo Corpora sendiri merupakan perusahaan penempatan pekerja migran resmi yang telah mengantongi izin Kepmen Nomor 173 Tahun 2018 serta sertifikasi ISO 9001:2015. Dengan legalitas tersebut, perusahaan ini dinilai memenuhi standar nasional dan internasional dalam penempatan pekerja migran.

Inspirasi Bagi Generasi Muda Muba

Melalui sinergi antara Pemkab Muba dan P3MI resmi, keberangkatan dua CPMI ini diharapkan menjadi contoh dan inspirasi bagi generasi muda Musi Banyuasin. Pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk tidak tergiur jalur non-prosedural yang berisiko, melainkan memanfaatkan jalur resmi yang aman dan bermartabat.

Pemkab Muba menegaskan akan terus membuka peluang kerja internasional melalui pola kolaborasi yang mengedepankan perlindungan, profesionalisme, dan peningkatan kualitas SDM sebagai investasi jangka panjang bagi daerah. (Noto)